Warga Blora Geram! Pemuda Diduga Edarkan Obat Terlarang di Kridosono Ngaku “Sudah Bayar Atensi”

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 8 November 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa ketika warga memergoki pemuda mengedarkan obat yang diduga golongan G

Foto istimewa ketika warga memergoki pemuda mengedarkan obat yang diduga golongan G

BLORA | PortalindonesiaNews.Net — Masyarakat Blora dibuat naik pitam! Dua pemuda diduga kuat tengah mempromosikan obat terlarang di kawasan Kridosono, Blora, pada Jumat malam (31/10/2025).

Aksi keduanya sempat mengundang perhatian warga sekitar. Mereka terlihat duduk santai di ruang terbuka, seolah tanpa rasa takut, padahal dugaan aktivitas yang dilakukan sangat meresahkan. Salah satu pemuda mengenakan kaos cokelat muda dengan celana pendek sobek, sementara temannya memakai kaos hitam.

Seorang warga berinisial A langsung menghampiri dan menanyai asal-usul mereka serta tujuan berada di Blora.

“Sampean orang mana? Kok maksudnya di sini kenapa?” tanya A dengan nada kesal.

Namun, jawaban sang pemuda justru membuat darah warga mendidih.

“Enggak, ini kan promo, promo obat kuat,” katanya enteng, seolah tanpa rasa bersalah.

READ  Laporan Penganiayaan Mandek 2 Tahun, Korban Bertanya: “Haruskah Bayar Dulu Biar Polisi Blora Bergerak?”

Mendengar hal itu, warga pun langsung menegur keras. Mereka menilai tindakan seperti ini bisa merusak moral dan masa depan generasi muda di Blora.

“Sampean kan bukan orang sini. Jangan bikin Blora rusak kayak gini! Tahu enggak, anak-anak di sini bisa ikut-ikutan. Sampean merusak!” tegas A dengan suara lantang.

Namun yang membuat warga semakin geram, pemuda itu malah berdalih bahwa kegiatan mereka “resmi” karena telah membayar uang atensi.

“Kami bayar uang atensi juga di Blora, sama kayak kafe-kafe,” ujarnya santai.

READ  Program Bergizi Kok Bikin Sakit? 204 Siswa SMPN 1 Blora Tumbang Usai Santap MBG

Pernyataan itu sontak memicu kemarahan warga. Mereka mempertanyakan siapa pihak yang menerima ‘uang atensi’ tersebut dan mengapa praktik seperti ini bisa leluasa terjadi di tempat umum.

Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua pemuda tersebut masih diselidiki. Warga mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengusut dugaan peredaran obat terlarang yang mencoreng nama baik Blora.

Masyarakat berharap kejadian ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba menjadikan Blora sebagai ladang peredaran obat-obatan berbahaya.

READ  Layanan e-KTP Blora Lumpuh: Tokoh Masyarakat Sebut "Hak Konstitusional Warga Ikut Tumbang"

“Jangan sampai kota kami jadi tempat rusaknya anak-anak bangsa!” ujar seorang warga lain dengan nada kecewa.(Red)

Berita Terkait

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib
Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI
Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa
Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi
EMPAT SANTRI BERSUARA: “KAMI BUKAN KORBAN”, AL-ANFAS MINTA PUBLIK HORMATI FAKTA DAN PROSES HUKUM
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit
Pelayanan Publik RT/RW Tak Boleh Terhambat Masalah Sosial, Lurah Punya Kewenangan Diskresi

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:18 WIB

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:39 WIB

Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:44 WIB

Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:31 WIB

Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:02 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:25 WIB

Pelayanan Publik RT/RW Tak Boleh Terhambat Masalah Sosial, Lurah Punya Kewenangan Diskresi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:46 WIB

PERKUAT BARISAN NASIONAL: DR. DRS. H. KRH. HONO SEJATI PRADOTO JATINANGORO, S.H., M.Hum. RESMI JADI PENASEHAT YPBNN JAWA TENGAH, USUNG GERAKAN “AKIK” HADAPI DARURAT NARKOBA

Berita Terbaru