Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketika Tim Hukum Menyambangi korban Disela persidangan Di pengadilan Negri kebumen 20/01/2026

Foto : Ketika Tim Hukum Menyambangi korban Disela persidangan Di pengadilan Negri kebumen 20/01/2026

KEBUMEN | PortalindonesiaNews.Net – Tabir kemunafikan di balik dinding Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen akhirnya runtuh. Terpojok oleh desakan publik dan laporan polisi, seorang oknum pegawai berinisial DI melakukan aksi “sandiwara” dengan mendadak mengakui penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang tahanan perempuan di hadapan awak media, Sabtu (27/12/2025).

Aksi pengakuan spontan DI ini dinilai bukan sebagai bentuk penyesalan tulus, melainkan upaya kepanikan untuk meredam kemarahan publik setelah borok kekuasaannya terendus media.

 

Keji: Tahanan Perempuan Dipukul dan Ditendang

Kekejaman DI terungkap setelah korbannya, DW, seorang tahanan perempuan yang seharusnya berada dalam perlindungan negara, justru dijadikan sasaran kekerasan fisik. DW diduga mengalami pemukulan dan tendangan brutal.

READ  Skandal Pelabuhan Tembilahan? Alih Fungsi Jadi “Pujasera” dan Pungutan Diduga di Luar Aturan, Publik Desak Audit Nasional

Tak ingin tinggal diam melawan arogansi oknum petugas tersebut, pihak keluarga telah menyeret kasus ini ke ranah hukum dengan nomor laporan Rekom/568/XII/SPKT di Polres Kebumen. Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari Satreskrim pun telah keluar, menandakan bahwa posisi pelaku kini semakin terdesak di ujung pidana.

READ  Diduga Pemdes Mangunrekso Acuhkan Keluhan Warga Dukuh Rumasan

Bukan Sekadar Kekerasan, Tapi Juga “Lintah Darat” Pungli

Dosa oknum di Rutan Kebumen tidak berhenti pada penganiayaan fisik. Investigasi lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan pemerasan yang sistematis.

READ  Sinergi TNI dan Warga SH Terate Cabang Kota Salatiga Pusat Madiun Hadir dalam Komsos Kreatif Korem 073/Makutarama

Pihak pelapor telah memegang bukti kuat berupa catatan transfer dana yang mengalir deras ke kantong-kantong oknum tak bertanggung jawab. Bukti ini menjadi tamparan keras bagi institusi Rutan, menunjukkan adanya mentalitas “lintah darat” yang memanfaatkan posisi lemah tahanan demi keuntungan pribadi.

READ  Perdana di Gunungpati! Ngobras ‘Semakin Akrab’ Jadi Wadah Kwarcab Kota Semarang Serap Aspirasi Andalan Ranting

Permintaan Maaf “Prematur” yang Diragukan

Publik mengecam aksi permintaan maaf DI yang baru muncul setelah laporan polisi berjalan dan media mencium kasus ini. Langkah tersebut dianggap sebagai taktik pengecut untuk mencari jalan damai demi menghindari jeruji besi.

READ  Kementerian PUPR DIGUGAT Ahli Waris ke PN Jakarta Timur

“Permintaan maaf secara manusiawi mungkin diterima, tapi hukum adalah harga mati. Kekerasan dan pemerasan ini adalah pengkhianatan terhadap mandat negara,” tegas perwakilan keluarga korban yang menolak kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

READ  Rutan atau Ruang Tekanan? Dugaan Penganiayaan dan Pungli di Rutan Kelas II B Kebumen Mengguncang Prinsip Pemasyarakatan

Desakan Pemecatan dan Proses Pidana Tanpa Pandang Bulu

Kini, publik mendesak Polres Kebumen dan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah untuk bertindak tegas. Tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan dan pemeras berbaju seragam di dalam institusi pemasyarakatan. Masyarakat menuntut agar:

READ  Hono Sejati Nakhodai Hanura Jateng: Era Baru Partai Modern yang "Milenial Friendly" dan Berbasis Hati Nurani

– DI dan rekan-rekan yang terlibat segera dipecat secara tidak hormat.

– Proses pidana dijalankan hingga tuntas tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

– Pembersihan besar-besaran terhadap oknum pejabat Rutan yang tutup mata atas praktik pungli ini.

Kasus ini menjadi bukti nyata betapa gelapnya tata kelola di Rutan Kebumen, di mana oknum petugas justru menjadi monster bagi mereka yang seharusnya dibina.

Laporan : Rudiyani

Berita Terkait

Bantah Tuduhan Pemberitaan Penyalahgunaan Gas Melon di Kandang Ayam, Widodo: Hanya Dititipkan Semalam
PENDAFTARAN PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA POLDA JAWA TENGAH DIBUKA – PT SURYA ARTHA WIGUNA JAMIN PENYALURAN KERJA  
DPD HILLSI DIY Gelar Rakerda 2026: Sinergi dan Profesionalisme LPK Jadi Kunci Dorong Kualitas SDM
Blora Butuh Kepastian Hukum! DPRD Dorong Pemkab Segera Selesaikan Perbup Industri  
Bawa Buku Nikah dan Sertifikat Tanah Saat Gugat Cerai, Suami di Bandungan Jadi Sorotan Publik  
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ubah Sampah Plastik Jadi BBM dan Paving Block: Inovasi Ramah Lingkungan Gemparkan Desa Sidomulyo!
Semarang Gandeng PT BLE: TPA Blondo Berubah Jadi Pembangkit Listrik, Izin Dikejar!
PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:14 WIB

Bantah Tuduhan Pemberitaan Penyalahgunaan Gas Melon di Kandang Ayam, Widodo: Hanya Dititipkan Semalam

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:47 WIB

PENDAFTARAN PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA POLDA JAWA TENGAH DIBUKA – PT SURYA ARTHA WIGUNA JAMIN PENYALURAN KERJA  

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:40 WIB

DPD HILLSI DIY Gelar Rakerda 2026: Sinergi dan Profesionalisme LPK Jadi Kunci Dorong Kualitas SDM

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:35 WIB

Blora Butuh Kepastian Hukum! DPRD Dorong Pemkab Segera Selesaikan Perbup Industri  

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:30 WIB

Bawa Buku Nikah dan Sertifikat Tanah Saat Gugat Cerai, Suami di Bandungan Jadi Sorotan Publik  

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:17 WIB

Semarang Gandeng PT BLE: TPA Blondo Berubah Jadi Pembangkit Listrik, Izin Dikejar!

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:47 WIB

PKP Jateng & DIY Dukung Program MBG untuk Anak Negeri, Soroti Pengaduan dan Laporan Asal-asalan

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Kasus Tanah Pondok Kopi, Polisi Diminta Usut Dugaan Permainan Aparat Penyidik

Berita Terbaru