Istri Letjen TNI Widi Prasetijono Disorot Publik: Akui Terima Aliran Dana Miliaran di Sidang Tipikor Semarang

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa

Foto istimewa

SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang kembali menjadi pusat perhatian publik, Senin (1/12/2025). Agenda pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan korupsi BUMD Cilacap mendadak memanas setelah nama Novita Permatasari, istri Letjen TNI Widi Prasetijono, terseret dalam pusaran aliran dana miliaran rupiah dari salah satu terdakwa.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim dan berlangsung terbuka untuk umum itu digelar sejak pukul 10.00 hingga 11.05 WIB. Jaksa Penuntut Umum menghadirkan lima saksi kunci: Sakran Budi MM, Arief Kusmawanto, Novita Permatasari, Endang Kusuma Wati, serta Henny Sulistiyo Wati.

Perkara korupsi ini sendiri menjerat tiga terdakwa:

Awaluddin Muuri, mantan Sekda sekaligus Pj. Bupati Cilacap

Iskandar Zulkarnain, mantan Kabag Perekonomian Setda Cilacap

Andi Nurhuda, mantan Direktur Utama PT Rumpun Sari Antan (RSA)

READ  Geger warga batur kecamatan getasan temukan mayat

Kesaksian Istri Petinggi TNI Jadi Sorotan Utama

Puncak perhatian tertuju pada kesaksian Novita Permatasari, istri Letjen TNI Widi Prasetijono yang pernah menjabat Pangdam IV/Diponegoro periode 2022–2024. Di hadapan Majelis Hakim, Novita mengakui mengenal terdakwa Andi Nurhuda serta membenarkan adanya aliran dana dalam jumlah fantastis.

Ia menyebut uang miliaran rupiah ditransfer terdakwa ke beberapa rekening milik orang dekatnya:

READ  Penasihat Hukum Soroti Dugaan Ketidakcermatan Aparat: “Kami Melapor Bukan Karena Benci, Tapi Karena Cinta pada Institusi Hukum”

Arief Kusmawanto: Rp7,5 miliar + Rp1 miliar + Rp8 miliar

Endang Kusmawati: Rp2 miliar

Weni Sulistyowati: Rp2 miliar

Tak berhenti di situ, Novita membuat ruang sidang terperanjat ketika mengungkap adanya penyerahan uang tunai sebesar Rp20 miliar kepada Gus Yazid, yang diserahkan dalam koper dan kantong plastik kresek.

“Dana tersebut ditransfer melalui beberapa rekening dengan tujuan menghindari temuan PPATK,” ujar Novita tegas.

READ  Korban Ijazah Palsu Adukan Anak Kiai di Temanggung ke Mapolda Jawa Tengah

Para Saksi Lain Perkuat Dugaan Skema Pengalihan Dana

Keterangan saksi lain turut memperkuat dugaan adanya praktik layering dana untuk menghindari pendeteksian lembaga transaksi mencurigakan.

Arief Kusmawanto membenarkan bahwa ia memberikan nomor rekeningnya atas permintaan Novita dan mengaku tidak mengetahui tujuan penggunaan uang tersebut.

Endang Kusuma Wati mengungkap sering mendampingi Novita, termasuk dalam berbagai persiapan pembayaran vendor untuk rencana pernikahan putri Novita.

Henny Sulistiyo Wati menegaskan dirinya hanya diminta menarik tunai Rp2 miliar sebagai bentuk bantuan kepada adiknya.

READ  Skandal Tanah Warisan di Makassar: Pasutri Diduga Memaksa Demi Kuasai Aset Keluarga

Majelis Hakim menutup sidang pada pukul 11.05 WIB dan menjadwalkan sidang lanjutan pada Rabu, 3 Desember 2025, dengan agenda pemeriksaan lanjutan saksi.

Kasus ini makin menarik perhatian publik karena melibatkan nama istri jenderal bintang tiga TNI aktif. Publik kini menunggu apakah keterangan mengejutkan ini akan membuka fakta baru, dan sejauh mana dugaan aliran dana miliaran rupiah tersebut terhubung dengan aktor-aktor lain di balik layar.

Red/Time

Berita Terkait

Kadis Beni Sinumba Hadiri Penutupan Lomba Pemazmur 2025, Pastor Sampaikan “Curhat” Mengenai Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Negeri
Oknum Penyidik Polres Batang Diduga Arogan dan Tidak Profesional, Kuasa Hukum Lapor ke Propam: Publik Tunggu Sikap Kapolres
Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan Banyumas, Tiga Advokat Dilaporkan ke Polresta
Keluarga Besar PUJAKETARUB Safari Jumat Berkah, Berikan Ratusan Paket Bantuan Kepada Para Korban Banjir 
Kades Geneng Kembali Goncang Jadi Sorotan Publik. Berupaya Untuk Menghindar Dasar Hukum Pungutan Liar PTSL 2018.
Imperial Digital Printing Hadirkan Pengalaman Cetak Tanpa Batas Waktu dengan Teknologi Warna Premium
Film Bandit Resmi Meluncur di JAFF 2025: Thriller-Kriminal berlatar Bali yang Siap Guncang Layar Lebar
Pencairan Dana Desa Mandek, Paguyuban Kades Randublatung Blora Protes Keras, Pemdes Dibenturkan dengan Warga

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 00:44 WIB

Kadis Beni Sinumba Hadiri Penutupan Lomba Pemazmur 2025, Pastor Sampaikan “Curhat” Mengenai Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Negeri

Sabtu, 6 Desember 2025 - 22:22 WIB

Oknum Penyidik Polres Batang Diduga Arogan dan Tidak Profesional, Kuasa Hukum Lapor ke Propam: Publik Tunggu Sikap Kapolres

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:38 WIB

Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan Banyumas, Tiga Advokat Dilaporkan ke Polresta

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:52 WIB

Keluarga Besar PUJAKETARUB Safari Jumat Berkah, Berikan Ratusan Paket Bantuan Kepada Para Korban Banjir 

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:15 WIB

Kades Geneng Kembali Goncang Jadi Sorotan Publik. Berupaya Untuk Menghindar Dasar Hukum Pungutan Liar PTSL 2018.

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:30 WIB

Film Bandit Resmi Meluncur di JAFF 2025: Thriller-Kriminal berlatar Bali yang Siap Guncang Layar Lebar

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:01 WIB

Pencairan Dana Desa Mandek, Paguyuban Kades Randublatung Blora Protes Keras, Pemdes Dibenturkan dengan Warga

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:41 WIB

Geger, Ajakan Menikah di tolak Gadis di Cilacap Dibunuh Sang Pacar

Berita Terbaru

Foto istimewa

hukum kriminal & tipikor

Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan Banyumas, Tiga Advokat Dilaporkan ke Polresta

Jumat, 5 Des 2025 - 22:38 WIB