“Yang sudah terjadi biarlah menjadi pelajaran. Yang belum terjadi jangan sampai terulang. Hari ini adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan menjadi lebih baik,” pesannya.
Pada sesi penyampaian materi, Kanit Reskrim Ipda Rian Panji Satria, SH., MH dari Polsek Gayamsari menjelaskan berbagai faktor penyebab tawuran pelajar dan keterlibatan remaja dalam kelompok gangster. Faktor internal seperti pencarian jati diri, kebutuhan pengakuan dari lingkungan sebaya, hingga ketidakmampuan menyelesaikan masalah secara tepat menjadi pemicu yang sering ditemukan. Sementara faktor eksternal berasal dari lingkungan keluarga, sekolah, serta pergaulan sehari-hari.
Ia juga menjelaskan dampak negatif yang ditimbulkan tawuran, mulai dari risiko cedera fisik, terganggunya proses pendidikan, menurunnya moralitas pelajar, hingga memudarnya nilai toleransi dan kepedulian sosial.





