Demo Buruh Brebes: Teriak UMSK, Ketawa Tipis Lihat Angka

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 22 Desember 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketika Unjuk rasa Berlangsung

Foto : Ketika Unjuk rasa Berlangsung

BREBES |PortalindonesiaNews.Net – Suasana Kawasan Perkantoran Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes mendadak lebih ramai dari biasanya, Selasa siang. Bukan karena bazar murah atau konser dangdut, melainkan Aksi Demo Aliansi Buruh Brebes Bersatu yang menuntut kenaikan UMSK dengan penuh semangat… dan sedikit humor di lapangan.

Sekitar 1.500 buruh dari tiga serikat pekerja—KSBSI, SPSI, dan SPSI (iya, dua SPSI tapi tetap kompak)—turun ke jalan membawa spanduk, poster, dan suara lantang yang kadang lebih keras dari klakson truk pantura.

Mereka satu suara:

UMSK layak untuk kesejahteraan buruh Brebes!

Target? Rp 3,5 juta per bulan.

Sementara itu, Dewan Pengupahan Kabupaten Brebes sebelumnya telah menyepakati UMK sebesar Rp 2.400.350,47. Angka yang membuat buruh spontan menghitung ulang sambil menggaruk kepala, “Itu cukup buat sebulan… asal sebulannya cuma 10 hari.”

Aksi siang itu berlangsung cukup meriah. Ada orasi serius, ada juga celetukan yang bikin sesama buruh tersenyum getir. Beberapa peserta bahkan bercanda, “Kalau UMSK naik, kami janji demo berikutnya pakai baju baru!”

Perwakilan buruh akhirnya ditemui langsung oleh Asisten I Sekda Brebes, Kepala Disprinaker Kabupaten Brebes, Bapak Abdul Majid, serta Kabid Tenaga Kerja Bapak Irfan. Dialog berlangsung tertib, meski ekspresi buruh tetap antara berharap dan waswas—mirip nunggu THR.

READ  Skandal Pendidikan Kebumen: DPRD dan Dinas Pendidikan Diduga Tutup Mata Soal Pungli dan Komite Sekolah

Sementara itu, pengamanan dilakukan oleh personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Kabupaten Brebes. Mereka siaga penuh, meski suasana relatif kondusif. Bahkan ada petugas yang tampak ikut senyum-senyum mendengar yel-yel buruh yang kreatif.

Hingga aksi berakhir, tuntutan UMSK Rp 3,5 juta masih menggantung di udara Brebes. Namun satu hal pasti:

Buruh pulang dengan suara serak, spanduk lelah, dan harapan yang belum digaji.

READ  Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Demonstrasi usai, tawa tipis tetap tersisa. Karena bagi buruh Brebes, memperjuangkan upah layak itu serius—tapi kalau bisa sambil lucu, kenapa tidak?

Laporan : Reza

Berita Terkait

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib
Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI
Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa
Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi
EMPAT SANTRI BERSUARA: “KAMI BUKAN KORBAN”, AL-ANFAS MINTA PUBLIK HORMATI FAKTA DAN PROSES HUKUM
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit
Pelayanan Publik RT/RW Tak Boleh Terhambat Masalah Sosial, Lurah Punya Kewenangan Diskresi

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:18 WIB

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:39 WIB

Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:44 WIB

Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:31 WIB

Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:02 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:25 WIB

Pelayanan Publik RT/RW Tak Boleh Terhambat Masalah Sosial, Lurah Punya Kewenangan Diskresi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:46 WIB

PERKUAT BARISAN NASIONAL: DR. DRS. H. KRH. HONO SEJATI PRADOTO JATINANGORO, S.H., M.Hum. RESMI JADI PENASEHAT YPBNN JAWA TENGAH, USUNG GERAKAN “AKIK” HADAPI DARURAT NARKOBA

Berita Terbaru