“Tolak Bubar, Ketahuan Simpan ‘Kebun Senjata’: Aksi Nekat Sekelompok Remaja di Salatiga”

- Kontributor

Jumat, 4 Oktober 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa Dok PIN 


Salatiga
– Patroli malam Polres Salatiga yang awalnya rutin berubah jadi petualangan mengejutkan ketika menemukan sekelompok remaja yang ‘santai’ sambil menyimpan koleksi senjata tajam. Peristiwa unik ini terjadi pada Kamis malam, 2 Oktober 2024, di sekitar Gedung Korpri, Salatiga. Para remaja yang awalnya hanya dicurigai mengkonsumsi minuman keras (miras) ternyata menyimpan kejutan besar yang membuat polisi harus ekstra sigap.

Dari Miras ke ‘Kebun Senjata’

Dini hari, patroli Sat Samapta Polres Salatiga mendapati sekelompok remaja yang sedang kumpul-kumpul di lokasi yang sedikit mencurigakan. Setelah mendekati, petugas mendapati mereka tengah menikmati miras, padahal sudah lewat tengah malam. Patroli pun dengan santai meminta mereka membubarkan diri, tapi ternyata dua remaja memutuskan untuk ‘ngotot’. Apakah karena pengaruh miras atau sekadar tidak mau diatur, kedua remaja ini menolak dengan suara yang cukup tinggi, menantang patroli.

READ  Kejati Jatim Perkuat Pemberantasan Korupsi, Dirut PT INKA Ditahan
Foto pelaku dan senjata tajam

Petugas pun tidak tinggal diam dan memanggil Piket Fungsi Reskrim serta Sat Intelkam untuk memperkuat pasukan. Ketika dicek handphone salah satu remaja berinisial “R”, ditemukan postingan mengunggah foto dirinya memamerkan senjata tajam di grup WhatsApp! Polisi kemudian menginterogasi dan meminta keterangan tentang senjata tersebut. Ternyata, senjata tajam itu disimpan di kontrakannya yang berlokasi di Karang Pete, Tingkir, Kota Salatiga.

‘Gudang Senjata’ Ditemukan di Rumah Kontrakan

Petugas tidak mau kecolongan dan langsung menuju kontrakan “R”. Setibanya di sana, kejutan terjadi lagi! Beragam senjata tajam berhasil ditemukan. Barang bukti yang diamankan antara lain:

READ  Polda Jatim Berhasil Ungkap Komplotan Pencurian Truk Trailer di Surabaya

1 buah clurit panjang

3 buah pedang samurai

1 buah clurit pendek

3 buah golok

1 buah gear (yang entah buat apa, mungkin modifikasi motor?)

1 bendera bertuliskan “Grinmala Gans 1980 Student”

Tidak lupa, ada juga tiga motor yang ikut dibawa sebagai barang bukti ke Polres Salatiga.

Pembinaan dan Panggilan Orang Tua

Keenam remaja yang diamankan, berinisial DCP, AMR, MRS, DS, RFS, dan BAK, semuanya merupakan pelajar dari beberapa sekolah di Salatiga. Mereka saat ini sedang dalam proses pembinaan di Polres Salatiga. “Kami akan panggil orang tua mereka untuk turut memberikan pengawasan lebih ketat agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kata IPDA Sutopo.

READ  Warga Salatiga Desak Penutupan Pabrik PT SIP yang Diduga Tak Kantongi Izin dan Cemari Lingkungan

Dengan kejadian ini, diharapkan remaja di Salatiga bisa lebih berhati-hati dalam pergaulan dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Pesan Moral?

Ya, kalau mau kumpul-kumpul malam, selain menghindari miras, hindari juga menyimpan koleksi ‘kebun senjata’. Tidak hanya bikin repot, tapi juga bisa bikin ‘check-in’ di kantor polisi!

Berita ini mengingatkan kita bahwa remaja perlu pengawasan ekstra, apalagi kalau mulai kumpul-kumpul sambil bawa barang-barang berbahaya. “Gaya-gayaan” ternyata bisa berujung panjang kalau sudah melibatkan hukum!

Penulis: M.Hanafi/Gotel

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS
EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN
Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*
PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”
Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata
SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?
Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”
Siap Meledak di Media Sosial? Jangan Lewatkan Workshop “TikTok Creator Revolution” di Yogyakarta!

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:45 WIB

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:30 WIB

Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:52 WIB

PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Siap Meledak di Media Sosial? Jangan Lewatkan Workshop “TikTok Creator Revolution” di Yogyakarta!

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:18 WIB

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah

Berita Terbaru