Segel Karaoke Monalisa di Buka Pengusaha, ini kata Kasat Pol PP

- Kontributor

Kamis, 5 Januari 2023 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Surat Pernyataan Maaf pihak Karaoke Monalisa

Semarang, PortalindonesiaNews.net – Satuan Polisi Pamong Praja atau lebih dikenal dengan istilah “Satpol PP” adalah perangkat Pemerintah Daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah. Organisasi dan tata kerja Satuan Polisi Pamong Praja ditetapkan dengan Peraturan Daerah

Penegakan Perda (Peraturan Daerah) yang tegas dan terukur merupakan satu tindakan pemerintah daerah untuk menjaga marwah pemerintah daerah itu sendiri, sebagaimana berita yang sudah dinaikan media Portal Indonesia News dengan judul “BKUD dan Satpol PP Kab Semarang Gelar OperasiSadar Pajak”.

Berdasarkan prosedur standar Satpol PP yang diatur Peraturan Bupati Nomor 87 tahun 2020, Satpol PP dapat mengenakan denda administrasi kepada pelanggar Perda. Pendapatan itu lalu disetor ke kas daerah.

READ  Kurir Sabu Ditangkap di Cilacap, Polisi Amankan 1,94 Gram: Dijerat Pasal Berat, Terancam 20 Tahun Penjara

Kegiatan penegakan Perda yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, ada penindakan tegas dari Satpol PP dengan melakukan penyegelan terhadap Karaoke Monalisa di Bandungan pada hari Selasa (20 Desember 2022) yang lalu.

Yang mana diketahui dilapangan, segel yang dilakukan Satpol PP telah dibuka pihak pengusaha karaoke Monalisa secara sepihak pada hari Kamis (22 Desember 2022).

Terkait hal ini, Portal Indonesia News mengkonfirmasi pihak Satpol PP yang memiliki wewenang membuka segel tersebut, dan langsung di tanggapi Anang Sukoco, S.STP. MM sebagai Kasat Pol PP Kabupaten Semarang.(Selasa, 3/1/2023).

READ  Dr. C.M. Firdaus Oiwobo Teguhkan Integritas Advokat Lewat Sumpah PEMBASMI di Jawa Tengah

“Terkait Segel yang dibuka oleh pihak pengusaha karaoke itu benar, dan kami sudah tegur langsung dan mereka sudah meminta maaf, mereka mengakui kesalahan dan kehilafan atas tindakan mereka,” ujarnya.

Jansen Sidabutar sebagai anggota Garda Bela Negara Nasional pada hari Kamis, 5 Januari 2023, mengomentari terkait penegakan Perda dan segel yang di buka oleh oknum pengusaha.

“Jika segel dibuka oleh oknum masyarakat atau dirusak, perusak akan dijerat dengan Pasal 232 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan. Ini bukti selama ini Pemkab Semarang dianggap tidak tegas. Satpol PP yang jelas sebagai penegak perda seperti tidak ada harganya,” tegas Sidabutar.

“Pemkab Semarang harus bisa tegas dan berani bertindak dalam penegakkan Perda, yang mana selama ini Pemkab Semarang seperti tidak memiliki marwah. Dan Bupati Semarang,  Ngesti Nugraha harus mampu tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar tidak bermain-main, terutama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) yangmana hasil analisa dan pantauan rekan media serta lembaga masyarakat banyak sekali izin usaha yang keluar seperti disetting, termasuk usaha-usaha di Kabupaten Semarang yang berdiri tanpa mengantongi izin yang seharusnya, tetapi dibiarkan berjalan mulus tanpa tersentuh,” ujarnya.

READ  Koq Bisa, Oknum DJ Bandungan Berstatus Terdakwa Bebas Keluar Kota

 

(Redaksi)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Warga Semarang Indah Pertanyakan Legalitas Bangunan Menjorok ke Jalan, Desak Pemkot Gercep Tindaklanjuti
Bantah Tuduhan Pemberitaan Penyalahgunaan Gas Melon di Kandang Ayam, Widodo: Hanya Dititipkan Semalam
PENDAFTARAN PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA POLDA JAWA TENGAH DIBUKA – PT SURYA ARTHA WIGUNA JAMIN PENYALURAN KERJA  
DPD HILLSI DIY Gelar Rakerda 2026: Sinergi dan Profesionalisme LPK Jadi Kunci Dorong Kualitas SDM
Blora Butuh Kepastian Hukum! DPRD Dorong Pemkab Segera Selesaikan Perbup Industri  
Bawa Buku Nikah dan Sertifikat Tanah Saat Gugat Cerai, Suami di Bandungan Jadi Sorotan Publik  
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ubah Sampah Plastik Jadi BBM dan Paving Block: Inovasi Ramah Lingkungan Gemparkan Desa Sidomulyo!
Semarang Gandeng PT BLE: TPA Blondo Berubah Jadi Pembangkit Listrik, Izin Dikejar!

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:59 WIB

Warga Semarang Indah Pertanyakan Legalitas Bangunan Menjorok ke Jalan, Desak Pemkot Gercep Tindaklanjuti

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:14 WIB

Bantah Tuduhan Pemberitaan Penyalahgunaan Gas Melon di Kandang Ayam, Widodo: Hanya Dititipkan Semalam

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:47 WIB

PENDAFTARAN PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA POLDA JAWA TENGAH DIBUKA – PT SURYA ARTHA WIGUNA JAMIN PENYALURAN KERJA  

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:40 WIB

DPD HILLSI DIY Gelar Rakerda 2026: Sinergi dan Profesionalisme LPK Jadi Kunci Dorong Kualitas SDM

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:35 WIB

Blora Butuh Kepastian Hukum! DPRD Dorong Pemkab Segera Selesaikan Perbup Industri  

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:37 WIB

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ubah Sampah Plastik Jadi BBM dan Paving Block: Inovasi Ramah Lingkungan Gemparkan Desa Sidomulyo!

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:17 WIB

Semarang Gandeng PT BLE: TPA Blondo Berubah Jadi Pembangkit Listrik, Izin Dikejar!

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:47 WIB

PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan

Berita Terbaru