Jaga Kekhusyukan Natal, GABSI Sepakat Tunda Aksi Demo Besar-besaran di Kabupaten Semarang

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ketika pertemuan Berlangsung

Foto : ketika pertemuan Berlangsung

UNGARAN | PortalindonesiaNews.Net – Rencana aksi demonstrasi yang sedianya digelar oleh koalisi besar GABSI (Gerakan Aksi Ormas, LSM, dan Wartawan) pada 21 Desember 2025 resmi diputuskan untuk ditunda. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Langkah simpatik ini merupakan hasil mediasi yang difasilitasi oleh Ketua Cabang PSHT Pusat Madiun, Sulistiono, di Pendopo Gondoriyo, Kecamatan Bergas. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Intelkam Polres Semarang AKP Roy Demo Pradita, KBO Sat Intelkam Iptu Totok Setyo Utomo, serta jajaran pimpinan GABSI.

Menghargai Toleransi, Bukan Membatalkan Aspirasi

Sekjen GABSI, Winarno Bg, menegaskan bahwa penundaan ini murni didasari pertimbangan moral untuk menjaga kondusivitas wilayah Semarang selama hari besar keagamaan. Namun, ia menekankan bahwa gerakan ini tetap akan berjalan setelah masa Nataru usai.

“Aksi Demo Celosia yang direncanakan 21 Desember kami undur, bukan dibatalkan. Kami menghormati saudara-saudara kita yang akan merayakan Natal serta demi kelancaran arus lalu lintas selama libur akhir tahun,” tegas Winarno.

READ  Blora Butuh Kepastian Hukum! DPRD Dorong Pemkab Segera Selesaikan Perbup Industri  

Hal senada disampaikan oleh Ketua Harian GABSI, Setiawan. Ia memastikan bahwa seluruh elemen media online dan lembaga yang tergabung dalam GABSI tetap solid.

“Setelah masa Nataru selesai, aksi akan kembali dilanjutkan tanpa henti. Ini adalah bentuk konsistensi kami dalam menyampaikan aspirasi,” ujar Setiawan.

Apresiasi dari Kepolisian

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Intelkam AKP Roy Demo Pradita, memberikan apresiasi tinggi atas kedewasaan berorganisasi yang ditunjukkan oleh GABSI.

READ  Kasus YY, YD & ARF: Bantahan MRN Picu Polemik, Publik Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Janji Bebaskan Perkara

“Kami meminta seluruh lapisan masyarakat, termasuk rekan-rekan GABSI, untuk bersama menjaga toleransi. Penundaan kegiatan massa ini sangat penting agar umat Kristiani dapat beribadah dengan khusyuk dan wisatawan dapat melintas di Kabupaten Semarang dengan aman,” tutur AKP Roy.

Langkah Strategis ke DPRD

Sembari menunggu masa libur akhir tahun usai, GABSI tidak tinggal diam. Mereka berencana memperkuat basis administratif dengan melayangkan surat resmi ke Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kabupaten Semarang terkait tuntutan yang akan mereka usung dalam aksi mendatang.

READ  Wawan Pramono Pimpin Tani Merdeka Jateng: Petakan Potensi Pertanian, Garap Lahan Tidur, dan Rangkul Petani Milenial

Keputusan penundaan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Semarang, menunjukkan bahwa di tengah panasnya tensi penyampaian pendapat, nilai-nilai toleransi dan persaudaraan di Bumi Serasi tetap menjadi prioritas utama.

Tips Menambah Perhatian Publik (Viralitas):

Foto/Visual: Gunakan foto saat momen “salaman” atau mediasi antara aparat kepolisian, tokoh PSHT, dan pimpinan GABSI untuk menunjukkan kesan damai.

READ  Megawati: "Ngapain Saya Disuruh Dukung Anies, Mau Nggak Nurut Sama PDIP?

Headline Alternatif: “Demi Kelancaran Natal, GABSI Pilih ‘Rem Darurat’ Aksi Demo di Kabupaten Semarang.”

Laporan: Iskandar

Berita Terkait

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  
MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:54 WIB

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Berita Terbaru