GRIB JAYA ANCAM KERAHKAN MASSA! BLORA DARURAT HUKUM DI SUMUR MAUT

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa

Foto istimewa

BLORA | PortalindonesiaNews.Net – Kesabaran DPC Grib Jaya Blora benar-benar mencapai puncaknya. Setelah secara resmi melayangkan laporan keras ke Polres Blora pada Rabu (10/12/2025) terkait aktivitas tambang minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, kini organisasi tersebut meningkatkan tekanan dengan ancaman tegas: jika penegakan hukum tak bergerak cepat, Grib Jaya siap menggerakkan aksi massa besar-besaran.

Laporan ini ditujukan pada lokasi yang dijuluki “Sumur Maut”—tempat insiden kebakaran mengerikan yang menewaskan lima warga. Hingga saat ini, kemandekan kasus kematian korban dan terus beroperasinya tambang ilegal menjadi pemicu kemarahan publik yang semakin meluap.

Tamparan Keras: Hukum Tumpul, Nyawa Diabaikan

Ketua DPC Grib Jaya Blora, Dwi Jatmiko, menegaskan bahwa laporan resmi ini hanyalah permulaan.

“Kami tidak hanya melaporkan, kami menuntut keadilan. Lima nyawa warga Blora hilang sia-sia, dan hingga detik ini, belum ada satu pun tersangka! Ini bukan hanya kelalaian, ini adalah penghinaan terhadap hukum dan kemanusiaan! Kami memiliki bukti visual bahwa pengeboran ilegal masih berjalan, seolah kematian itu tidak berarti apa-apa,” kecam Dwi Jatmiko dengan nada berapi-api.

Pernyataan ini muncul menyusul kekecewaan atas lambatnya proses hukum, bahkan setelah Bupati Blora, Arief Rohman, secara eksplisit meminta penghentian total aktivitas ilegal pasca-musibah.

READ  Karyawan Berprestasi PT Uni Group Dijebloskan ke Kasus Janggal: Penyidik dan Perusahaan Diduga Main Mata!

Batas Waktu dan Ultimatum Grib Jaya

Humas DPC Grib Jaya Blora, Isa Yuli Harianto, memberikan ultimatum yang jelas kepada Polres Blora.

“Polres Blora telah menerima laporan kami dan berjanji akan memprosesnya. Tetapi, kami tegaskan, janji manis saja tidak cukup! Kami menuntut tindakan nyata dan penegasan status tersangka dalam kasus kematian lima korban, sekaligus penghentian total dan penyitaan seluruh peralatan tambang ilegal di Desa Gandu,” tegas Isa.

Jika dalam waktu dekat (mereka) tidak melihat tindakan hukum yang substansial dan transparan, Grib Jaya tidak akan ragu untuk memimpin masyarakat turun ke jalan.

READ  Lantik Pengurus PWI Jateng, Ahmad Munir Ajak Wartawan Beri Informasi Sehat dan Bergizi kepada Masyarakat

“Ini bukan gertak sambal! Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Jika penegak hukum di Blora tumpul, biarkan rakyat yang menajamkannya dengan kekuatan massa. Kami akan kawal kasus ini sampai keadilan ditegakkan, dan para pelaku bisnis haram yang kebal hukum itu dijebloskan ke penjara!” tutup Dwi Jatmiko.

Publik Blora kini menunggu dengan tegang: Apakah Polres Blora akan segera bertindak tegas untuk membuktikan taring institusi penegak hukum, ataukah mereka akan membiarkan api kemarahan massa tersulut karena perlindungan terhadap bisnis haram yang mengancam nyawa? Waktu terus berjalan, dan kepercayaan publik kini di ujung tanduk.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  
MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:54 WIB

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Berita Terbaru