Semarang | PortalIndonesiaNews.Net – Pusat Koperasi Kepolisian Daerah (PUSKOPOLDA) Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan, tutup buku tahun 2025 dan bertepatan berakhirnya masa bakti pengurus dan sekaligus pemilihan pengurus, Rabu (13/5/2026).
Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
AKBP Suhirman (purnawirawan), mengucapkan terimakasih kepada Pengawas, Pengurus dan Anggota Primer Koperasi se- Jawa Tengah yang telah membantu dan menyukseskan program kerja selama periode 2023-2026, sehingga dalam laporan Audit Eksternal dari Akuntan Publik Raharja, mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Atas dasar laporan yang kami kirimkan berupa PDF maupun bentuk fisik Buku, tetap harus dikritisi untuk perbaikan kedepan.
Sambutan: Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah
Sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Rapat Anggota Tahunan ini diselenggarakan tepat waktu, mengingat dari sekian banyak Koperasi di Jawa Tengah ini yang aktif, baru berkisar 40% yang sudah melaksanakan RAT.
Dinas bertugas mengawasi semua Koperasi yang ada di seluruh Jawa Tengah. Koperasi Sekunder termasuk Koperasi yang tingkat risikonya relatif rendah bila dibandingkan dengan Koperasi Simpan Pinjam yang menghimpun dana pihak ke 3, ini sangat rawan, maka dalam perijinan dinas bekerjasama dengan lembaga penanaman modal dan KSP ini harus mendapatkan pengawasan yang ketat.
Pada usaha PUSKOPPOLDA JATENG relatif berisiko rendah karena Simpan Pinjam yang ada outstandingnya sangat kecil hanya sebesar Rp 500 juta bila dibandingkan dengan total aset Koperasi.
Dengan dilakukan pemeriksaan melalui Akuntan Publik Raharja, yang legitimet, kredibel dan akuntabel, bahwa PUSKOPOLDA JATENG mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian . Ini sangat membanggakan bagi kita semua, bahwa PUSKOPOLDA JATENG telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatuhan.
SHU: PUSKOPPOLDA JATENG Tahun 2025 Meningkat
Suhirman, Ketua Koperasi Kepolisian Daerah (PUSKOPPOLDA) Jawa Tengah menyampaikan bahwa usaha yang dirintis dan dikembangkan antara lain Gas (LPG) 3 kg, Kain Seragam, Atribut dan usaha lainnya, telah menorehkan pendapatan sebesar Rp 7,219 milyar dan biaya operasional sebesar Rp 6,929 milyar, sehingga Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 290 juta, artinya bila dibandingkan dengan tahun lalu telah mengalami peningkatan.
Dari perolehan tahun ini, sebagai modal semangat masa kerja periode tahun 2026 – 2029, untuk terus memacu mengembangkan usaha dan bekerja keras agar lebih baik.
Formatur Melantik Pengurus Terpilih
Ketua Formatur memandu jalannya pemilihan pengurus periode 2026 – 2029, secara aklamasi terpilih pengurus baru, dengan susunan sebagai berikut :
Ketua : Suhirman
Sekretaris : Sugito
Bendahara : Panut Subagyo
menyatakan kesanggupannya untuk menjalankan tugas.
Langsung dilantik oleh Ketua Formatur dan mengucapkan sumpah jabatan untuk periode selanjutnya 2026 – 2029.

Program Kerja Periode 2026 – 2029
Pada paparan program kerja pengurus terpilih, akan mengembangkan dan meningkatkan yang sudah ada dan melakukan penambahan baru.
Adapun usulan dari Ketua Penawas Hartono , yaitu agar Pengurus dan Karyawan untuk diikutkan dalam BPJS Ketenagakerjaan.
“Dengan diikutkan dalam BPJS Ketenagakerjaan, maka semua pengurus mendapatkan perlindungan kecelakaan kerja dan hari tua”, pungkas Hartono.
Program BPJS Ketenagakerjaan akan dimasukkan dalam rencana kerja masa bakti kepengurusan periode 2026-2029.

Sumbang Saran: Anggota Primkoppol
Primkoppol Magelang:
Menyampaikan bahwa laporan dapat diterima karena sudah sesuai mekanisme sebagaimana mestinya.
Bahwa di Magelang ada 2 Primkoppol yaitu Kabupaten Magelang dan Kota Magelang, oleh karenanya ditinjau ulang yang berkaitan dengan iurannya.
“Mengingat kondisi keuangan, maka perlu dilakukan efisiensi, berkaitan dengan pembelian alat transportasi baru, diharapkan dilaksanakan secara bijak”, ujarnya.
Primkoppol Grobogan:
Untuk aset tanah dan bangunan agar perhitungkan kembali, mengingat sudah sejak 2014 hingga sekarang tidak ada perubahan.
Primkoppol Wonogiri:
“Dalam pos anggaran tertera pos Sosial dan pendidikan, selama ini belum pernah PUSKOPPOLDA menyelenggarakan pendidikan tentang perkoperasian yang melibatkan Prim-Prim, oleh karena itu agar diselenggarakan pendidikan dengan melibatkan semua Stakeholder dan dinas terkait, sehingga kesempatan bertemu antar anggota tidak hanya pada saat RAT saja”, tegasnya.
Sugito , sekretaris PUSKOPPOLDA JATENG, menjawab masukan dan koreksi dari anggota, sangat berterima kasih dan bermanfaat untuk perbaikan PUSKOPPOLDA JATENG mendatang, ujarnya.
Yang berkaitan dengan pendidikan perkoperasian, pada periode ini akan kami laksanakan sebagai program kerja.
Penutup
“Perjalanan usaha PUSKOPPOLDA JATENG, telah mengalami pasang surut, pada momen saat ini perekonomian sedang mengalami kelesuan, bisa tumbuh itu luar biasa. Pencapaian itu tentu dijalankan penuh keyakinan, kerja keras dan disiplin”, pungkas Suhirman.
(Budi Semawis)
###






