DPRD Kota Salatiga Bicara Pengawasan dan Akuntabilitas, ELBEHA Barometer Menyindir: “Jangan-Jangan Hasilnya Kosong Lagi?”

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 16 November 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

SALATIGA | Portalindonesianews.Net — Wacana transparansi anggaran kembali menggema di Kota Salatiga. Kali ini, giliran ELBEHA Barometer yang kembali menggugah ingatan publik tentang “PR lama” DPRD—terutama terkait efektivitas Panitia Khusus (Pansus) yang sedang mengawal proyek Taman Wisata Religi Salatiga (TWRS) bernilai Rp10,1 miliar di Jalan Pattimura.

Ketua ELBEHA Barometer, Sri Hartono, melontarkan kritik tajam namun berbalut elegansi. Ia menyebut DPRD kerap berisik di awal namun sunyi di akhir. Kepada wartawan, Minggu (16/11/2025), ia mengingatkan bahwa berbagai forum pengawasan telah dibentuk berkali-kali, tetapi “jejak kinerjanya nyaris tidak meninggalkan bekas.”

“Endingnya apa? Dampaknya apa untuk masyarakat? Ya tidak jelas, dan tidak ditindaklanjuti,” ujarnya menyentil.

Sri Hartono bahkan mengingatkan publik pada sejarah panjang “panggang-panggangan laporan” DPRD sebelumnya.

“Dulu juga pernah ada Panitia Hak Angket. Tapi hasilnya? Hanya berhenti di atas kertas. Tidak ada tindakan nyata,” tambahnya dengan nada satir.

READ  Asap Ilegal Semakin Ngebul Usai Sosialisasi Polsek Babat Supat: Aktivis Curiga Ada ‘Koordinasi Terselubung’

Menurutnya, kegiatan DPRD yang dibiayai uang rakyat semestinya menghadirkan perubahan nyata—bukan sekadar agenda formalitas yang berulang setiap tahun.

“Penggunaan anggaran dan hasil kinerja harus benar-benar transparan,” tegasnya.

Namun Sri Hartono tetap memberi catatan positif: ia menyambut pembentukan Pansus TWRS asal benar-benar objektif, sebelum kemudian kembali menohok dengan kalimat yang membuat suasana menegang.

READ  Taat Pajak dan Kemajuan Ekonomi, Pemkab dan UPPD Samsat Cilacap Gelar Government Autoshow 2025

“Endingnya harus jelas. Dan ingat, ada beberapa anggota dewan yang diduga main proyek dengan modus rental CV,” tandasnya.

Ia juga menyoroti tumpukan kegiatan dewan yang hasilnya ‘mengawang’ tanpa arah, misalnya studi banding pengelolaan sampah yang tak pernah menunjukkan perbaikan nyata.

READ  Prof Sutan Nasomal: Masyarakat Miskin Aceh Singkil Tak Tersentuh Bantuan, Diduga Petugas Tak Mampu Bekerja

“Toh masalah sampah saja sampai hari ini tidak terselesaikan,” keluhnya.

ELBEHA Barometer berharap setiap rupiah dari APBD kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata, bukan hilang sebagai rutinitas seremonial di ruangan berpendingin.

READ  Tragis di Simpang 3 ABC Salatiga: Truk Tronton Diduga Rem Blong, Hantam Lima Kendaraan – Guru Muda Tewas di Tempat

Pansus TWRS Membalas Kritik: Kami Kerja Transparan

DPRD sebelumnya membentuk Pansus untuk memastikan pembangunan TWRS berjalan sesuai aturan. Ketua Pansus, Yusuf Wibisono, menegaskan langkah ini sebagai bentuk pengawasan serius terhadap proyek strategis bernilai besar.

READ  Dugaan Korupsi Rp100 Miliar Smart Board dan Meubilair, Permak Sumut ‘Geruduk’ Kejati dan Kantor Gubernur

“Kami ingin memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan tepat sasaran,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).

Proyek TWRS sendiri telah melewati beberapa fase sejak era Wali Kota John Manopo, sehingga pengawasan menyeluruh dinilai sangat penting. Pansus sudah memanggil Bappeda dan akan memanggil DPUPR, Inspektorat, hingga kontraktor dalam waktu dekat.

READ  Antisipasi Tawuran dan balap liar, Polrestabes Semarang kerahkan 760 personel dalam razia skala besar

Proyek TWRS terbagi dalam tiga paket:

Gerbang & penunjang TWRS – Rp2,22 miliar (CV Abiyasha Consultant)

Pembangunan aula TWRS – Rp5,166 miliar (CV Mitra Usaha Sejati, konsultan CV Abiyasa)

READ  Waspada!!! Ular Piton Sering Muncul di Gorong-Gorong Jl. Mpu Tantular Kota Lama Semarang

Paket daya tarik wisata – Rp2,79 miliar (CV Rajendra Constructions, konsultan CV Abiyasa)

Yusuf memastikan semua laporan akan dibuka ke masyarakat.

“Kami ingin TWRS benar-benar jadi kebanggaan warga Salatiga, bukan proyek seremonial semata,” tegasnya.

READ  SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!

Ketika Panitia Angket Pernah Menggema… Lalu Hening

Kritik ELBEHA Barometer makin kuat bila menilik sejarah Panitia Hak Angket DPRD sebelumnya. Dua bulan penyelidikan intensif kala itu sempat menggetarkan ruang paripurna pada (25/8/2025). Ketua Angket, Saiful Mashud, menyampaikan temuan adanya indikasi pelanggaran hukum oleh Wali Kota Robby Hernawan terkait relokasi Pasar Pagi serta penghentian sementara Perda Retribusi Sampah.

“Kesimpulannya, ditemukan indikasi pelanggaran peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.

READ  KAPOLRI SERUKAN TINDAK TEGAS DEPKOLELTOR DAN MATA ELANG UNTUK DI TANGKAP

Namun setelah itu?

Gaungnya mereda. Polemik Pasar Pagi tetap menggantung, rencana pemindahan ke Pasar Rejosari memicu protes warga, dan pembahasan kembali hilang tertiup angin.

Tepat seperti yang dikatakan Sri Hartono—ramai di forum, sunyi di tindak lanjut.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa
CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan
Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru
TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka
15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka
KARMUBIT TERPILIH AKLAMASI! Hanura Batang Pasang Target Besar: Tambah Kursi DPRD hingga Tembus DPR RI
Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh
Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51 WIB

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:30 WIB

CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:15 WIB

TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:51 WIB

15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:23 WIB

Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Dinilai Gagal Memimpin dan Lemah Pengawasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana Dicopot

Berita Terbaru