Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Salah satu proyek progam ungulan kabupaten Semarang

Foto Salah satu proyek progam ungulan kabupaten Semarang

KAB. SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Pembangunan infrastruktur ekonomi pedesaan melalui Gudang dan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga terus menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Januari 2026, progres fisik di puluhan titik strategis dilaporkan telah mencapai angka 60 persen, bahkan ada yang melampaui 80 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, mengungkapkan bahwa proyek besar ini menargetkan total 258 desa dan kelurahan. Rinciannya mencakup 208 desa dan 27 kelurahan di Kabupaten Semarang, serta 23 kelurahan di Kota Salatiga.

READ  CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

“Saat ini, dari total target tersebut, sebanyak 200 titik sudah mulai dibangun. Sebanyak 193 titik berlokasi di Kabupaten Semarang dan 7 titik di Kota Salatiga. Sementara 58 titik lainnya masih dalam tahap persiapan,” ujar Letkol Inf Guvta Koedoes, Sabtu (17/1/2026).

READ  ANAK DI BAWAH UMUR DI BOYOLALI DIDUGA DIANIAYA SEMBILAN REMAJA, KELUARGA MENUNGGU KEJELASAN PROSES HUKUM  

Perkembangan Signifikan di Sejumlah Titik

Data lapangan mencatat perkembangan signifikan pada 20 titik proyek yang progresnya telah melampaui 60 persen. Beberapa wilayah tersebut meliputi Desa Kawengan, Batur, Bergas Kidul, Wonorejo, Gentan, Candirejo, Kalisidi, Keji, Plumutan, Sraten, Ngadirejo, Kebon Agung, Nogosaren, Wates, Sumogawe, Samirono, Sidoharjo, Siwal, dan Klepu.

READ  GRIB Jaya DPC Blora Kecam Leletnya Hukum Kasus Ledakan Sumur Gendono: "Jangan Main Mata dengan Nyawa!"

Bahkan, progres paling pesat dilaporkan terjadi di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat. “Informasi untuk KDMP Desa Kalisidi, saat ini progresnya sudah menyentuh angka 80 persen lebih dan terus dimatangkan,” tambahnya.

READ  Seorang Wartawan Mengungkapkan Keprihatinan Mendalam: Kepolisian Negara Republik Indonesia Terus-Menerus Dijadikan Sasaran Kritikan yang Seringkali Bersifat Menuduh dan Hanya Berfokus pada Kekurangan

Dampak Ekonomi dan Pemberdayaan Warga

Pembangunan ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membawa dampak sosial instan bagi masyarakat. Kepala Desa Klepu, Djoko Purnomo, menyatakan bahwa di wilayahnya pembangunan telah mencapai 60 persen dan telah menyerap tenaga kerja lokal.

READ  Presiden Jokowi Terima Kunjungan Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka

“Dampak positif yang paling nyata adalah adanya penyerapan tenaga kerja dari warga setempat serta upaya pemberdayaan masyarakat desa,” kata Djoko. Ia menegaskan bahwa keterlibatan warga lokal adalah komitmen agar proyek ini menjadi stimulan ekonomi sejak masa konstruksi.

READ  Bupati Samosir Pimpin Apel Perdana 2024 Menekankan Kemaksimalan Program Kerja

Terkait potensi dampak negatif, Djoko memastikan kondisi di lapangan tetap kondusif. “Hingga saat ini belum ada dampak negatif. Kami terus melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan lancar tanpa merugikan lingkungan maupun aktivitas warga,” imbuhnya.

Visi Ketahanan Pangan

Gudang dan Gerai KDKMP diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya dalam memperkuat rantai pasok distribusi komoditas dari desa ke kota. Kodim 0714/Salatiga bersama instansi terkait terus melakukan monitoring intensif untuk memastikan seluruh titik selesai sesuai target guna mendukung ketahanan pangan dan penguatan struktur ekonomi perdesaan secara berkelanjutan.

(Laporan: Iskandar)

Berita Terkait

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa
CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan
Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru
TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka
15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka
KARMUBIT TERPILIH AKLAMASI! Hanura Batang Pasang Target Besar: Tambah Kursi DPRD hingga Tembus DPR RI
Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh
Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51 WIB

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:30 WIB

CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:15 WIB

TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:51 WIB

15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:23 WIB

Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Dinilai Gagal Memimpin dan Lemah Pengawasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana Dicopot

Berita Terbaru