Tingkatkan Produksi Pertanian, Bupati Samosir Teken MoU dengan PT. Beleaf Kebun Indonesia

- Kontributor

Selasa, 12 Desember 2023 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir, Portal Indonesia news.net – Guna mengembangkan hasil produktifitas pertanian di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT), Bupati Samosir teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Beleaf Kebun Indonesia yang berlangsung di Jasmine 2 Room Grand Mercure Medan, Selasa (12/12). 

Turut hadir Bupati Dairi Eddy Keleng Berutu, mewakili Bupati Simalungun Kadis Pertanian Sakban Saragih, CEO PT. Beleaf Kebun Indonesia Amrit Chandarban, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu H. Rajali, Kadis Pertanian Dairi Robot Simanulang, Kadis Ketapang dan Pertanian Samosir Tumiur Gultom.

Dalam penandatangan tersebut, Kabupaten Dairi dan Simalungun juga turut menandatangani kerjasama pengembangan pertanian dengan PT. Beleaf Kebun Indonesia.

READ  Pengusaha Karaoke Mengubah Gedung Angker Menjadi Ruang Produktif, Memberantas Kejahatan, Mengentaskan Pengangguran, Serta Menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang

Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu H. Rajalie menyambut baik pertemuan penandatangan kerjasama antar Pemerintah Kabupaten dan PT. Beleaf dalam pengembangan pertanian, dengan kerjasama ini diharapkan dapat membuahkan hasil yang baik untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat petani.

Dalam sambutannya Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumut melalui dinas pertanian atas perhatian yang telah membawa investor untuk pengembangan potensi hasil pertanian di Kabupaten Samosir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, menyambut baik atas kerjasama yang dilakukan dengan PT. Beleaf Kebun Indonesia, Samosir memiliki luas lahan KPT sekitar 2650 Ha dimana fungsi dari KPT tersebut untuk meningkatkan Kualitas dan Kuantitas dari hasil pertanian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh kerena itu diharapkan dengan kerjasama ini dapat membantu petani dalam budidaya, permodalan dan pemasaran hasil pertanian”, ujar Bupati.

READ  Masyarakat berserta forum Didesa Gedangan demo tuntut penggolahaan BUMDes Di Usut

COE PT. Beleaf Kebun Indonesia Amrit Chandarban mengatakan optimis untuk kedepan kerjasama dengan Pemerintah Daerah dapat mendukung dan bersinergi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat petani. “Penandatangan kerjasama antara PT. Beleaf dengan Pemerintah Samosir, Dairi dan Simalungun diharapkan menjadi awal langkah baik dalam menjalin kerjasama untuk peningkatan ekonomi masyarakat”, ucapnya.

Ditempat berbeda, Kadis Ketapang dan Pertanian Samosir Tumiur Gultom mengatakan bahwa penandatangan tersebut merupakan langkah awal kerjasama untuk mengembangkan hasil produksi pertanian di kawasan pertanian terpadu, dimana nantinya hasil pertanian tersebut akan di ekspor sesuai dengan grade (mutu).

READ  Peredaran Obat Keras “Parmadol” di Indramayu: Publik Soroti Lemahnya Penegakan Hukum, Desak Aparat Bertindak Tegas

Disampaikan Tumiur, PT. Beleaf merupakan offtaker (pemasok kebutuhan industri) dimana dalam kerjasama tersebut pihak PT. Beleaf akan membantu mulai dari pendampingan budidaya, memilih bibit unggul dan pupuk yang bisa digunakan sehingga produk dari pertanian tersebut nantinya dapat menjadi grade yang sesuai ekspor. “nantinya PT. Beleaf akan mendampingi petani mulai dari awal penanaman, pemeliharaan sampai dengan pemasaran. Pihaknya menjamin pemasaran hasil pertanian holtikultura sesuai dengan harga ekspor”, pungkasnya.

(Harapan Tohang)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS
Bakti Religi dan Gerakan Indonesia Asri, Polsek Semarang Tengah Hadir Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80
EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN
Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*
PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”
Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata
SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?
Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:20 WIB

Bakti Religi dan Gerakan Indonesia Asri, Polsek Semarang Tengah Hadir Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:45 WIB

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:30 WIB

Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:52 WIB

PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Siap Meledak di Media Sosial? Jangan Lewatkan Workshop “TikTok Creator Revolution” di Yogyakarta!

Berita Terbaru