DPPPAPMD Datangi Rumah Korban Dugaan Bullying di Purworejo: Korban Harap Oknum Guru Segera Minta Maaf

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO|PortalindonesiaNews.Net  — Suasana haru menyelimuti kediaman M, siswa SMPN 3 Purworejo yang menjadi korban dugaan bullying oleh oknum guru, saat rombongan dari Dewan Pimpinan Pusat Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (DPPPAPMD) mendatangi rumahnya di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kutoarjo, Senin (27/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral, memastikan kondisi psikologis korban, serta menegaskan komitmen lembaga tersebut dalam mengawal kasus yang telah menyita perhatian publik Purworejo dan sekitarnya.

Dalam kesempatan itu, hadir Arindia Ramadhani, konselor UPT PPA, bersama Patria Jati, psikolog pendamping. Mereka melakukan asesmen langsung terhadap kondisi korban.

“Dari hasil pemeriksaan, kami melihat kondisi M sudah jauh lebih baik. Sebelumnya, korban mengalami trauma berat, kehilangan nafsu makan, dan sulit tidur,” ujar Arindia Ramadhani.

READ  Seminar Migas Nasional di Blora Soroti Implementasi Permen ESDM No.14 Tahun 2025 — LCKI Dorong Pengelolaan Sumur Rakyat Aman dan Transparan

Patria Jati menegaskan pihaknya akan terus memberikan pendampingan intensif hingga kondisi mental M benar-benar pulih.

“Kami siap mendampingi M kapan pun dibutuhkan. Tujuan kami agar M tidak kembali mengalami stres atau trauma berkepanjangan,” tegasnya.

READ  Sinergi TNI dan Warga SH Terate Cabang Kota Salatiga Pusat Madiun Hadir dalam Komsos Kreatif Korem 073/Makutarama

Meski kondisinya mulai stabil, M hingga kini belum siap kembali ke sekolah. Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui pendamping, ia berharap agar oknum guru yang diduga melakukan perundungan meminta maaf secara terbuka dan mengakui kesalahannya.

READ  Geger di Purworejo! Sekdes Didepak dari Grup WA Usai Bongkar Dugaan Bullying di Sekolah Negeri — Camat Kutoarjo Bungkam Seribu Bahasa!

“Korban hanya ingin ada kejujuran dan permintaan maaf dari oknum guru tersebut,” ungkap Arindia menyampaikan harapan korban.

Kasus ini sebelumnya menuai kecaman luas dari masyarakat, terutama setelah muncul laporan bahwa tindakan bullying yang dialami M berkaitan dengan dugaan keberanian orang tuanya mengungkap praktik pungutan liar di sekolah.

READ  John L Situmorang Sindir Keras Kasat Reskrim AKP Rizki Ari Budiyato: Keliru, Turunan BAP Tersangka Bukan Dokumen Negara!

Publik pun menuntut agar pihak sekolah dan dinas pendidikan tidak tinggal diam serta segera menindak tegas oknum guru yang terlibat agar memberikan efek jera.

DPPPAPMD menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan pemulihan korban hingga M mendapatkan keadilan yang layak.

“Kami tidak akan berhenti sampai korban benar-benar pulih dan pelaku bertanggung jawab,” tutup Arindia.

READ  Terendus Modus Ngangsu Pertalite di SPBU Klaten, Lampu Dimatikan Saat Pengisian — Dugaan Pembiaran Menguat Pembiaran Menguat

Semoga M segera pulih, dan kasus ini menjadi pelajaran penting bagi dunia pendidikan, bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat tumbuhnya karakter, bukanarena kekerasan atau intimidasi.

Laporan : Edwin

Berita Terkait

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  
Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:44 WIB

Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:26 WIB

Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Berita Terbaru