Heboh! Lagi-lagi RSI Banjarnegara Memulangkan Pasien Hipertensi, DM Dan Suspec Yang Seharusnya Di Rawat Inap 

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 4 Agustus 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA| PortalindonesiaNews.Net – Heboh! Lagi-lagi RSI Banjarnegara Memulangkan pasien diagnosa Hipertensi, DM dan Suspec pada hari Sabtu, 02/08/2025

Pasien atas nama Turwanti dari Desa Danakerta 03/08, degan riwayat HIPERTENSI dan DM, juga Suspec kedua kaki sudah tidak bisa di gerakan dengan normal, dan kondisinya lemas sakit ulu hati dan mual, maka minta tolong ke relawan Yayasan Bumi Sehat Banjarnegara, untuk diantar ke Puskesmas, namun karena di Puskesmas Punggelan 1 kamar penuh maka di sarankan untuk di bawa ke RS.

Nursoleh relawan Yayasan Bumi Sehat dan juga awak media Wartaindonesianews.co.id, yang mengantarkan ke Puskesmas Punggelan 1, karena kamar penuh dan pasien harus di rawat maka minta pengantar dari Pukesmas untuk ke RSI Banjarnegara.

READ  MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Namun sesampainya di RSI di Periksa oleh dokter IGD katanya tidak ada unsur kegawatan jadi tidak bisa di rawat inap.

Kemudian dia bawa ke Puskesmas Wanadadi 1dan di periksa oleh perawat Puskesmas Wanadadi 1, Namun tidak bersedia merawat inap karena ini pasien harus di rawat di RS dan di tangani dokter spesialis, karena ini Hipertensi, DM dan Suspec yang tidak terkontrol sejak bulan Februari 2025.

READ  Bursa Panas Calon Kapolri: 4 Jenderal Polisi Bintang Tiga Jadi Sorotan Publik

Warno Petugas Perawat IGD Puskesmas Wanadadi 1, setelah di konsulkan kepada dokternya, ini pasien harus di rawat di RS dengan riwayat penyakit Hipertensi, DM, Suspec dan kondisinya sudah lemah, termasuk kedua kakinya sudah tidak begitu respon.

READ  Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Maka dari Perawat Puskesmas Wanadadi Menghubungi PKU Muhammadiyah namun kamar penuh maka Pihak Puskesmas Menghubungi RSUD Hj Lesmanah Banjarnegara.

Setelah menunggu konfirmasi dari RSUD Hj. Lesmanah Banjarnegara, hasilnya di terima rawat inap, karena rujukan Puskesmas harus sesuai SOP maka harus di antar dengan Ambulance Puskesmas Wanadadi 1.

READ  Layanan e-KTP Blora Lumpuh: Tokoh Masyarakat Sebut "Hak Konstitusional Warga Ikut Tumbang"

Nursoleh awak media wartaindonesianews.co.id juga menghubungi Humas RSI Banjarnegara via WhatsApp, dan menyampaikan akan di evaluasi lagi menegmem IGD, aga supaya tidak seperti itu lagi.

Kemudian dari wartaindonesianews.co.id juga langsung menghubungi Karu IGD Suyanto Via WhatsApp namun tetap gagal ga bisa di rawat inap di RSI Banjarnegara, maka kesimpulannya yang bisa di rawat di RSI itu pasien yang sudah parah banget.

READ  Koalisi 13 Parpol Siap Menangkan Robby-Nina di Pilkada Salatiga, Gerindra Gabung Menit Terakhir

Nursoleh darin relawan Yayasan Bumi Sehat Banjarnegara berharap jika ada pasien yang kondisinya seperti Turwanti yang riwayat HIPERTENSI, DM, Suspec lemas mual dan kedua kakinyapun sudah tidak begitu respon, seperti yang di terangkan oleh petugas perawat Puskesmas Wanadadi 1, tolong di rawat bukannya di pulangkan dengan alasan tidak ada Kedaruratan ternyata di RSUD Hj. Lesmanah bisa diterima rawat inap.

READ  Cinta Lintas Negara: Gadis Salatiga Dipersunting Warga Negara Turki, Jadi Sorotan Publik

Terakhir kami tanyakan kepada pemiarsa dengan riwayat HIPERTENSI, DM Suspec, mual dan kaki juga sudah tidak begitu respon/respek, ko RSI Banjarnegara tidak mau merawat Inap?

 

 

Editor: iskandar

Berita Terkait

DEBT COLLECTOR “MATA ELANG” BERLIKU DI JALAN SALATIGA-SEMARANG! Penarikan Paksa kendaraan bermotor maupun mobil, ELBEHA Barometer Desak Aparat Bertindak Tegas  
Memanas! Dilaporkan di Dua Polres, Eks DPRD Temanggung dalam Peristiwa Karaoke Bandungan Pasrah dan Siap Laporan Balik Dugaan Pemerasan
Polres Salatiga Gelar Latihan Kontinjensi, Tampilkan Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Kamtibmas di Hadapan Forkopimda
DIRGAHAYU KOPASSUS: “Jiwa Komando” Tak Pernah Pensiun, Pengabdian Terus Menyala
TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  
SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!
GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH
Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:56 WIB

DEBT COLLECTOR “MATA ELANG” BERLIKU DI JALAN SALATIGA-SEMARANG! Penarikan Paksa kendaraan bermotor maupun mobil, ELBEHA Barometer Desak Aparat Bertindak Tegas  

Jumat, 24 April 2026 - 13:33 WIB

Memanas! Dilaporkan di Dua Polres, Eks DPRD Temanggung dalam Peristiwa Karaoke Bandungan Pasrah dan Siap Laporan Balik Dugaan Pemerasan

Jumat, 24 April 2026 - 03:20 WIB

Polres Salatiga Gelar Latihan Kontinjensi, Tampilkan Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Kamtibmas di Hadapan Forkopimda

Kamis, 23 April 2026 - 08:11 WIB

DIRGAHAYU KOPASSUS: “Jiwa Komando” Tak Pernah Pensiun, Pengabdian Terus Menyala

Rabu, 22 April 2026 - 18:13 WIB

SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!

Rabu, 22 April 2026 - 14:12 WIB

GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH

Rabu, 22 April 2026 - 08:15 WIB

Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  

Senin, 20 April 2026 - 13:57 WIB

MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata

Berita Terbaru