Skandal RSUD Kalisari Batang: Pasien Divonis HIV, Ternyata Selang Tertinggal di Tubuh

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 27 September 2025 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batang | PortalindonesiaNews.Net – RSUD Kalisari Batang kembali jadi sorotan publik. Seorang pasien bernama Mistono (59), warga Desa Gondang, RT 07/RW 01, Kecamatan Subah, mengalami penderitaan panjang akibat dugaan kelalaian medis yang mencengangkan.

Bukannya sembuh setelah operasi kencing batu pada akhir 2024, Mistono justru divonis mengidap HIV. Selama hampir tujuh bulan ia dipaksa menelan obat HIV, hingga akhirnya terbongkar bahwa sakit yang dideritanya disebabkan oleh selang yang tertinggal di dalam tubuhnya.

READ  POLRES SALATIGA LIMPAHKAN KASUS KOPERASI BLN KE POLDA JAWA TENGAH

Vonis Keliru yang Hancurkan Hidup Pasien

Mistono menceritakan, awalnya operasi batu saluran kemih berjalan lancar dan ia dirawat delapan hari di RSUD Kalisari. Namun, seminggu setelah pulang, sakitnya kembali kambuh.

READ  Guru Perkosa Siswi SD hingga Hamil 6 Bulan di Lombok

Saat kontrol, perawat RSUD Kalisari malah menyampaikan vonis mengejutkan: dirinya disebut mengidap HIV. “Saya kaget, bingung, hancur hati saya,” ujarnya lirih saat ditemui, Jumat (26/9/2025).

READ  APRESIASI BERSYARAT! DPRD Baru Turun Cek Pabrik Tanpa Izin, PKP: "Selama Ini ke Mana Saja?"

Vonis tersebut bukan hanya membuatnya harus menanggung beban mental, tapi juga nyaris meretakkan rumah tangganya. “Istri sempat curiga, saya dituduh macam-macam. Saya benar-benar dikucilkan,” kata Mistono.

READ  Waspadai Aktivitas WNA Ilegal! Imigrasi Cilacap Perkuat Pengawasan Lewat Rapat Timpora di Banyumas

Fakta Medis: Tidak Terbukti HIV

Ironisnya, hasil pemeriksaan Laboratorium Cito dengan nomor 2509220061 menyatakan Mistono nonreaktif HIV alias negatif. Fakta ini jelas membantah diagnosis RSUD Kalisari yang membuat pasien tertekan secara fisik dan mental selama berbulan-bulan.

READ  Kadis Beni Sinumba Hadiri Penutupan Lomba Pemazmur 2025, Pastor Sampaikan “Curhat” Mengenai Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Negeri

Terbongkar: Selang Masih Tertinggal

Karena tak kunjung membaik, Mistono akhirnya mencari perawatan ke RS Siti Khodijah, Kota Pekalongan. Dari hasil pemeriksaan rontgen dan USG, dokter menemukan adanya benda asing dalam tubuhnya.

READ  Roadshow Bakti Telkomsel untuk Negeri: Dorong Guru & Siswa Melek AI dan Coding

“Dokter bilang ada selang di saluran kemih. Setelah dioperasi dan selang itu diambil, Alhamdulillah saya langsung sehat, bisa kembali normal,” ungkap Mistono.

RSUD Kalisari Diduga Lalai Berat

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius soal kualitas layanan medis di RSUD Kalisari. Bagaimana mungkin pasien yang menjalani operasi bisa ditinggalkan selang di dalam tubuhnya? Lebih parah lagi, pasien diberi diagnosis HIV yang terbukti keliru hingga menelan obat selama tujuh bulan.

READ  TMMD Benowo Resmi Ditutup, Semangat Gotong Royong TNI dan Warga Tinggalkan Jejak Pembangunan Nyata

Dugaan malpraktik ini bukan hanya soal kelalaian medis, tetapi juga menyangkut pelanggaran etika profesi dan hak asasi pasien. Publik mendesak agar pihak rumah sakit bertanggung jawab penuh dan otoritas kesehatan turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

READ  Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kasus Mistono menjadi bukti nyata betapa nyawa pasien bisa dipertaruhkan akibat dugaan kelalaian rumah sakit.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS
Bakti Religi dan Gerakan Indonesia Asri, Polsek Semarang Tengah Hadir Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80
EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN
Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*
PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”
Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata
SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?
Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:20 WIB

Bakti Religi dan Gerakan Indonesia Asri, Polsek Semarang Tengah Hadir Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:45 WIB

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:30 WIB

Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:52 WIB

PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Siap Meledak di Media Sosial? Jangan Lewatkan Workshop “TikTok Creator Revolution” di Yogyakarta!

Berita Terbaru