Pemberitaan Kontroversi Anggaran Gedung TPS-3R Desa Rembes, Ketua Pelaksana Bantah dan Tegaskan Tidak Ada Indikasi Penyimpangan

- Kontributor

Senin, 4 Desember 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN | PORTALINDONESIANEWS.NET _Menyikapi munculnya pemberitaan di salah satu media online dengan judul berita “Kontroversi Gedung TPS-3R Desa Rembes, Anggaran Rp. 500 Juta Belum Terasa Manfaatnya, Diduga Ada Indikasi Penyimpangan”.

Ketua Pelaksana Pembangunan Gedung Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS-3R) di Desa Rembes, Muhamad Abadi menyangkal dan dengan tegas menyatakan itu tidak benar.

“Itu tidak benar. Karena dalam pelaksanaanya semua sesuai prosedur. Dan itu merugikan desa karena tidak sesuai realnya dilapangan yang kita laksanakan,”katanya kepada wartawan, Senin (4/12/2023).

READ  Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Abadi mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan pihaknya sudah sesuai yang tertuang dalam RAB.”Kita mengerjakan sudah sesuai dan Insa Allah tidak menyimpang dari RAB,”ungkapnya.

Menanggapi soal penggunaan batu dari lingkungan sekitar, Abadi menjelaskan bahwa terkait anggaran penggunaan batu memang sudah dianggarkan di RAB. Namun untuk menunjang sedemikian rupa dari kami desa memanfaatkan batu yang ada lingkungan disekitar.

READ  SIDANG PMH PN SALATIGA BERUBAH JADI “PANGGUNG SUNYI” PENGGUGAT TAK HADIR DALAM PEMBUKTIAN, TIM TERGUGAT MERASA DIPERMAINAN  

“Kondisi atau lokasi pembangunan kan tidak rata. Sehingga butuh batu lebih banyak. Sedangkan jika menggunakan anggaran untuk membeli batu sesuai di RAB tentunya tidak mencukupi,”jelas Abadi.

Jadi, lanjut Abadi, perlu saya tegaskan pengggunaan anggaran untuk belanja batu sedikitpun tidak ada pengurangan sedikitpun dan sudah sesuai RAB. 

“Bahkan kita juga lakukan pengembangan, semisal untuk akses jalan. Selain itu juga untuk pembelian sepeda motor tosa yang gunanya untuk mengangkut sampah,”terang Abadi.

READ  GEMPA TERJADI DI KABUPATEN BATANG

Abadi menambahkan, memang saat ini TPS belum difungsikan secara maksimal. Namun pemikiran kami kedepan pasti akan di manfaatkan. Karena timbulan sampah tentunya bertambah.

“Kami sudah menyiapkan beberapa progam. Bahkan kita juga pernah ikut studi banding. Nantinya sampah akan kita olah dan manfaatkan,”tambahnya.

Abadi berharap masyarakat untuk bersama sama sadar lingkungan terkait kebersihan dan memanfaatkan TPS dengan baik.

Pewarta : Iskandar 

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan
Musrenbangcam Gubug 2026 Digelar Meriah, DPRD hingga UMKM Desa Turut Ramaikan
Kekacauan Prosedur Terbongkar, Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Jaksa dan Penyidik Polres Pekalongan
Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  
FAKTA BARU TERBONGKAR: Judi Sambung Ayam Skala Besar di Gembol Terendus, Dadu “Klotok” Jalan, Penjudi Datang dari Luar Provinsi  
Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu Skala Besar di Gembol Bawen Terus Beroperasi, Meski Pemerintah Gencar Berantas Perjudian  
Diduga Langgar Kesusilaan di Ruang Publik Digital, Aksi Live TikTok Oknum Kades Ambarawa Disorot
Swasembada Pangan vs Realita Desa: Kios Pupuk Subsidi Banjarparakan Tutup Berbulan-bulan

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:47 WIB

PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:40 WIB

Musrenbangcam Gubug 2026 Digelar Meriah, DPRD hingga UMKM Desa Turut Ramaikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:32 WIB

Kekacauan Prosedur Terbongkar, Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Jaksa dan Penyidik Polres Pekalongan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:16 WIB

Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:41 WIB

Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu Skala Besar di Gembol Bawen Terus Beroperasi, Meski Pemerintah Gencar Berantas Perjudian  

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:02 WIB

Diduga Langgar Kesusilaan di Ruang Publik Digital, Aksi Live TikTok Oknum Kades Ambarawa Disorot

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:10 WIB

Swasembada Pangan vs Realita Desa: Kios Pupuk Subsidi Banjarparakan Tutup Berbulan-bulan

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:02 WIB

Alasan Kesehatan atau Alibi Politik? Mundurnya Anggota DPRD Salatiga dari PKS Tinggalkan Tanda Tanya, Benarkah Terkait Masalah KSP Jaya Eka Sakti?  

Berita Terbaru