Jakarta|PortalIndonesiaNews – Perwakilan Paguyuban Petani Tebu Kabupaten Blora mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, guna menyampaikan berbagai persoalan yang muncul akibat berhentinya operasional PT. Gendhis Multi Manis (GMM), Selasa (9/6/2026).
Audiensi tersebut mendapat respons positif dari sejumlah anggota DPR RI lintas fraksi yang berjanji mengawal penyelesaian persoalan hingga ke tingkat kementerian.
Terhentinya aktivitas produksi PT. GMM akibat gangguan pada mesin boiler dinilai telah menimbulkan dampak luas terhadap perekonomian masyarakat Blora.
Tidak hanya petani tebu yang kesulitan menjual hasil panennya, sejumlah sektor lain seperti tenaga kerja pabrik, sopir angkutan, buruh bongkar muat, pedagang kecil, hingga pelaku usaha lokal turut merasakan imbasnya.
Dalam pertemuan tersebut, aspirasi petani diterima oleh Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Rina Sa’adah.
Ia menegaskan bahwa persoalan yang terjadi tidak bisa dipandang semata-mata sebagai kendala teknis perusahaan, melainkan telah berkembang menjadi persoalan ekonomi rakyat yang membutuhkan perhatian serius pemerintah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






