Di Balik Dering 110 yang Tak Pernah Padam, Sosok Polwan Ini Jadi Harapan Warga

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bripka Candra Nurmalita duduk siaga. Sebagai operator senior layanan 110,

Foto : Bripka Candra Nurmalita duduk siaga. Sebagai operator senior layanan 110,

Purworejo | PortalIndonesiaNews.Net – Di sebuah ruangan yang tampak tenang di Mapolres Purworejo, dering telepon sesekali memecah keheningan. Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya suara biasa. Namun bagi operator Call Center 110, setiap dering adalah sinyal darurat—tanda bahwa ada warga yang membutuhkan bantuan.

Di balik meja layanan itu, Bripka Candra Nurmalita duduk siaga. Sebagai operator senior layanan 110, ia memahami bahwa tugasnya bukan sekadar mengangkat telepon, melainkan menjadi jembatan pertama antara kepanikan masyarakat dan kehadiran aparat kepolisian.

Setiap panggilan membawa cerita berbeda. Mulai dari laporan pencurian, kecelakaan lalu lintas, hingga permintaan bantuan dalam kondisi genting—semuanya datang dengan nada cemas dan panik. Dalam situasi seperti itu, ketenangan Bripka Candra menjadi kunci utama.

“Saat mereka panik, kami harus tetap tenang. Kami dengarkan, kami gali informasi, lalu segera kami teruskan ke petugas di lapangan,” ujar Bripka Candra, Rabu (25/3).

READ  Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Namun di balik panggilan darurat, ada pula tantangan yang tak kalah mengganggu. Panggilan iseng atau prank kerap masuk, mulai dari suara tawa, telepon yang langsung dimatikan, hingga anak-anak yang bermain ponsel tanpa memahami dampaknya.

“Terlihat sepele, tapi panggilan prank bisa sangat merugikan. Karena di saat bersamaan, bisa saja ada laporan penting yang tertunda,” ungkapnya.

Meski demikian, profesionalisme tetap dijunjung tinggi. Setiap panggilan tetap diperlakukan sebagai situasi serius. Tidak ada ruang untuk kesalahan dalam layanan yang menyangkut keselamatan manusia.

READ  Banyak Bank Sampah Mangkrak di Blora. Begini jelasnya

Bagi Bripka Candra, tugas ini bukan sekadar pekerjaan. Ini adalah bentuk pengabdian—menjadi suara pertama yang didengar masyarakat saat mereka berada dalam kesulitan.

Sementara itu, Kasatgas Humas OKC 2026 Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, menegaskan pentingnya peran operator 110 sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian.

READ  Viral Penjinak Bom di Hong Kong, Nama “Mr. Suryanto” Bikin TKW Heboh: Diduga Keturunan Indonesia

“Operator 110 adalah titik awal dari setiap respons kepolisian. Mereka bukan hanya menerima laporan, tetapi memastikan informasi tersampaikan dengan cepat, tepat, dan akurat. Di saat masyarakat panik, mereka hadir sebagai penenang sekaligus penghubung menuju pertolongan,” tegasnya.

READ  Viral! Pemuda Tonjong Ditolak Kerja, PT di Brebes Dinilai Diskriminatif Hanya Terima Perempuan

Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan layanan 110 secara bijak dan bertanggung jawab.

“Setiap panggilan memiliki konsekuensi dan bisa berdampak pada keselamatan orang lain. Gunakan layanan ini hanya untuk kondisi darurat agar respons yang diberikan bisa maksimal,” lanjutnya.

Di balik teknologi yang sederhana, tersimpan dedikasi luar biasa. Di balik setiap dering telepon, ada harapan yang menunggu untuk dijawab.

READ  Gelombang Sindiran untuk DPRD Blora Kian Panas: Mahasiswa Semarang Asal Blora Bersuara — “Stop Kunker, Stop Drama Politik!”

Dan di sana, selalu ada mereka yang setia mendengar—demi memastikan tak ada satu pun warga yang merasa sendirian saat membutuhkan bantuan.

Laporan : Christin

Berita Terkait

Terobosan Gemilang Ekspansi Digital: PT Anugrah Abadi Kencana Resmi Akuisisi Topjurnal.com, Suntikkan Warna Segar ke Dunia Pers  
Pasca Kebakaran, Personel Gabungan Kerja Bakti di Pasar Kanjengan Guna Percepat Pemulihan
Dari Ruang Redaksi ke Arena Dojo: Yehezkiel Agus Prajitno Raih DAN IV Nasional Karate dan Gelar Sensei
Seorang Wartawan Mengungkapkan Keprihatinan Mendalam: Kepolisian Negara Republik Indonesia Terus-Menerus Dijadikan Sasaran Kritikan yang Seringkali Bersifat Menuduh dan Hanya Berfokus pada Kekurangan
Kapolrestabes Semarang Gandeng Media: Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja, Wujudkan Kota Aman dan Kondusif
Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:17 WIB

Terobosan Gemilang Ekspansi Digital: PT Anugrah Abadi Kencana Resmi Akuisisi Topjurnal.com, Suntikkan Warna Segar ke Dunia Pers  

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:47 WIB

Pasca Kebakaran, Personel Gabungan Kerja Bakti di Pasar Kanjengan Guna Percepat Pemulihan

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:46 WIB

Dari Ruang Redaksi ke Arena Dojo: Yehezkiel Agus Prajitno Raih DAN IV Nasional Karate dan Gelar Sensei

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:30 WIB

Seorang Wartawan Mengungkapkan Keprihatinan Mendalam: Kepolisian Negara Republik Indonesia Terus-Menerus Dijadikan Sasaran Kritikan yang Seringkali Bersifat Menuduh dan Hanya Berfokus pada Kekurangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:03 WIB

Kapolrestabes Semarang Gandeng Media: Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja, Wujudkan Kota Aman dan Kondusif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:53 WIB

Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:58 WIB

Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?

Berita Terbaru