Air Mata di Balik Gugatan Keluarga: Donny Hutapea Tegaskan Tak Pernah Menyangkal Orang Tua Kandung

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA | PortalindonesiaNews.Net – Perselisihan keluarga yang seharusnya menjadi ruang kasih berubah menjadi perkara hukum. Di tengah gugatan dari saudara kandungnya, Donny Hutapea angkat bicara, dengan suara bergetar, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menuduh atau menyangkal orang tua kandungnya.

“Saya tidak pernah menyangkal bapak dan ibu kandung saya,” ujar Donny dengan nada emosional saat memberikan keterangan melalui tim kuasa hukum dari Kantor Hukum John L. Situmorang & Partners.

Gugatan yang Mengoyak Ikatan Saudara

Perkara ini bermula dari penjualan rumah milik orang tua angkat Donny, yang kemudian memicu gugatan dari adik-adiknya. Namun menurut Donny, pokok persoalan kini bergeser menjadi serangan pribadi terhadap status dan identitas dirinya dalam keluarga.

READ  Skandal Tanah Teloyo Klaten Meledak: Kapolres Hingga Kapolri Diseret ke Praperadilan!

Ia mengaku heran karena isu yang berkembang seolah-olah dirinya tidak mengakui orang tua kandung, padahal persoalan utama hanyalah soal hak atas rumah milik orang tua angkatnya.

READ  Berkedok “Sumbangan”, SMPN 3 Purworejo Diduga Jalankan Praktik Tipu Muslihat Terstruktur — Sugiyono SH: Bukti Lemahnya Penegakan Hukum!

“Saya digugat karena menjual rumah milik bapak tua dan mamak tua saya. Tapi sekarang seolah-olah saya anak yang tidak mengakui orang tua kandung. Itu yang membuat saya sangat sedih,” ungkapnya.

READ  Skandal Pendidikan Kebumen: DPRD dan Dinas Pendidikan Diduga Tutup Mata Soal Pungli dan Komite Sekolah

Diangkat Sejak Kecil, Dibesarkan dengan Kasih

Donny menjelaskan bahwa sejak kecil dirinya telah diangkat secara sah sebagai anak oleh T.M. Hutapea dan R. Silalahi. Status tersebut diperkuat melalui akta kelahiran serta surat keterangan ahli waris yang sah secara administratif.

READ  Dari Jadi hakim, rektor hingga ketua DPD partai Hanura Jateng Kanjeng Hono Raih PROFESI AWARD 2026 dimalam rekor Spetakuler

Sejak masa kanak-kanak, ia tinggal dan dibesarkan oleh orang tua angkatnya. Bahkan, menurut keterangan para saksi baik dari pihak penggugat maupun tergugat, lingkungan keluarga besar mengenalnya sebagai bagian utuh dari keluarga angkat tersebut.

“Semasa hidupnya, Opung selalu menyebut saya cucunya. Bahkan di batu nisan pun tertulis ‘Opung Donny Hutapea’,” jelasnya.

READ  SBU Dicabut, Tapi Masih Menang Tender! Dugaan Permainan Kotor di Proyek Rehab Gedung DPRD Kabupaten Semarang

Pertanyaan yang Mengundang Simpati Publik

Dalam pernyataannya, Donny juga mempertanyakan alasan gugatan tersebut. Menurutnya, apabila memang ada keberatan atas penjualan rumah, pihak yang paling berhak menyampaikan keberatan adalah ibu angkatnya, R. Silalahi, yang hingga kini masih hidup.

“Kalau ada yang keberatan, seharusnya ibu saya sendiri yang menyampaikan, bukan orang lain, apalagi adik-adik saya. Ada apa sebenarnya di balik semua ini?” katanya.

READ  Putusan Praperadilan Adi Ricardi Ditolak! Sopir Truk Geruduk Pengadilan, Dugaan Kejanggalan Mengemuka

Pertanyaan itu kini menjadi perhatian publik, karena perkara ini bukan sekadar sengketa aset, tetapi juga menyangkut hubungan darah, pengorbanan, dan identitas seorang anak di tengah keluarga.

READ  Reformasi Polri Dipertanyakan Usai Skandal Intimidasi Jurnalis di Jambi

Luka yang Tak Terlihat di Ruang Sidang

Kasus ini menunjukkan bahwa konflik hukum dalam keluarga sering kali meninggalkan luka yang lebih dalam dibandingkan sekadar putusan pengadilan. Di balik berkas perkara dan argumentasi hukum, ada kisah tentang seorang anak yang merasa harus mempertahankan kehormatan orang tua yang membesarkannya sekaligus menjaga hubungan darah yang kini retak.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

KOMEDI DI NEGERI AWAK: CELOSIA “TERBANG” TANPA SAYAP IZIN, PEMKAB SEMARANG DAN DPRD SEPERTI NONTON DRAMA KOREA! ADA APA SEBENARNYA?   
RESMI “NAIK KELAS”! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA “CIPU-CIPU”!
MOMEN BERSYARATKAN! PKDI KABUPATEN SEMARANG RESMI DIKUKUHKAN, SIAP BERKARYA 5 TAHUN KEDEPAN! 
BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  
MC “Dinamit” Bikin Suasana Cair, Seniman pun Ikut Bernyanyi!
Kocak tapi Serius! Niat Buang Barang Bukti ke Septiktank, Malah “Dipungut” Petugas Pakai Jasa Sedot WC
TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  
Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:51 WIB

KOMEDI DI NEGERI AWAK: CELOSIA “TERBANG” TANPA SAYAP IZIN, PEMKAB SEMARANG DAN DPRD SEPERTI NONTON DRAMA KOREA! ADA APA SEBENARNYA?   

Selasa, 14 April 2026 - 16:14 WIB

RESMI “NAIK KELAS”! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA “CIPU-CIPU”!

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

MOMEN BERSYARATKAN! PKDI KABUPATEN SEMARANG RESMI DIKUKUHKAN, SIAP BERKARYA 5 TAHUN KEDEPAN! 

Senin, 13 April 2026 - 10:45 WIB

BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WIB

MC “Dinamit” Bikin Suasana Cair, Seniman pun Ikut Bernyanyi!

Jumat, 10 April 2026 - 22:50 WIB

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Jumat, 10 April 2026 - 11:22 WIB

Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan

Berita Terbaru