Merasa Tidak Adil, Istri dan Anak Khanifudin Mengadu ke LPKSM: Soroti Penetapan Tersangka di Polres Kebumen

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 5 September 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kebumen | PortalIndonesiaNews.Net – Rasa kecewa mendalam dirasakan keluarga Khanifudin, warga Desa Seliling, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Pasalnya, Khanifudin telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama tiga hari oleh Polres Kebumen terkait perkara jual beli tanah.

Pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, istri dan kedua anak kandung Khanifudin mendatangi kantor DPC LPKSM Kresna Cakra Nusantara untuk menyampaikan keluh kesah mereka kepada ketua DPC, Sugiyono, SH. Mereka menilai pelayanan penegakan hukum di Polres Kebumen tidak maksimal, bahkan pendampingan hukum yang selama ini mereka terima belum memberikan keadilan yang layak.

Menurut keterangan keluarga, kasus ini bermula dari transaksi jual beli tanah antara Khanifudin selaku pembeli dengan Sutaja Mansur selaku pemilik tanah di Desa Seliling, Kecamatan Alian, Kebumen. Kesepakatan dilakukan di tingkat desa. Namun, untuk mengurus proses pembuatan sertipikat, Khanifudin mempercayakan kepada Wahyu, oknum pegawai BPN Kebumen (kini pindah tugas ke Purworejo).

READ  Teriakan Revolusi Menggema, Gedung DPRD Kota Makassar Hangus Terbakar!

Khanifudin disebut telah menyerahkan dana sekitar Rp70 juta kepada Wahyu untuk mengurus seluruh proses melalui notaris dan BPN, dengan sistem “terima jadi”. Namun, dalam perjalanan, muncul berbagai kejanggalan dalam tahap notaris Teguh Adisantoso, SH, MH, M.Kn, hingga akhirnya Khanifudin ditetapkan sebagai tersangka.

READ  Hakim PN Surabaya yang Beri Vonis Bebas Ronald Tannur Diusulkan Dipecat

“Ironisnya, suami saya hanyalah konsumen yang ingin mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang dibelinya. Tapi kenapa justru suami saya yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara pihak desa, notaris, dan pegawai BPN yang jelas-jelas terlibat malah tidak tersentuh hukum?” ungkap istri Khanifudin dengan nada kecewa.

READ  Nekat! Kios Pupuk UD Barokah Diduga Jual Pupuk Subsidi di Atas HET dan Keluar Wilayah Meski Sudah Pernah Disanksi

Pihak keluarga kemudian memberikan kuasa penuh kepada Sugiyono, SH, Ketua DPC LPKSM Kresna Cakra Nusantara, untuk mengawal perkara ini, baik di Polres Kebumen maupun menyuarakannya ke DPRD Fraksi PDIP Kebumen. Mereka berharap aparat penegak hukum bisa berlaku bijak dan adil.

READ  Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan

“Khanifudin hanyalah pengguna jasa pelayanan, bukan konseptor atau aktor utama. Ada pihak desa, notaris, dan pegawai BPN yang diduga kuat berperan sebagai calo dalam kasus ini. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegas Sugiyono.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, terutama menyangkut keadilan bagi masyarakat kecil yang hanya ingin mendapatkan kepastian hukum atas hak tanahnya.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  
Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  
Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan
BURUH SEKURITI MURKA! Dugaan Upah Tak Sesuai Kontrak hingga BPJS Mandek Gegerkan Pabrik di Tengaran  
Ternyata! Dugaan Keterlibatan Bayan Gandu dalam Paguyuban Sumur Minyak Ilegal Kian Menguat, Publik Desak Transparansi  
Dugaan Intimidasi di Polres Boyolali: Saksi Diperlakukan Seperti Tersangka, Laporan Diduga Dihalangi Oknum Polsek Simo
GEMPAR! Band Anak SD Guncang Seminar Nasional di Solo, Bukti Nyata Pendidikan Kreatif Tak Sekadar Teori
Momen Langka! Kapolrestabes Semarang Lama dan Baru Bersatu, Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Wali Kota Turut Hadir  

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:50 WIB

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Jumat, 10 April 2026 - 11:22 WIB

Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan

Rabu, 8 April 2026 - 23:03 WIB

BURUH SEKURITI MURKA! Dugaan Upah Tak Sesuai Kontrak hingga BPJS Mandek Gegerkan Pabrik di Tengaran  

Rabu, 8 April 2026 - 21:07 WIB

Ternyata! Dugaan Keterlibatan Bayan Gandu dalam Paguyuban Sumur Minyak Ilegal Kian Menguat, Publik Desak Transparansi  

Minggu, 5 April 2026 - 18:02 WIB

GEMPAR! Band Anak SD Guncang Seminar Nasional di Solo, Bukti Nyata Pendidikan Kreatif Tak Sekadar Teori

Minggu, 5 April 2026 - 16:42 WIB

Momen Langka! Kapolrestabes Semarang Lama dan Baru Bersatu, Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Wali Kota Turut Hadir  

Sabtu, 4 April 2026 - 17:10 WIB

Bongkar Kejahatan Subsidi! Mafia Gas di Karanganyar Raup Omzet Miliaran, Isi Tabung Dikerok, Warga Jadi Korban  

Berita Terbaru