SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net — Tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruangan saat nama Dr. Drs. H. Hono Sejati, SH, M.Hum dipanggil panitia untuk naik ke panggung utama. Ketua DPD Partai Hanura Jawa Tengah itu secara resmi menerima Anugerah Tokoh Prestasi Nusantara 2026, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada figur nasional dengan rekam jejak kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah panjang Mas Hono—sapaan akrabnya—yang dinilai konsisten mengabdikan diri di berbagai bidang strategis, mulai dari hukum, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga politik.
Mas Hono dikenal luas sebagai akademisi, praktisi hukum, sekaligus tokoh masyarakat yang lintas sektor. Alumni Fakultas Dakwah IAIN (kini UIN) Walisongo Semarang ini pernah mengabdikan diri sebagai dosen di sejumlah perguruan tinggi ternama, di antaranya Fakultas Hukum UII Yogyakarta dan STIE BPD Jateng. Di dunia profesional, ia juga tercatat pernah menjabat Hakim Ad Hoc PHI Pengadilan Negeri Yogyakarta selama 10 tahun, serta aktif sebagai advokat hingga saat ini.
Tak hanya itu, sederet jabatan strategis pernah diembannya, seperti Ketua GNPK RI Jawa Tengah, Ketua APKLI Jateng, Ketua PMKM Jateng, hingga Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia. Ia juga kerap diminta menjadi saksi ahli dan narasumber nasional di bidang hukum ketenagakerjaan dan hukum acara PHI.
Puncak kepercayaan politik datang saat Musda IV Partai Hanura Jawa Tengah, 25 Januari 2026, ketika Mas Hono dipercaya memimpin sebagai Ketua DPD Hanura Jateng. Kepemimpinannya dinilai membawa energi baru dan semangat konsolidasi yang kuat di tubuh Hanura Jawa Tengah.
Dalam sambutannya usai menerima anugerah, Mas Hono menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar capaian pribadi, melainkan hasil dari kerja kolektif dan doa banyak pihak.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Prinsip hidup saya sederhana: sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Di tengah kesibukannya sebagai politisi dan pengusaha kuliner di Kota Semarang, Mas Hono tetap menjaga keseimbangan hidup. Ia dikenal religius, menghormati nilai-nilai kebangsaan, serta mengidolakan tokoh besar pendiri bangsa dan umat seperti KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari.
Penganugerahan Tokoh Prestasi Nusantara 2026 ini sekaligus menegaskan posisi Mas Hono sebagai figur nasional yang tak hanya berbicara gagasan, tetapi telah membuktikan kerja nyata di lapangan. Sebuah pesan kuat bahwa integritas, pengabdian, dan konsistensi masih menjadi nilai utama dalam kepemimpinan Indonesia hari ini.
Laporan: iskandar






