SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Upaya melestarikan warisan leluhur sekaligus membuka potensi baru bagi kota Semarang kini memasuki babak baru. DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kota Semarang secara resmi telah mengajukan permohonan perizinan pembangunan “Makam Kramat” yang direncanakan berdiri di kawasan strategis, tepatnya di bantaran Sungai Banjir Kanal Barat, Kelurahan Tawang Mas.
Pengajuan surat permohonan yang disampaikan langsung kepada Wali Kota Semarang serta dinas-dinas teknis terkait ini bukanlah sekadar urusan administrasi belaka. Bagi DPD IWOI, langkah ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya serta kearifan lokal yang telah tumbuh dan melekat di hati masyarakat Semarang selama berabad-abad.
Lebih dari Sekadar Bangunan, Ini Identitas Daerah
Ketua DPD IWOI Kota Semarang menegaskan bahwa situs sejarah dan warisan budaya memiliki peran krusial. “Makam Kramat yang akan kita bangun ini tidak hanya akan menjadi tempat yang memiliki nilai spiritual dan sejarah semata. Lebih dari itu, ia akan menjadi ruang refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat—baik tua maupun muda—untuk terus menghargai perjalanan sejarah, tradisi, serta ajaran mulia yang diwariskan oleh para leluhur kita,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan situs ini akan semakin memperkuat jati diri dan identitas Kota Semarang sebagai kota yang kaya akan ragam budaya dan sejarah.
Harapkan Dukungan Pemerintah dan Masyarakat
Dalam proses pengajuannya, DPD IWOI Kota Semarang menaruh harapan besar agar Pemerintah Kota Semarang beserta instansi terkait dapat melakukan kajian dan memberikan tanggapan yang komprehensif. Hal ini penting agar seluruh tahapan pembangunan nantinya berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta memperhatikan aspek tata ruang kota, keseimbangan lingkungan, dinamika sosial, dan kearifan masyarakat setempat.
Kesadaran akan pentingnya kolaborasi juga menjadi fokus utama. “Kami paham, setiap pembangunan yang berada di ruang publik dan memiliki nilai sejarah membutuhkan dialog yang sehat dan kebijaksanaan dari semua pihak. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antara kami, pemerintah, dan warga sekitar akan menjadi kunci utama agar tujuan mulia ini dapat tercapai tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.
Berkah Ganda: Lestarikan Budaya, Dorong Ekonomi Lokal
Tak hanya soal pelestarian budaya, rencana pembangunan ini juga diproyeksikan akan membawa dampak positif yang berkelanjutan. Ke depannya, Makam Kramat ini diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya baru di Semarang.
Dengan demikian, kehadirannya tidak hanya akan memperkaya khazanah budaya, tetapi juga mampu menggeliatkan potensi sosial-ekonomi dan pariwisata daerah, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga sekitar.
Siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk komitmen keterbukaan informasi dan upaya membangun ruang dialog yang konstruktif antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat dalam rangka memajukan Kota Semarang.
Laporan : Cristina
####






