SIDANG M FARHAN LEI: SAKSI TERPOJOK OLEH PERTANYAAN HAKIM, KETERANGAN BERBEDA DENGAN BAP POLISI & DIDUGA DIATUR

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Salah Satu Saksi yang Tidak Sesuai keterangannya dalam BAP Kepolisian dan ketika Sidang Saksi

Foto : Salah Satu Saksi yang Tidak Sesuai keterangannya dalam BAP Kepolisian dan ketika Sidang Saksi

SEMARANG | PortalindonesiaNews.NET – Sidang lanjutan kasus yang menjerat M Farhan Lei kembali menarik perhatian publik setelah para saksi penggugat menunjukkan ketidakkonsistenan yang mencolok, bahkan menyampaikan keterangan yang bertentangan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat oleh kepolisian. Dugaan kuat muncul bahwa para saksi telah diatur dan dipersiapkan pihak lain untuk memberikan kesaksian yang memberatkan terdakwa. Senin 11 MEI 2026.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua beserta dua anggota hakim, kelima saksi yang berasal dari berbagai kota – Tangerang, Tegal, Brebes, Surabaya – menunjukkan pola keterangan yang sama: tidak jelas, sering menyatakan “lupa”, dan bertentangan dengan catatan resmi yang ada.

READ  Bupati Resmikan Gedung SPKT Polres Semarang, Berikan Pelayanan Maksimal

KETERANGAN SAKSI BERUBAH-RUBAH, BERBEDA DENGAN BAP

– Dani Setyawan (Hotel Citra Garden Tangerang): Menegaskan tidak ada catatan penginapan M Farhan Lei di hotelnya, namun mengaku lupa rincian invoice yang ditunjukkan polisi. Padahal dalam BAP, dinyatakan terdapat bukti pemesanan atas nama terdakwa.

– Nursaefullah (RedDoorz Tegal): Memastikan tidak ada riwayat MFL menginap, bahkan menyatakan hotelnya tidak memiliki peralatan pencetak untuk membuat invoice seperti yang tertera di BAP. Saksi tampak bingung dan tidak paham saat ditanya hakim, menguatkan dugaan pemaksaan untuk bersaksi.

READ  Bupati Samosir Tanda Tangani Serah Terima Pengelolaan Aset BMN

– Putri Nuraini (Hotel Dedy Jaya Brebes): Nama tempat kerjanya dalam BAP tertulis salah sebagai “Hotel Hebat Brebes”. Jawabannya sangat tidak pasti dan sering mengatakan “lupa”, meskipun polisi pernah datang langsung mengecek datair.

– Pipit (Hotel SAM Surabaya): Awalnya menyatakan tidak ada catatan MFL, namun kemudian menyebut terdakwa pernah menginap tanpa bisa memberikan bukti. Ia juga mengaku tidak membaca isi BAP sebelum menandatanganinya dan hanya mengikuti arahan penyidik.

READ  Tambang Galian C Diduga Tak Berizin di Tuntang, Warga Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum

– Franky Davidson (Hotel Pasar Lama Tangerang): Mengaku tidak ingat isi BAP yang ditandatanganinya, padahal dalam dokumen tersebut terdapat pernyataan yang menyatakan MFL pernah menginap. Saksi juga menyebut BAP yang ditandatangani adalah tulisan tangan, namun yang diserahkan ke pengadilan adalah naskah ketikan rapi.

READ  Polrestabes Semarang Siaga Cepat Tangani Banjir dan Cuaca Ekstrem – Dua Nyawa Tertimbun Bencana  

DUGAAN COPY PASTE BAP DAN PEMBIAYAAN YANG MENYALAHI LOGIKA

Kuasa hukum terdakwa dari firma John Liver Situmorang & Partners, John Liver Situmorang, menyatakan bahwa format dan isi BAP dari kelima saksi terlihat sangat seragam, sehingga diduga di-copy paste. Selain itu, tim hukum juga mengajukan pertanyaan besar mengenai anggaran yang digunakan oleh kepolisian untuk mendatangi saksi di berbagai kota jauh seperti Brebes, Surabaya, dan Tangerang, padahal nilai kasus yang diduga hanya sebesar Rp5,7 juta dan dilaporkan oleh PT Universal Indo Persada yang dipimpin oleh Rendi – yang juga berperan sebagai saksi.

READ  Dugaan Korupsi Rp100 Miliar Smart Board dan Meubilair, Permak Sumut ‘Geruduk’ Kejati dan Kantor Gubernur

Tim hukum juga menyoroti ketidakcocokan data gaji terdakwa, di mana gaji riilnya Rp16 juta/bulan namun hanya terdaftar Rp3,5 juta di BPJS Ketenagakerjaan, yang merugikan hak-haknya sebagai pegawai. Selain itu, pihak penyidik tidak menghadirkan saksi dari pengelola aplikasi RedDoorz untuk melengkapi bukti.

Publik dan pihak keluarga terdakwa berharap hakim dapat melakukan pemeriksaan mendalam terhadap setiap kejanggalan yang muncul, agar keadilan dapat ditegakkan dengan benar tanpa adanya rekayasa fakta.

READ  Saat BPK Sibuk Menghitung, Negara Masih Bocor: Ada yang Salah di Audit Republik

Apakah Anda ingin saya menyusun versi ringkasan berita untuk media sosial atau menambahkan bagian pernyataan resmi dari pihak kejaksaan sebagai balasan?

Laporan : Cristina

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolrestabes Semarang Jenguk Anggota yang Sakit sebagai Wujud Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar Polri
Polrestabes Semarang Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Nonfisik yang Viral di Lingkungan Kampus, Polisi imbau Korban lain Segera Melapor
Peringati Hari Yoga Internasional 2026, Candi Ijo Heritage Wellness Retreat Hadirkan Harmoni Raga, Jiwa dan Warisan Budaya Nusantara
DIVIDEN PT BPE ANJLOK HINGGA 78 PERSEN, DPRD DISOROTI DESAK EVALUASI TOTAL DIREKSI DAN KETERBUKAAN PERUSAHAAN
Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora: Menggabungkan Ilmu, Teknologi, Dan Pengalaman Dalam Menjaga Keamanan  
Muscab Hanura Rembang Berlangsung Demokratis, H. Nor Hasan Kembali Terpilih Aklamasi, DPD Jateng Pasang Target Besar Hadapi 2029
DUGAAN CACAT PROSEDUR PENYIDIKAN MENCUAT, PEMAHAMAN HUKUM PEJABAT RESKRIM POLRES SERANG DIPERTANYAKAN
HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:29 WIB

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolrestabes Semarang Jenguk Anggota yang Sakit sebagai Wujud Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar Polri

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:03 WIB

Polrestabes Semarang Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Nonfisik yang Viral di Lingkungan Kampus, Polisi imbau Korban lain Segera Melapor

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:43 WIB

Peringati Hari Yoga Internasional 2026, Candi Ijo Heritage Wellness Retreat Hadirkan Harmoni Raga, Jiwa dan Warisan Budaya Nusantara

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

DIVIDEN PT BPE ANJLOK HINGGA 78 PERSEN, DPRD DISOROTI DESAK EVALUASI TOTAL DIREKSI DAN KETERBUKAAN PERUSAHAAN

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora: Menggabungkan Ilmu, Teknologi, Dan Pengalaman Dalam Menjaga Keamanan  

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:30 WIB

DUGAAN CACAT PROSEDUR PENYIDIKAN MENCUAT, PEMAHAMAN HUKUM PEJABAT RESKRIM POLRES SERANG DIPERTANYAKAN

Senin, 15 Juni 2026 - 15:27 WIB

HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Berita Terbaru