Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah

- Kontributor

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Semarang|PortalindonesiaNews.Net-

 Komitmen Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dalam menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas kembali ditunjukkan melalui pembenahan menyeluruh Stadion Tri Lomba Juang (TLJ). Demi menghadirkan sarana olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat dan atlet, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang akan menutup sementara stadion tersebut selama dua bulan, mulai Juli hingga Agustus 2026, untuk proses perbaikan lintasan lari (_jogging track_).

Menurut Agustina, peningkatan kualitas fasilitas olahraga merupakan bagian dari upaya menjadikan Semarang sebagai kota yang sehat, nyaman, sekaligus destinasi sport tourism yang semakin diperhitungkan.

“Warga tetap bisa berolahraga di fasilitas lain milik Pemkot Semarang. Kita punya Stadion Sidodadi yang baru selesai diperbaiki dan kualitasnya juga sangat baik. Yang terpenting, masyarakat tetap terlayani selama proses pembenahan berlangsung,” ujar Agustina, Rabu (10/6).

READ  Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan proses pekerjaan berjalan maksimal. Perbaikan lintasan atletik membutuhkan material khusus berstandar internasional yang proses pemasangannya tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Bagi Agustina, pembangunan fasilitas olahraga bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memastikan kenyamanan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

Saat meninjau langsung kondisi stadion, Agustina menekankan pentingnya pengelolaan fasilitas publik yang bersih, terawat, dan berkelanjutan.

“Fasilitas yang sudah diperbaiki harus dijaga kualitasnya. Kebersihan dan perawatannya juga harus menjadi perhatian serius agar masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, menjelaskan bahwa proyek yang saat ini memasuki tahap pra-kualifikasi lelang. Selain lintasan lari, pekerjaan juga mencakup perbaikan lapangan tenis di kawasan stadion.

READ  Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Lintasan atletik baru nantinya akan menggunakan material bersertifikat International _Association of Athletics Federations_ (IAAF) dengan masa garansi lima tahun. Pemerintah Kota Semarang menargetkan seluruh pekerjaan selesai sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah pada Oktober 2026.

“Juli, Agustus, September pengerjaan dan penyempurnaan. Saya optimistis nanti bisa digunakan dengan layak untuk Porprov dan menjadi kebanggaan warga Semarang,” kata Agustina.

Lebih jauh, Agustina memandang pembangunan infrastruktur olahraga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan kota. Fasilitas yang berkualitas akan membuka peluang lahirnya berbagai event olahraga yang mampu mendatangkan peserta maupun wisatawan dari luar daerah.

READ  Di Balik Dering 110 yang Tak Pernah Padam, Sosok Polwan Ini Jadi Harapan Warga

“Kalau komunitas dan pegiat sport tourism bisa menghadirkan event secara rutin dan terjadwal, sekecil apa pun kegiatannya akan memberikan dampak ekonomi bagi kota. Orang datang, menginap, berbelanja, dan menikmati destinasi di Semarang. Di situlah olahraga menjadi penggerak ekonomi sekaligus kebanggaan kota,” ujarnya.

Melalui pembenahan Stadion Tri Lomba Juang, Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmennya menghadirkan fasilitas olahraga berstandar tinggi yang dapat dinikmati masyarakat secara luas sekaligus memperkuat posisi Semarang sebagai kota tujuan olahraga, wisata, dan berbagai event regional maupun nasional.

Wartawan YLS

Berita Terkait

Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib
Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI
Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa
Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi
EMPAT SANTRI BERSUARA: “KAMI BUKAN KORBAN”, AL-ANFAS MINTA PUBLIK HORMATI FAKTA DAN PROSES HUKUM
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit
Pelayanan Publik RT/RW Tak Boleh Terhambat Masalah Sosial, Lurah Punya Kewenangan Diskresi
Polsek Ngaliyan Ungkap Kasus Penggelapan Puluhan Sepeda Motor, Mahasiswa Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:18 WIB

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:39 WIB

Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:44 WIB

Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:31 WIB

Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:02 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:25 WIB

Pelayanan Publik RT/RW Tak Boleh Terhambat Masalah Sosial, Lurah Punya Kewenangan Diskresi

Senin, 8 Juni 2026 - 17:41 WIB

Polsek Ngaliyan Ungkap Kasus Penggelapan Puluhan Sepeda Motor, Mahasiswa Jadi Tersangka

Berita Terbaru