Pangdam IV/Diponegoro Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu dan Putra-Putri Prajurit di HUT ke-80 RI: Wariskan Semangat Empati dan Persatuan

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 18 Agustus 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | PortalIndonesiaNewsNet – Momentum Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai berbeda oleh Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Tidak hanya sekadar seremonial, peringatan kali ini diwujudkan dalam aksi nyata dengan memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim piatu dan putra-putri prajurit Kodam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro, kompleks Makodam IV/Diponegoro, Minggu (17/8/2025).

Dalam suasana haru penuh kebersamaan, Pangdam menegaskan bahwa tema peringatan kemerdekaan tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, bukan sekadar rangkaian kata, melainkan refleksi nyata dari semangat perjuangan para pahlawan yang harus diwariskan kepada generasi muda.

READ  Diduga Langgar Aturan Kemendikbud, Sekolah Negeri di Purbalingga Disorot: Bisnis Seragam Marak Saat PPDB!

“Semangat persatuan dan rela berkorban adalah warisan penting. Kita harus menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa,” tegas Pangdam.

READ  Semarak HUT RI ke-80, IWOI Jateng & Polsek Semarang Barat Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih di Exit Tol Krapyak

Santunan ini, lanjutnya, bukan hanya bantuan materi, tetapi juga wujud kasih sayang dan perhatian keluarga besar Kodam IV/Diponegoro. Kehadiran ribuan anak yang menerima santunan dipandang Pangdam sebagai pengingat bahwa masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda.

READ  Pemusnahan Barang Bukti di Ambarawa: Sabu Diblander, Ganja Dibakar, AKBP Ratna Tekankan Pencegahan Dini

“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Jadilah pribadi tangguh yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa besar, maju, dan bermartabat,” pesan Pangdam penuh motivasi.

READ  Kompak Seragam Batik, Kompak Tutupi?” — Kepala Inspektorat Akui Ada Pelanggaran di Sekolah Negeri, LSM Bongkar Dugaan Pungli Sistematis di Dunia Pendidikan Purworejo

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk The Ways Indonesia, yang ikut berkontribusi sehingga kegiatan berjalan sukses. Selain memperkuat kepedulian sosial, momen ini menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

READ  Film Bandit Resmi Meluncur di JAFF 2025: Thriller-Kriminal berlatar Bali yang Siap Guncang Layar Lebar

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kodam IV/Diponegoro, di antaranya Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Ha., Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bayu Tirtiyanto, S.Sos., M.Si., M.M., Kapoksahli Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., para Asisten, Kabalak, serta Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro.

READ  Pungli Kepala Desa Jeruk Diduga Rugikan Rp75 Juta, Tipikor Rembang Disorot Publik

Momentum berbagi kasih ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dengan upacara dan bendera, tetapi juga melalui aksi nyata peduli sesama—menghidupkan kembali nilai luhur perjuangan bangsa dalam bingkai kebersamaan.

Laporan : teguh

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru