Gebrakan Baru, Aria DIGI dan Jogja IT Com Kolaborasi Dampingi Siswa SMK Koperasi Yogyakarta dalam Program Kewirausahaan

- Kontributor

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA | Portalindonesianews.net – Bertempat di Ruang Kolaborasi Lantai 2, Sumur Miring, Kampus ISI Yogyakarta, sebuah langkah kolaboratif berskala besar resmi dimulai pada Senin (29/6/2026). Aria DIGI bersama Jogja IT Com mendapatkan amanah dari SMK Koperasi Yogyakarta untuk melaksanakan program pendampingan kewirausahaan bagi para siswa-siswi dari SMK Koperasi Yogyakarta.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB ini berjalan dengan lancar, penuh khidmat, dan diselimuti suasana kekeluargaan. Program ini menjadi sangat spesial karena untuk pertama kalinya dilaksanakan kolaborasi lintas jurusan yang melibatkan siswa dari berbagai latar belakang kompetensi, mulai dari jurusan DKV, AKL, BDP (Bisnis Daring dan Pemasaran), hingga Bisnis Digital. Di bawah arahan Kepala Sekolah SMK Koperasi Yogyakarta, Pak Aris, sebanyak 13 siswa pilihan (terdiri dari 9 siswi putri dan 4 siswa putra) ikut serta dalam pelatihan intensif ini.

                            Foto : istimewa

Kolaborasi Teori dan Praktik Bersama Praktisi Industri

Selama program berlangsung, para siswa dibimbing langsung oleh tim ahli dari kedua kolaborator. Tim Aria DIGI diwakili oleh Aria (Owner Aria DIGI), Mas Eko, dan Mas Sahlan. Sementara dari tim Jogja IT Com, hadir Mbak Fitri, Mbak Fare, Mas Zul, Mas Zaki, dan Mas Adi. Seluruh mentor merupakan praktisi aktif di bidang bisnis digital dan Vibe Coding.

READ  Parijan Keris: Dedikasi 25 Tahun Melestarikan Budaya Adiluhung di Banyusumurup
                             Foto : istimewa

Kolaborasi ini dirancang agar para siswa tidak hanya diberi pelajaran teori kewirausahaan di dalam kelas, melainkan langsung terjun ke lapangan serta mengajak kolaborasi juga bersama anggota DPC HIPPI Bantul, Bu Nuning sebagai pelaku UMKM. Bu Nuning, yang memiliki lapak di Lapangan Paseban Bantul dan Lapangan Sultan Agung Bantul, akan memberikan tempat lapaknya agar siswa-siswi SMK Koperasi Yogyakarta juga bisa mencoba pengalaman berjualan di lapak yang sudah disiapkan tersebut. Program yang akan berjalan selama 3 bulan (Juli, Agustus, dan September) ini menerapkan metode 20% Materi dan 80% Praktik Lapangan.

                          Foto : istimewa

“Kami mengkolaborasikan bidang Vibe Coding dan bisnis digital. Siswa diajarkan bagaimana merancang website statis yang kekinian dari tampilan desain website, memiliki warna terang, dan citra yang kuat hanya dalam waktu 2 hingga 4 jam. Website kompro (profil perusahaan) atau katalog ini nantinya menjadi senjata utama agar produk lokal mereka bisa dikenal dari Yogyakarta hingga ke 38 provinsi di seluruh Nusantara,” ujar perwakilan tim mentor.

READ  Gebyar Halal dan UMKM Ekraf di Taman Pintar memanfaatkan ramainya wisata keluarga untuk memperkuat ekonomi pelaku usaha lokal.

Strategi Online dan “Rasa Marketing” di Lapangan

Selain dibekali kemampuan teknis membuat website dan memanfaatkan platform online (seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, Google Maps, dan marketplace), para siswa juga ditantang untuk mengasah kemampuan offline.

                               Foto : istimewa

Setiap minggunya, siswa akan melakukan open booth langsung di berbagai lokasi strategis di Bantul dan Yogyakarta, seperti Lapangan Paseban Bantul, Lapangan Sultan Agung Bantul, dan Pasar Kangan TBY (Taman Budaya Yogyakarta). Melalui praktik langsung ini, siswa diajarkan konsep “Rasa Marketing”, yaitu bagaimana melayani, menyenangkan, dan memperlakukan konsumen layaknya keluarga sendiri demi menciptakan repeat order (pesanan berulang) hingga lebih dari 10 sampai 20 kali per konsumen.

Membidik Omset Ratusan Juta dan Pendirian Legalitas Usaha

Aria selaku owner dari Aria DIGI menegaskan bahwa modal utama untuk bangkit dan sukses di dunia wirausaha tidak selalu soal uang yang besar. Dengan modal gawai (handphone), modal minimal, serta niat dan tekad yang kuat untuk bangkit, para siswa didorong untuk mampu menciptakan nilai ekonomi (value) sendiri. Targetnya tidak main-main, yaitu menciptakan perputaran omset mulai dari Rp1 Juta, Rp5 Juta, Rp10 Juta, hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya.

READ  Gelar Seni Budaya IPI Semarang Berlangsung Meriah, Ketua Dewan Pembina Tekankan Pelestarian Budaya sebagai Penguat Identitas Bangsa

Tidak hanya berhenti pada kemampuan jualan, program ini juga memberikan dampak jangka panjang bagi masa depan siswa di dunia industri (Dudika). Selama tiga bulan pendampingan, Aria DIGI dan Jogja IT Com berkomitmen untuk membantu memfasilitasi para siswa dalam mendirikan legalitas hukum untuk usaha mereka, baik dalam bentuk PT Perorangan, CV Umum, hingga PT Umum.

Melalui ruang kolaborasi ini, siswa SMK Koperasi Yogyakarta diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi wirausahawan muda yang mandiri, berlegalitas resmi, dan mampu mendiskusikan berbagai studi kasus bisnis secara nyata bersama para praktisi di Ruang Kolaborasi antara Aria DIGI dan Jogja IT Camp.

(Red / Erwin )

Berita Terkait

Polrestabes Semarang Sita Lebih dari 10,3 Kilogram Sabu Selama Semester I 2026, Ungkap Jaringan Pengedar hingga DPO
Melalui Seni dan Budaya, Refleksi 125 Tahun Bung Karno Hidupkan Semangat Nasionalisme di Blora
Gebyar Halal dan UMKM Ekraf di Taman Pintar memanfaatkan ramainya wisata keluarga untuk memperkuat ekonomi pelaku usaha lokal.
Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Polrestabes Semarang Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Panggung Bintang Menanti! Lomba Menyanyi ‘Bersuara Kita Maju’ Siap Guncang Plaza Ambarrukmo Yogyakarta
Hari BhayangkaraSambut ke-80, Polrestabes Semarang Gelar Donor Darah dan Bhakti Kesehatan untuk Ratusan Warga di Pasar Johar
Polrestabes Semarang Ungkap Pencurian Tujuh Telepon Genggam di Stadion Citarum, Pelaku Ditangkap di Bandung Barat
Regenerasi Bergada Rakyat Warungboto Dimulai: Pelatihan Tata Lampah dan Aba-Aba Perkuat Warisan Budaya Yogyakarta

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:11 WIB

Polrestabes Semarang Sita Lebih dari 10,3 Kilogram Sabu Selama Semester I 2026, Ungkap Jaringan Pengedar hingga DPO

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:44 WIB

Gebrakan Baru, Aria DIGI dan Jogja IT Com Kolaborasi Dampingi Siswa SMK Koperasi Yogyakarta dalam Program Kewirausahaan

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:35 WIB

Melalui Seni dan Budaya, Refleksi 125 Tahun Bung Karno Hidupkan Semangat Nasionalisme di Blora

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:55 WIB

Gebyar Halal dan UMKM Ekraf di Taman Pintar memanfaatkan ramainya wisata keluarga untuk memperkuat ekonomi pelaku usaha lokal.

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:19 WIB

Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Polrestabes Semarang Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Senin, 29 Juni 2026 - 15:30 WIB

Hari BhayangkaraSambut ke-80, Polrestabes Semarang Gelar Donor Darah dan Bhakti Kesehatan untuk Ratusan Warga di Pasar Johar

Senin, 29 Juni 2026 - 15:21 WIB

Polrestabes Semarang Ungkap Pencurian Tujuh Telepon Genggam di Stadion Citarum, Pelaku Ditangkap di Bandung Barat

Senin, 29 Juni 2026 - 12:26 WIB

Regenerasi Bergada Rakyat Warungboto Dimulai: Pelatihan Tata Lampah dan Aba-Aba Perkuat Warisan Budaya Yogyakarta

Berita Terbaru

Foto : peringatan Refleksi 125 Tahun Bung Karno bertema

600 peserta meriahkan Polres Semarang Bhayangkara Fun Run

Melalui Seni dan Budaya, Refleksi 125 Tahun Bung Karno Hidupkan Semangat Nasionalisme di Blora

Selasa, 30 Jun 2026 - 14:35 WIB