Kadis Beni Sinumba Hadiri Penutupan Lomba Pemazmur 2025, Pastor Sampaikan “Curhat” Mengenai Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Negeri

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 8 Desember 2025 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang nampak kemeriahan

Foto yang nampak kemeriahan

MEDAN | PortalindonesiaNews.Net _ Ribuan umat Katolik memadati Komplek Yayasan Perguruan Budi Murni, Jalan Timor No. 34 Medan, Sabtu (6/12), pada puncak Lomba Pemazmur Kota Medan 2025. Kemeriahan dan kekhidmatan menyatu, menciptakan suasana haru sekaligus penuh sukacita dalam ajang bergengsi yang mempertemukan para pemazmur terbaik dari berbagai paroki.

Sejak pagi, arus umat, pastor, pengurus paroki, Orang Muda Katolik (OMK), peserta lomba, perwakilan TNI–Polri, para suster, tokoh legislatif, hingga para pimpinan OPD Kota Medan tampak mengalir memenuhi lokasi acara.

Ketua Panitia, Edison Sibagariang, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta seluruh pihak yang memastikan kegiatan berjalan lancar sejak pembukaan hingga malam penutupan.

Edison juga memberikan apresiasi khusus kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Beni Sinomba Siregar, para anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor (NasDem) dan Modesta Marpaung (Golkar), serta Pastor Yohanes Sampang Tumanggor dari Kevikepan KAM.

READ  Dugaan Korupsi Rp100 Miliar Smart Board dan Meubilair, Permak Sumut ‘Geruduk’ Kejati dan Kantor Gubernur

“Dengan dukungan 13 paroki di Kota Medan dan sinergi lintas pihak, lomba tahun ini bisa berlangsung meriah dan sarat makna,” ujarnya disambut tepuk tangan ribuan umat.

READ  Onma Akan Menang di Madina: Pawai Meriah Paslon Harun-Ichwan

Tahun Ini 105 Peserta Bersaing Ketat

Lomba Pemazmur 2025 mengusung tema “Mazmur: Suara Umat, Nada Pengharapan” dan diikuti 105 peserta—69 kategori OMK dan 36 kategori dewasa.

“Tujuannya bukan hanya mencari pemenang, tetapi menggali talenta musik gerejawi dan menumbuhkan kecintaan umat pada liturgi. Para peserta kami harapkan dapat menjadi role model pemazmur di gereja masing-masing, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama sesuai semangat Medan untuk Semua,” jelas Edison.

READ  Proyek Bermasalah RSUD Wongsonegoro Disorot: Publik Curiga Ada “Permainan” di Balik Tender

Ia berharap ke depan kegiatan ini menjadi agenda tahunan dengan skala yang lebih besar.

Pastor Sampaikan “Curhat” Soal Minimnya Guru Agama Katolik di Sekolah Negeri

Salah satu momen paling menggetarkan perhatian publik terjadi ketika Pastor Yohannes Sampang Tumanggor menyampaikan aspirasi terkait pendidikan agama Katolik di sekolah-sekolah negeri Kota Medan.

READ  LPK Serbaindo Luluskan 55 Siswa Siap Kerja ke Jepang, Sekaligus Luncurkan Lembaga Sertifikasi Bahasa Asing Pertama di Indonesia

“Kami mendata, ribuan siswa Katolik di SD, SMP, hingga SMA negeri di Medan tidak mendapat pelajaran agama Katolik karena ketiadaan guru agama Katolik,” ungkap Pastor Yohannes dengan nada serius.

Ia mengatakan, ada sekolah negeri dengan 10, 15, bahkan 40 siswa Katolik, tetapi tetap tidak memperoleh pelajaran agama sesuai keyakinan mereka.

READ  Skandal Tanah Warisan di Makassar: Pasutri Diduga Memaksa Demi Kuasai Aset Keluarga

“Sesuai Undang-Undang Pendidikan, siswa BERHAK mendapatkan pelajaran agama sesuai agamanya dan diajarkan guru seiman. Namun faktanya, banyak anak-anak kami justru menerima pelajaran agama lain. Ini harus menjadi perhatian serius Pemkot Medan,” tegasnya.

Pastor juga menambahkan bahwa lomba ini menjadi ruang membina generasi muda agar semakin terampil melayani dalam liturgi gereja.

READ  Skandal RSUD Kalisari Batang: Pasien Divonis HIV, Ternyata Selang Tertinggal di Tubuh

Kadis Beni Sinomba Beri Respons Positif

Dalam sambutannya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Beni Sinomba Siregar mengapresiasi antusiasme umat Katolik Medan dan penyelenggaraan lomba yang dinilai sangat berkualitas.

“Lomba ini bukan sekadar ajang vokal atau liturgi. Setiap bait Mazmur mengajarkan syukur, pengharapan, dan keteguhan iman—nilai yang sangat relevan dalam kehidupan kita,” ujar Beni.

READ  Kadis PU Kabupaten Semarang Bungkam Soal Surat Klarifikasi, Transparansi Dipertanyakan

Ia berharap event ini terus melahirkan generasi pemazmur yang mampu memberi inspirasi dan memperkuat persatuan masyarakat.

Turut hadir Plt Kadis Damkar Medan Wanro Malau, perwakilan TNI–Polri, Forkopimca, para pastor, suster, OMK, STIKES Elisabeth, serta umat dari berbagai paroki dan stasi.

READ  Kabupaten Pati Membara! Rakyat Mengamuk Tolak Kenaikan Pajak: “Pemerintah Sudah Keterlaluan!”

Daftar Pemenang Lomba Pemazmur 2025

Kategori OMK

Juara I: Novina Lastiar Pakpahan (St Petrus Medan Timur) – 830

Juara II: Putri Winda Laura Sinurat (St Fransiskus Asisi Padang Bulan) – 828

Juara III: Geraldo Edithstein Marguditi (St Paulus Pasar Merah)

Juara IV: Jannice Firdawati Naibaho (St Yohannes Penginjil Mandala) – 748

Juara V: Yohana Teresia Naibaho (St Padre Pio Helvetia) – 730

Kategori Dewasa

Juara I: Montesqien Silalahi (St Fransiskus Asisi Padang Bulan) – 765

Juara II: Christien Julita Panjaitan (St Maria Ratu Rosari) – 752

Juara III: Charles Agustinus Manullang (St Fransiskus Asisi Padang Bulan) – 745

Juara IV: Fatius Gulo (St Paulus Pulo Brayan Bengkel) – 722

Juara V: Hadianus Odinaiten (Medan Hayam Wuruk) – 710

READ  DPRD Sidak! Hutan Adat Suku Lubuk Diduga Dirusak PT SBP — Warisan Leluhur Digasak

Acara ditutup meriah dengan tarian, lagu Mars “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan”, serta penyerahan bantuan untuk korban banjir dari Kevikepan Medan Katedral dan Medan Hayam Wuruk kepada Paroki Padre Pio.

Laporan: Iskandar

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru