Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika korban Seusai melaporkan ke Polda metro jaya Di Dampingi Kuasa hukum John L Sitomorang SH MH

Ketika korban Seusai melaporkan ke Polda metro jaya Di Dampingi Kuasa hukum John L Sitomorang SH MH

JAKARTA | PortalindonesiaNews.Net – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor kembali menghebohkan publik. Sikap terduga pelaku dalam perkara ini dinilai tidak biasa, bahkan terkesan menantang proses hukum. Saat diminta secara baik-baik untuk mengembalikan mobil milik korban, pihak yang diduga terlibat justru meminta agar kasus tersebut dilaporkan ke polisi.

Perkara Bermula dari Dugaan Penggelapan Mobil

Kuasa hukum korban, John L. Situmorang, S.H., M.H, mengungkapkan bahwa perkara ini bermula dari dugaan penggelapan satu unit mobil Toyota Avanza Veloz bernomor polisi B 2569 PIE milik kliennya.

Menurutnya, berbagai langkah persuasif telah dilakukan guna menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Namun hingga kini kendaraan tersebut tak kunjung dikembalikan.

READ  Reformasi Polri Dipertanyakan Usai Skandal Intimidasi Jurnalis di Jambi

Resmi Dilaporkan ke Polisi

Karena tidak adanya itikad baik, pada 28 Februari 2026, kuasa hukum bersama klien akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

“Kami sudah meminta secara baik-baik agar mobil klien kami dikembalikan. Namun respons yang diterima justru di luar dugaan. Pihak yang bersangkutan malah meminta kami melaporkan ke polisi,” ujar John kepada awak media.

Pernyataan tersebut sontak menimbulkan tanda tanya besar, mengingat umumnya pihak terlapor akan berupaya menyelesaikan persoalan sebelum masuk ranah hukum.

READ  Jaringan Sabu Dibongkar! Polresta Cilacap Bekuk Dua Kurir Asal Banyumas, Barang Bukti 15 Paket Siap Edar Ditanam di Pinggir Jalan

Alamat Diduga Fiktif, Dugaan Terlibat Sindikat

Tidak hanya kehilangan kendaraan, korban juga menduga adanya unsur penipuan terkait identitas salah satu pihak bernama Jaka Permana. Berdasarkan hasil penelusuran, alamat yang tercantum dalam KTP disebut tidak pernah ditemukan di Desa Tanjung Muria, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utara.

Temuan ini memunculkan dugaan bahwa kasus tersebut tidak berdiri sendiri dan berpotensi melibatkan jaringan atau sindikat.

READ  Ditinggal Pemilik Pergi, Rumah di Bringin Terbakar

Respons Terduga Pelaku Dinilai Janggal

Kuasa hukum korban juga menyoroti sikap seorang perempuan bernama Kezia Fatimah Manalu alias Keke yang justru menantang agar perkara dilanjutkan ke jalur hukum.

“Biasanya orang berusaha menyelesaikan secara baik. Ini justru meminta dilaporkan ke polisi. Sikap seperti ini tentu menimbulkan pertanyaan besar,” tegasnya.

READ  Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Proses Hukum Kini Bergulir

Laporan polisi telah diterima dan kini menunggu proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian. Korban berharap pihak berwenang segera mengungkap fakta sebenarnya, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam transaksi kendaraan maupun kerja sama berbasis kepercayaan, terutama yang melibatkan dokumen identitas dan penguasaan aset bernilai tinggi.

Kuasa hukum korban menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga kendaraan milik kliennya kembali serta para pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Laporan: iskandar

Berita Terkait

KOMEDI DI NEGERI AWAK: CELOSIA “TERBANG” TANPA SAYAP IZIN, PEMKAB SEMARANG DAN DPRD SEPERTI NONTON DRAMA KOREA! ADA APA SEBENARNYA?   
RESMI “NAIK KELAS”! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA “CIPU-CIPU”!
MOMEN BERSYARATKAN! PKDI KABUPATEN SEMARANG RESMI DIKUKUHKAN, SIAP BERKARYA 5 TAHUN KEDEPAN! 
BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  
MC “Dinamit” Bikin Suasana Cair, Seniman pun Ikut Bernyanyi!
Kocak tapi Serius! Niat Buang Barang Bukti ke Septiktank, Malah “Dipungut” Petugas Pakai Jasa Sedot WC
TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  
Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:51 WIB

KOMEDI DI NEGERI AWAK: CELOSIA “TERBANG” TANPA SAYAP IZIN, PEMKAB SEMARANG DAN DPRD SEPERTI NONTON DRAMA KOREA! ADA APA SEBENARNYA?   

Selasa, 14 April 2026 - 16:14 WIB

RESMI “NAIK KELAS”! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA “CIPU-CIPU”!

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

MOMEN BERSYARATKAN! PKDI KABUPATEN SEMARANG RESMI DIKUKUHKAN, SIAP BERKARYA 5 TAHUN KEDEPAN! 

Senin, 13 April 2026 - 10:45 WIB

BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WIB

MC “Dinamit” Bikin Suasana Cair, Seniman pun Ikut Bernyanyi!

Jumat, 10 April 2026 - 22:50 WIB

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Jumat, 10 April 2026 - 11:22 WIB

Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan

Berita Terbaru