Kapolrestabes Semarang Gandeng Media: Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja, Wujudkan Kota Aman dan Kondusif

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolrestabes Semarang (tengah) Kombes Pol. Heri Wahyudi

Foto: Kapolrestabes Semarang (tengah) Kombes Pol. Heri Wahyudi

 

Semarang|PortalindonesiaNews.Net – Kapolrestabes Semarang, Kombes. Pol. Heri Wahyudi, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Semarang, sekaligus menangani berbagai permasalahan sosial yang kini meresahkan warga, seperti trek liar dan keributan yang sering terjadi pada malam hari. Langkah strategis yang diambil adalah dengan menggandeng media massa sebagai mitra utama dalam menyebarkan informasi yang benar, serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif.

Dalam pertemuan bersama para perwakilan media yang digelar hari ini, Kombes Pol Heri Wahyudi menyampaikan bahwa media memiliki peran sangat penting sebagai mitra strategis kepolisian. Menurutnya, media bertugas menyampaikan berita dan informasi yang akurat, valid, serta berimbang kepada masyarakat, guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Media adalah mitra strategis kami. Informasi yang benar akan menciptakan pemahaman yang tepat, sementara berita palsu hanya akan menimbulkan kekacauan. Oleh karena itu, kami berharap sinergi ini terus terjalin kuat demi kebaikan bersama”, ujar Kombes. Pol. Heri Wahyudi.

READ  Bupati Semarang Menyerahkan Penghargaan Kepada Masyarakat Wajib Pajak Dan Kadis

Selain menangani masalah hoaks, kepolisian juga menyoroti maraknya kenakalan remaja yang belakangan meningkat, mulai dari aktivitas trek liar di jalan raya hingga keributan antar kelompok yang sering terjadi saat malam hari. Kedua hal ini dinilai sangat mengganggu ketenangan warga dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

READ  Tak Tunggu Anggaran Desa, Warga Nganjung-anjung Boyolali Perbaiki Jalan Secara Mandiri

Kapolrestabes mengajak semua orang tua untuk turut berperan aktif mengawasi anak-anak mereka, terutama dalam hal pergaulan dan kegiatan sehari-hari. Pengawasan dari keluarga menjadi kunci utama agar remaja tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif.

READ  Desakan Publik Menggema! Pengusaha Muda Blora Ditabrak Pengendara Diduga Mabuk, Pelaku Masih Bebas – Polisi Diminta Bertindak Tegas!

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengajak para pemuda dan remaja untuk menyalurkan energi dan bakat mereka melalui hal-hal positif, salah satunya berkarya dan berkreasi di dunia digital. Kegiatan ini dinilai dapat menjadi wadah pengembangan diri yang bermanfaat, sekaligus menjauhkan generasi muda dari perilaku yang melanggar hukum atau norma sosial.

“Kami ingin Semarang tetap aman, damai, dan kondusif. Tanpa dukungan media, keluarga, dan seluruh warga, tujuan ini sulit tercapai. Mari kita bersatu menjaga kota kita, demi masa depan yang lebih baik”, tambahnya.

READ  Wawan Pramono Pimpin Tani Merdeka Jateng: Petakan Potensi Pertanian, Garap Lahan Tidur, dan Rangkul Petani Milenial

Di akhir pernyataannya, Kombes. Pol. Heri Wahyudi memastikan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas terhadap segala bentuk pelanggaran, namun tetap mengutamakan pendekatan persuasif dan edukatif agar permasalahan dapat diselesaikan hingga ke akarnya.

(Redaksi)

###

Berita Terkait

Pasca Kebakaran, Personel Gabungan Kerja Bakti di Pasar Kanjengan Guna Percepat Pemulihan
Dari Ruang Redaksi ke Arena Dojo: Yehezkiel Agus Prajitno Raih DAN IV Nasional Karate dan Gelar Sensei
Seorang Wartawan Mengungkapkan Keprihatinan Mendalam: Kepolisian Negara Republik Indonesia Terus-Menerus Dijadikan Sasaran Kritikan yang Seringkali Bersifat Menuduh dan Hanya Berfokus pada Kekurangan
Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS
Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?
Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:47 WIB

Pasca Kebakaran, Personel Gabungan Kerja Bakti di Pasar Kanjengan Guna Percepat Pemulihan

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:46 WIB

Dari Ruang Redaksi ke Arena Dojo: Yehezkiel Agus Prajitno Raih DAN IV Nasional Karate dan Gelar Sensei

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:30 WIB

Seorang Wartawan Mengungkapkan Keprihatinan Mendalam: Kepolisian Negara Republik Indonesia Terus-Menerus Dijadikan Sasaran Kritikan yang Seringkali Bersifat Menuduh dan Hanya Berfokus pada Kekurangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:03 WIB

Kapolrestabes Semarang Gandeng Media: Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja, Wujudkan Kota Aman dan Kondusif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:34 WIB

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:58 WIB

Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Berita Terbaru