BIG RESHUFFLE KABINET 2026: TOMMY DJIWANDONO JADI SENTRAL, HANURA SIAP AJAKAN PRESIDEN PRABOWO

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi ini Dikaryakan oleh prodak AI

Foto ilustrasi ini Dikaryakan oleh prodak AI

JAKARTA | PortalindonesiaNews.Net – Wacana perombakan kabinet besar (big reshuffle) di awal tahun 2026 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka, meskipun pihak Istana sempat memberikan bantahan pada pertengahan Januari lalu. Dinamika lapangan menunjukkan adanya pergerakan signifikan, dengan peran kunci Thomas (Tommy) Djiwandono menjadi sorotan utama.

Presiden Prabowo dikabarkan telah menerima masukan dari Tommy terkait evaluasi kinerja menteri yang menangani program unggulan pemerintah, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan cek kesehatan gratis. Menteri yang tidak mencapai target di klaster ini disebut sebagai yang paling rawan diganti. Selain itu, kritik publik terkait penanganan bencana seperti banjir di beberapa wilayah Sumatra juga memicu tuntutan agar ditempatkan sosok yang lebih responsif di kementerian terkait.

READ  Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Sepanjang 2025, Presiden Prabowo telah melakukan empat kali perombakan kecil. Kali ini, reshuffle diprediksi sebagai evaluasi menyeluruh terhadap menteri dari partai politik maupun profesional yang dianggap kinerjanya melambat.

READ  Saat BPK Sibuk Menghitung, Negara Masih Bocor: Ada yang Salah di Audit Republik

Tommy Djiwandono Pindah ke BI, Buka Peluang Reshuffle

Thomas Djiwandono, yang menjabat Wakil Menteri Keuangan dan berperan menjaga transisi kebijakan fiskal, resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 26 Januari 2026. Ia lulus fit and proper test di Komisi XI DPR RI untuk menggantikan Juda Agung. Penunjukkannya ke BI dianggap langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan fiskal pemerintah dengan kebijakan moneter bank sentral terkait suku bunga dan stabilitas rupiah.

READ  Jeritan Pilu dari Purworejo: SB, Korban Persetubuhan yang Terlupakan?  

Perpindahan ini secara otomatis menciptakan kekosongan di kursi Wakil Menteri Keuangan, semakin memperkuat sinyal bahwa reshuffle akan segera dilakukan.

READ  Mobil Barang Bukti Berubah Jadi Kendaraan Pribadi? Oknum Polisi Luwu Disorot

Empat Klaster dalam Radar Perombakan

Berdasarkan analisis pengamat politik Januari 2026, ada empat klaster yang menjadi fokus evaluasi:

READ  Heboh di TikTok Ketua LCKI Jateng, Y. Joko Tirtono SH, Terkejut Atas Dugaan Kepala Kejaksaan Agung ST Burhanudin Miliki Dua KTP dan Dua Istri

– Menteri yang dinilai gagal menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat

– Menteri yang bertanggung jawab program makan gratis dengan eksekusi yang dianggap belum optimal

– Menteri non-parpol yang tidak mampu mengimbangi ritme kerja presiden

– Menteri dari kader partai yang kemungkinan digeser ke kementerian lain sesuai kompetensi

READ  Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

HANURA Siap Dapatkan Porsi Lewat GKSR

Pertanyaan apakah Partai HANURA akan mendapatkan porsi dalam reshuffle kali ini menjadi perhatian. Mengingat inisiatif HANURA yang mengumpulkan partai politik non-parlemen dalam satu sekber (Gabungan Koalisi Sejahtera Rakyat/GKSR), hal ini dianggap sebagai posisi tawar yang diamati oleh Presiden Prabowo.

READ  Heboh di Purworejo! Anak Sekdes Dibully, Guru Ngaku Preman Sekolah, Dugaan Pungli di Balik Tembok SMP Negeri 3 Terkuak!

“Semua itu kembali menjadi hak prerogatif Presiden Prabowo. Kami siap jika ada ajakan untuk berkontribusi dalam membangun negeri,” ujar Hanurani, Wasekjen DPP Partai HANURA, dalam keterangan tertulis pada hari ini (28/01/2026) dari Cinere.

Laporan: Edwin Sitohang

Berita Terkait

HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak
JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS
Bakti Religi dan Gerakan Indonesia Asri, Polsek Semarang Tengah Hadir Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80
EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN
Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*
PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”
Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata
SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:27 WIB

HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:20 WIB

Bakti Religi dan Gerakan Indonesia Asri, Polsek Semarang Tengah Hadir Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:45 WIB

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:30 WIB

Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:40 WIB

Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Berita Terbaru