Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 22 April 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi gambar karya AI

Foto ilustrasi gambar karya AI

Kab Semarang | PortalindonesiaNews.Net – Polemik operasional SD Plus Tahfidzul Quran di Kabupaten Semarang kini mengarah ke sorotan langsung terhadap kinerja Dinas Pendidikan. Lembaga ini dinilai tidak hanya lalai dalam pengawasan, tetapi juga bermain sembunyi-sembunyi dan tak punya keberanian menindak tegas meski persoalan sudah berlarut lama.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan mengaku sudah menembuskan surat teguran sampai surat perintah penghentian operasional ke sekolah tersebut pada Jumat (17/4/2026). Namun pengakuan itu ternyata sekadar bumbu penenang publik, tanpa bukti nyata dan kejelasan tahapan penindakan.

READ  Di Balik Proyek Megahnya Bendungan Cabean: Kisah Sunyi Perjuangan di Todanan

Alih-alih menjawab keraguan masyarakat, pernyataan itu justru memunculkan pertanyaan tajam: Apakah teguran itu benar-benar dikirim? Atau hanya omong kosong untuk meredam kritik?

Untuk memastikan fakta, media mengonfirmasi kembali pada Selasa (21/4/2026) lewat pesan WhatsApp. Beberapa poin krusial ditanyakan: kapan tepatnya surat dikirim, bagaimana respons pihak sekolah, dan sanksi apa yang bakal dijatuhkan jika perintah diabaikan. Hasilnya? Hening tanpa jawaban. Hingga berita ini terbit, Plt Kadis Pendidikan sama sekali tidak memberi tanggapan.

READ  "Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Salatiga: Lanjutkan Kepemimpinan, Siapkan Pembangunan Kota"

Ketidaksediaan berkomunikasi ini mempertegas kesan: Dinas Pendidikan enggan transparan dan berusaha menghindari pertanggungjawaban. Padahal sebagai pemegang otoritas, mereka punya kewajiban moral dan hukum untuk memberikan penjelasan yang jelas, apalagi ini menyangkut nasib pendidikan dan hak belajar anak-anak.

Ketika sempat dimintai keterangan sebelumnya, jawabannya tak lebih dari basa-basi kosong. Ia hanya menyebut sedang fokus menyelesaikan masalah, dan merasa pernyataan singkatnya sudah cukup menjawab segala pertanyaan.

READ  Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  

“Saya baru fokus untuk penyelesaian perkara ini,” ujarnya pendek tanpa rincian.

“Penjelasan dalam wawancara saya kemarin sudah cukup,” pungkasnya menutup pintu diskusi.

Sikap menutup diri dan jawaban tanpa substansi ini makin menguatkan dugaan bahwa pengawasan dinas selama ini berjalan setengah hati. Publik kini tak lagi puas dengan janji manis atau surat teguran yang tak berdampak. Yang ditunggu hanyalah satu hal: langkah konkret yang benar-benar menyelesaikan masalah, bukan sekadar pencitraan semata. Kalau tidak, kerusakan kredibilitas dunia pendidikan di Kabupaten Semarang bakal jadi korban berikutnya. (Red)

###

Berita Terkait

TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  
SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!
GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH
MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata
WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!
MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  
SKANDAL DINAS PENDIDIKAN! IZIN SEKOLAH TERTAHAN 3 TAHUN TANPA KEPUTUSAN, PLT KADIS DIKETAWAKAN: “SAYA KURANG TAHU!”
DPD NasDem Blora Soroti Pemberitaan Majalah Tempo, Desak Klarifikasi Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:21 WIB

TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  

Rabu, 22 April 2026 - 18:13 WIB

SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!

Rabu, 22 April 2026 - 14:12 WIB

GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH

Rabu, 22 April 2026 - 08:15 WIB

Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  

Senin, 20 April 2026 - 13:57 WIB

MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata

Sabtu, 18 April 2026 - 21:11 WIB

MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  

Sabtu, 18 April 2026 - 14:48 WIB

SKANDAL DINAS PENDIDIKAN! IZIN SEKOLAH TERTAHAN 3 TAHUN TANPA KEPUTUSAN, PLT KADIS DIKETAWAKAN: “SAYA KURANG TAHU!”

Jumat, 17 April 2026 - 19:58 WIB

DPD NasDem Blora Soroti Pemberitaan Majalah Tempo, Desak Klarifikasi Terbuka

Berita Terbaru