Menyibak Era Baru Pendidikan: Musyawarah SMK Kabupaten Semarang Menciptakan Tonggak Sejarah

- Kontributor

Rabu, 31 Januari 2024 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, PortalIndonesiaNews.net-

Pagi yang cerah, tepat tanggal 31 Januari 2024, SMK Perintis 29 Ungaran menjadi saksi ketika pendidikan merangkak maju ke depan panggung. In House Training (IHT) diinisiasi oleh Bapak Dalih Usman, S.Pd., M.Pd, Sebagai Pengawas SMK Kabupaten Semarang, memasuki arena pendidikan dengan menghadirkan wakil kepala bidang kurikulum dan staf dari 22 SMK di Kabupaten Semarang Binaan Bapak Dalih Usman, S.Pd., M.Pd, dengan total peserta mencapai 37 orang.
Bapak Dalih, seorang pemimpin pendidikan berpengalaman, membuka tirai acara dengan pandangan tajamnya terhadap perkembangan sekolah yang belum merata. Suasana reflektif seolah meresapi setiap peserta, menggiring mereka ke dalam sebuah forum musyawarah yang bukan sekadar pertemuan rutin. Panggung ini diisi dengan energi penuh semangat, menantang setiap peserta untuk merenung dan berubah.
Wakil Kepala Kurikulum, sebagai pusat pembicaraan, dipandang bukan hanya sebagai “orang nomor dua” di lingkungan sekolah, melainkan sebagai kunci perubahan. Bapak Dalih membuka diskusi dengan pemahaman mendalam tentang kurikulum, dari teoritis hingga implementasinya dalam keseharian sekolahan sangatlah memotivasi. Peserta diajak melihat Waka Kurikulum sebagai penggerak utama perubahan, sosok yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan fondasi pendidikan.
Pertanyaan menarik tentang keselarasan kurikulum dengan dunia industri membawa diskusi ke dimensi yang lebih luas. Suara peserta terdengar, merayakan urgensi menciptakan lulusan yang tidak hanya mahir secara akademis tetapi juga siap menghadapi dunia kerja yang dinamis. Isu kekurangan fokus pada aspek wirausaha dalam materi kurikulum menjadi sorotan utama.
Dalam forum diskusi, Peserta bernama Pak Santoso dengan tegas mengungkapkan keprihatinannya terhadap kurangnya kesiapan mental dan fisik siswa SMK. Muncul pertanyaan mengenai bagaimana menciptakan persiapan yang memadai, terutama dalam aspek latihan mental dan fisik, untuk menghadapi dunia kerja dan industri. Diskusi berlanjut dengan eksplorasi ide perubahan pola pembelajaran, pembentukan kelompok siswa yang siap terjun ke dunia industri, serta penyesuaian KBM secara menyeluruh.
Bapak Alip Dwi Basuki tidak hanya fokus pada aspek produk semata, melainkan juga menekankan pentingnya pembekalan karakter, latihan, dan perubahan mindset dalam proses pembelajaran. Dalam paparannya, Alip secara rinci membahas Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Program Keahlian Industri (PKL/Prakerin), dan Platform Merdeka Mengajar (PMM), menjadikan kontribusinya lebih luas dan holistik.
Puncak acara dicapai dengan pembentukan kepengurusan musyawarah kerja Waka Kurikulum. Langkah konkret ini menjadi tanda semangat kolektif untuk melanjutkan perubahan dan peningkatan mutu pendidikan di SMK Kabupaten Semarang, Rencana kegiatan yang disusun memberikan harapan bahwa semangat perubahan ini akan terus berkobar.
IHT bukan hanya meninggalkan cetak biru perubahan dalam dokumen, melainkan menggugah semangat dan tekad setiap peserta. Dari ruang pertemuan ini, cahaya terang telah dinyalakan untuk menerangi masa depan pendidikan yang lebih cemerlang. SMK Kabupaten Semarang dengan penuh semangat, membuka bab baru dalam sejarah pendidikan yang membimbing para generasi menuju masa depan yang lebih cerah.
(Umam-Nontin)
PT. Portal Indonesia News Grup
READ  Jakal Design Week 2026: Lima Entitas Kreatif Gandeng Tangan, Jalan Kaliurang Akan Jadi Koridor Seni!

Berita Terkait

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  
Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:44 WIB

Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:26 WIB

Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:30 WIB

Polres Blora Diminta Tegas, John L Situmorang: Jangan Ada Kesan Kebal Hukum dalam Kasus Dugaan Pengancaman dan Rasisme  

Berita Terbaru