Warga lampung Ditemukan meningal Di gorong gorong selokan

- Kontributor

Selasa, 21 Mei 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga hari tak pulang warga lampung di temukan meningal di gorong gorong 

PortalindonesiaNews.net_Polres Semarang_Polda Jateng. Seorang warga Provinsi Lampung yang berkunjung ke rumah saudaranya di Kec. Bergas, ditemukan meninggal dunia di gorong gorong Jl. Jend. Sudirman Ungaran pada Selasa 21 Mei 2024. 

Kejadian bermula saat warga Lampung yang belakangan diketahui bernama Efendi (48 Th), berkunjung ke rumah saudaranya Joko (41 Th) warga Kec. Bergas sekitar bulan maret untuk menjenguk anaknya yang sakit di RS. Kariyadi Kota Semarang. Dan korban meninggalkan rumah saudaranya tersebut pada Minggu tanggal 19 Mei 2024 lalu, dengan menggunakan sepeda motor milik saudaranya tersebut. 

Kapolsek Ungaran Barat Kompol Giri Narwantono SH. MH., saat dikomfirmasi membenarkan akan kejadian tersebut. “Dapat kami sampaikan bahwa, korban bernama Efendi datang ke rumah saudaranya bernama Joko pada bulan Maret 2024 untuk menjenguk anaknya yg sakit. Pada minggu siang kemarin tanggal 19 Mei 2024, korban meminjam kendaraan saudaranya bernama Joko dengan alasan menjenguk anaknya kembali di Ds. Kalongan Kec. Ungaran Timur, yang beberapa waktu lalu dirawat di RS. Kariyadi Semarang.” Ungkapnya. 

READ  Dialog interaktif Tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ,Dan Sertifikat Layak Fungsi ( SLF)

Kompol Giri kembali menyampaikan bahwa, keluarga korban curiga karena setelah ditunggu tunggu hingga malam tidak kunjung pulang. Pihak keluarga juga sudah komunikasi dengan anak korban yang dikunjunginya, namun korban sudah tidak dirumah anaknya. 

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga pada Selasa pagi 21 Mei 2024 (Joko) mengirimkan pesan berantai melalui pesan group keluarga, lingkungan maupun pekerjaan. Dimana mencari saudaranya dengan ciri ciri menggunakan sepeda motor Honda BeAT H 2996 AOC warna merah putih. 

READ  Diduga Rampas Truk Tanpa Putusan Pengadilan! Kasus WOM Finance Solo Kini Resmi Diusut Polres Boyolali Setelah Disposisi Polda Jateng

“Pesan berantai tersebut sampai kepada ibu Rini (38 Th) warga Kel. Genuk Kec. Ungaran Barat, yang sehari hari berjualan di depan kantor PLN UP2B Ungaran atau seberang pabrik roti Nissin, dan ibu rini langsung mengontak pak joko sebagai pengirim pesan berantai pertama kali.” 

“Ibu Rini juga menjelaskan bahwa Minggu malam pukul 20.00 Wib 19 Mei 2024, pihaknya melihat seseorang tertidur diatas motor disamping warung miliknya namun pihaknya tidak menghiraukan. Sekitar pukul 21.00 Wib pihaknya keluar warung untuk memastikan seseorang yang tertidur tersebut, namun sudah tidak ada dilokasi. Tetapi kendaraan masih dilokasi dengan kondisi kunci masih menempel dikendaraan, dan melaporkan ke Polsek Ungaran Barat selanjutnya saat itu juga kami amankan kendaraan tersebut.” Tambahnya. 

READ  Sosok Y. JOKO TIRTONO SH. JACK LAWYER Dalam Jenjang karier yang Semakin Meroket

Setelah kendaraan diamankan oleh pihak Polsek Ungaran Barat, Pemilik warung bersama keluarga korban mendatangi Polsek Ungaran Barat untuk konfirmasi. Dan pada pukul 19.30 Wib, personel dibantu BPBD Kab. Semarang menemukan korban tidak jauh dari lokasi penemuan kendaraan tersebut. 

Korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Gondo Suwarno untuk dilakukan Visum luar, dan dari keterangan pihak RSUD yaitu dr. Candra didapat keterangan bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. 

“Diduga korban terpeleset saat di sekitar lokasi, dan dari keterangan keluarga korban bahwa korban tidak mempunyai riwayat sakit. Sesuai permintaan keluarga dengan menyertai surat pernyataan, untuk jenazah langsung dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan.” Pungkas Kompol Giri.

Laporan : iskandar

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  
SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:13 WIB

Skandal “Pemain Titipan” Guncang Liga Desa Jateng: Manipulasi Domisili Massal Terbongkar!

Berita Terbaru