Direktur PT. PORTAL INDONESIA NEWS GRUP KENCAM Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Pengamanan Demo Pengawalan Undang-Undang Pilkada

- Kontributor

Minggu, 25 Agustus 2024 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PortalindonesiaNews.Net
_ Jakarta – Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi ketika aparat kepolisian melakukan pengamanan dalam aksi demonstrasi terkait pengawalan Undang-Undang Pilkada. Sejumlah wartawan yang sedang meliput demo tersebut dilaporkan mengalami kekerasan fisik oleh aparat keamanan, yang semestinya bertugas melindungi para jurnalis saat melaksanakan tugasnya.

Direktur PT Portal Indonesia News Group, Iskandar, mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat terhadap para wartawan. Iskandar menyatakan bahwa kejadian ini tidak dapat ditoleransi dan meminta agar pelaku diberi sanksi pidana maupun denda sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Kekerasan terhadap wartawan merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers. Para pelaku harus diadili sesuai dengan hukum yang berlaku untuk menjaga integritas profesi wartawan dan kebebasan pers di Indonesia,” ujar Iskandar.

READ  Sering Bingung Tentukan Arah Hidup? Yuk, Ikuti Sesi Gratis "Kenal Diri Naik Level" Bersama Hermansyah BP

Peristiwa kekerasan ini terjadi saat para wartawan sedang meliput aksi demo di depan Gedung DPR, di mana terjadi bentrokan antara massa demonstran dan aparat keamanan. Beberapa wartawan mengalami luka-luka akibat pemukulan dan intimidasi oleh aparat yang diduga terlibat dalam pengamanan aksi tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia, yang kerap kali menghadapi risiko saat menjalankan tugas peliputan, terutama dalam situasi yang melibatkan aksi demonstrasi dan bentrokan.

READ  Wangi Rempah di KJ Hotel Yogyakarta: Buka Puasa Keliling Nusantara Plus Ngabuburit Bikin Parfum!

Iskandar juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap wartawan di lapangan dan menyerukan agar pihak berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan keadilan bagi para korban kekerasan ini.

Redaksi : portalindonesiaNews.net

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan
Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Kasus Tanah Pondok Kopi, Polisi Diminta Usut Dugaan Permainan Aparat Penyidik
Kekacauan Prosedur Terbongkar, Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Jaksa dan Penyidik Polres Pekalongan
FAKTA BARU TERBONGKAR: Judi Sambung Ayam Skala Besar di Gembol Terendus, Dadu “Klotok” Jalan, Penjudi Datang dari Luar Provinsi  
ketua DPD Hanura Jateng dapat anugrah Tokoh Prestasi Nusantara 2026
Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu Skala Besar di Gembol Bawen Terus Beroperasi, Meski Pemerintah Gencar Berantas Perjudian  
Putus Mata Rantai Tengkulak! Polri Kawal Modal KUR dan Serapan Bulog demi Kesejahteraan Petani Jagung  
KOMITMEN BERSAMA CALON KETUA DPD PARTAI HANURA DIY PERIODE 2025-2030

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:47 WIB

PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Kasus Tanah Pondok Kopi, Polisi Diminta Usut Dugaan Permainan Aparat Penyidik

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:32 WIB

Kekacauan Prosedur Terbongkar, Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Jaksa dan Penyidik Polres Pekalongan

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:32 WIB

ketua DPD Hanura Jateng dapat anugrah Tokoh Prestasi Nusantara 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:41 WIB

Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu Skala Besar di Gembol Bawen Terus Beroperasi, Meski Pemerintah Gencar Berantas Perjudian  

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Putus Mata Rantai Tengkulak! Polri Kawal Modal KUR dan Serapan Bulog demi Kesejahteraan Petani Jagung  

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:14 WIB

KOMITMEN BERSAMA CALON KETUA DPD PARTAI HANURA DIY PERIODE 2025-2030

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:05 WIB

PENSIL PATAH, NYAWA MELAYANG, Tragedi Kemiskinan di NTT

Berita Terbaru