Tragis! Pekerja Tersetrum Saat Persiapan HUT ke-124 Pegadaian Blora, Sorotan Tajam Soal Tanggung Jawab Moral BUMN

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 26 Oktober 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: warga Dukuh Badong Geneng, Desa Klopoduwur, Kecamatan Blora, tersengat listrik

Foto: warga Dukuh Badong Geneng, Desa Klopoduwur, Kecamatan Blora, tersengat listrik

BLORA – PortalIndonesia.News.Net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-124 PT Pegadaian (Persero) Cabang Blora yang seharusnya menjadi ajang kegiatan sosial penuh makna, justru berubah menjadi duka mendalam.

Seorang pekerja pemasangan tenda, SHT, warga Dukuh Badong Geneng, Desa Klopoduwur, Kecamatan Blora, tersengat listrik bertegangan tinggi saat mempersiapkan acara khitan massal yang digelar dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2025.

Insiden tragis itu terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika SHT tengah mendirikan teratak di lokasi kegiatan. Dugaan kuat menyebutkan bahwa tiang tenda bersentuhan langsung dengan kabel listrik di atas area pemasangan, menyebabkan korban tersetrum hebat hingga tak sadarkan diri.

READ  Geger Buleleng! Kasus Mafia Tanah Batu Ampar Bongkar Nama Besar, Polisi Dinilai Tumpul ke Atas

Kini, korban masih dirawat intensif di RS Permata Blora, dalam kondisi kritis.

Tamparan Keras untuk Keselamatan Kerja

Peristiwa memilukan ini memicu sorotan tajam terhadap standar keselamatan kerja (K3) dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh badan usaha milik negara (BUMN).

NR, salah satu anggota keluarga korban, tak kuasa menahan kekecewaan.

“Acara besar dengan tujuan sosial dan perayaan ulang tahun, tapi keselamatan pekerja malah diabaikan. Kakak saya berjuang antara hidup dan mati di rumah sakit. Ini tamparan keras untuk standar K3 Pegadaian,” ujarnya dengan nada getir, Sabtu (25/10/2025).

READ  Program Bergizi Kok Bikin Sakit? 204 Siswa SMPN 1 Blora Tumbang Usai Santap MBG

Menurut informasi yang diperoleh, pekerjaan pemasangan tenda tersebut merupakan lemparan dari pihak NK kepada SO, yang kemudian memperkerjakan SHT tanpa pengawasan langsung dari penyelenggara utama.

READ  Sepatu Dikembalikan, Kerugian Tetap Dihitung? Vonis 10 Bulan di Pengadilan Negeri Semarang Picu Perdebatan Publik

Meskipun biaya perawatan kini ditanggung melalui BPJS Ketenagakerjaan, publik menilai itu bukan pembenaran atas kelalaian yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini.

READ  Roadshow Bakti Telkomsel untuk Negeri: Dorong Guru & Siswa Melek AI dan Coding

Pegadaian Blora Disorot: “Empati Saja Tak Tersisa?”

Yang paling memicu kemarahan publik adalah sikap dingin Pegadaian Cabang Blora selaku penyelenggara utama.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada satu pun perwakilan Pegadaian yang datang menjenguk korban di rumah sakit.

“Kami tidak butuh hanya janji atau alasan. Setidaknya datanglah menjenguk, tunjukkan empati. Kakak saya kerja demi menghidupi keluarganya, bukan untuk mati di tempat kerja,” lanjut NR menahan haru.

READ  Kabupaten Pati Membara! Rakyat Mengamuk Tolak Kenaikan Pajak: “Pemerintah Sudah Keterlaluan!”

Kritik publik kini bergulir deras. Banyak pihak menilai, Pegadaian tak bisa berlindung di balik pihak ketiga atau vendor. Karena secara moral dan hukum, tanggung jawab keselamatan tenaga kerja tetap berada di tangan penyelenggara acara.

Keluarga korban pun berharap agar Pegadaian menunjukkan tanggung jawab moral dengan membantu pemulihan dan menanggung kebutuhan keluarga selama SHT tidak bisa bekerja.

“Kami mohon ada kepedulian. Kakak saya butuh waktu lama untuk pulih. Anak dan istrinya juga butuh makan,” kata NR.

READ  Kekacauan Prosedur Terbongkar, Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Jaksa dan Penyidik Polres Pekalongan

Dukungan Publik dan Reaksi Pemda

Keluarga juga menyerukan kepada para mitra acara seperti NU Care–Lazismu, PCNU Blora, serta Baznas Kabupaten Blora untuk turut memberikan perhatian dan dukungan kepada korban.

Saat dikonfirmasi oleh tim Blok7.id, Bupati Blora Arief Rohman mengaku terkejut mendengar kabar tersebut.

READ  Heboh di Purworejo! Anak Sekdes Dibully, Guru Ngaku Preman Sekolah, Dugaan Pungli di Balik Tembok SMP Negeri 3 Terkuak!

“Ya Allah… besok saya koordinasikan ya,” ucap Bupati singkat dengan ekspresi prihatin.

Acara Sosial Berubah Duka

Acara khitan massal bertema “Langkah Emas Anak Sholeh” yang sedianya diikuti 124 anak sebagai simbol usia Pegadaian, kini justru tercoreng oleh tragedi yang seharusnya bisa dihindari.

READ  Balita Tewas Dianiaya Selingkuhan Ibu di Cilacap, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap dan Motif Sadis Pelaku

Alih-alih menjadi momen kebahagiaan, HUT ke-124 Pegadaian kini justru menjadi catatan kelam bagi tanggung jawab moral dan keselamatan kerja BUMN di daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pegadaian Blora belum dapat dikonfirmasi maupun memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang menimpa SHT.

Red/Time

Berita Terkait

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  
MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:54 WIB

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Berita Terbaru