Diduga Tak Netral, Polsek Kalibawang Disorot dalam Perkara Fitnah yang Menimpa Johnson Erwin Sitohang

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : kanan Johnson Erwin Sitohang, ketika bersama angota polsek

Foto : kanan Johnson Erwin Sitohang, ketika bersama angota polsek

KULONPROGO | PortalindonesiaNews.Net — Dugaan kurangnya netralitas aparat kepolisian kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, tudingan tersebut mengarah kepada Polsek Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, terkait penanganan perkara yang dilaporkan oleh Johnson Erwin Sitohang, yang ironisnya disebut-sebut terjadi di lingkungan Polsek Kalibawang sendiri dan disaksikan oleh sejumlah petugas.

Menurut keterangan Johnson Erwin Sitohang, perkara bermula saat Petrus Supono meminta Polsek Kalibawang untuk bertindak sebagai fasilitator mediasi antara dirinya dengan Johnson. Mediasi tersebut kemudian dilaksanakan pada 1 April 2024 dan difasilitasi langsung oleh Polsek Kalibawang.

READ  Roadshow Bakti Telkomsel untuk Negeri: Dorong Guru & Siswa Melek AI dan Coding

Namun alih-alih menyelesaikan persoalan, mediasi tersebut justru diduga melahirkan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Johnson Erwin Sitohang, yang disinyalir dilakukan oleh Petrus Supono. Johnson menilai, dalam proses tersebut, aparat Polsek Kalibawang tidak menunjukkan sikap netral dan profesional sebagaimana yang seharusnya dilakukan oleh institusi penegak hukum.

READ  Polres Batang Diminta Bongkar Tuntas Jaringan STNK, Selendangan Begini Jelasnya 

“Atas kejadian itu, saya dan keluarga besar sangat dirugikan, baik secara materil maupun imateril. Nama baik saya tercemar, dan dampaknya meluas,” ungkap Johnson Erwin Sitohang.

Merasa dirugikan, Johnson Erwin Sitohang kemudian mengirimkan surat permintaan klarifikasi dan pertanggungjawaban kepada Polsek Kalibawang atas peristiwa yang menimpanya. Surat tersebut diketahui telah diterima oleh IPTU Yoseano Yudha, N.SH.

READ  Wapres Ma'ruf Resmikan 6 PLUT KUMKM: Akselerator Koperasi dan UMKM

Tak berhenti di situ, sebagai bentuk keseriusan dalam mencari keadilan, Johnson Erwin Sitohang juga telah menyerahkan tembusan laporan kepada Unit Paminal Polres Kulon Progo, yang diterima oleh Brigadir Wahyu Nurfitriyono, S.H. Langkah ini ditempuh agar dugaan pelanggaran netralitas dan kelalaian aparat dapat ditindaklanjuti secara internal dan objektif.

READ  Pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Liberia Joseph Nyuma Boakai di Bali, 2 September 2024

Johnson berharap Paminal Polres Kulon Progo dapat mengusut secara profesional dan transparan dugaan ketidaknetralan Polsek Kalibawang, serta memastikan seluruh anggota bekerja sesuai fakta dan kebenaran yang sebenarnya terjadi.

READ  Asap Ilegal Semakin Ngebul Usai Sosialisasi Polsek Babat Supat: Aktivis Curiga Ada ‘Koordinasi Terselubung’

“Saya berharap kejadian ini tidak terulang dan tidak ada lagi korban lain yang mengalami fitnah dan pencemaran nama baik secara kejam seperti yang saya alami,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Kalibawang maupun Polres Kulon Progo terkait dugaan tersebut. Publik kini menanti langkah tegas dan terbuka dari institusi kepolisian guna menjaga kepercayaan masyarakat serta menegakkan prinsip keadilan dan profesionalisme aparat penegak hukum.

Red/Time

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru