BOYOLALI | PortalindonesiaNews.Net – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang disertai pembacokan serta pembakaran sepeda motor terjadi di depan sebuah pabrik triplek di wilayah Trosobo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, sekitar pukul 00.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, dua remaja dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka adalah Nanda Victoria Perdana, warga RT 03/RW 01, Desa Simo, Kecamatan Simo, dan Rizal Ulil Al Bab, warga Dukuh Titang, Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.
Selain mengalami luka akibat dugaan senjata tajam, sepeda motor yang digunakan para korban juga dilaporkan dibakar oleh pihak yang diduga sebagai pelaku.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden terjadi pada dini hari. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab maupun motif dugaan penyerangan tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Kuasa hukum para korban, Tri Septa Bayu Anggara, S.H., dari Kantor Hukum Suara Masyarakat Bersama Law Firm, mengecam keras dugaan aksi kekerasan tersebut dan meminta aparat penegak hukum bertindak tegas.
“Kami mengecam keras segala bentuk aksi kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius serta pembakaran kendaraan. Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas perkara ini, menangkap seluruh pelaku tanpa pandang bulu, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi memberikan rasa keadilan bagi para korban,” tegas Tri Septa Bayu Anggara.
Pihak kuasa hukum juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut atau memiliki informasi, foto, maupun rekaman video yang berkaitan dengan kejadian agar bersedia memberikan keterangan kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan kasus.
Sementara itu, kedua korban telah memperoleh penanganan medis. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan para saksi, serta mengidentifikasi para pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.
Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan perkara. Berita akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
Laporan : Iskandar






