SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Kabar baik datang dari Kabupaten Semarang! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menggandeng PT Blondo Lestari Energi (BLE) untuk mengubah wajah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo menjadi sumber energi listrik yang ramah lingkungan.12 Februari 2026
Kerja Sama Strategis Atasi Masalah Sampah
Masalah sampah yang selama ini menghantui Kabupaten Semarang, khususnya di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, kini menemukan solusi berkat kesigapan Pemkab Semarang dalam menggandeng investor. Kerja sama dengan PT BLE ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pada Kamis, 23 Oktober 2025, di ruang rapat Dharma Satya kompleks kantor Bupati Semarang.
Investasi dan Teknologi untuk Energi Hijau
Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, menyampaikan bahwa PT BLE akan menyewa lahan TPA Blondo seluas 6,9 hektar dengan nilai sewa mencapai Rp 191 juta per tahun. PT BLE akan menutup seluruh area tumpukan sampah dengan geo-membran untuk menangkap gas metana, yang kemudian diolah menjadi energi listrik. Selain itu, akan dilakukan pemilahan sampah untuk menghasilkan olahan sampah anorganik seperti RDF (Refuse-Derived Fuel) dan biji plastik.
Izin Belum Beres, PKP Turun Tangan
Meski kegiatan pengolahan sampah oleh PT BLE telah dimulai sejak Kamis, 5 Februari 2026, dengan acara slametan yang dihadiri oleh staf dan komisaris PT BLE, termasuk Afriansyah, namun ada hal yang mengganjal. Informasi yang didapat menyebutkan bahwa perizinan yang seharusnya sudah lengkap, diduga belum ada.
Tim PENCEGAHAN KORUPSI & PUNGLI (PKP) Jateng DIY melakukan investigasi dan menemukan indikasi tersebut. Komisioner PKP Jateng DIY, Suyana Hadi, mendukung program ini, namun menyayangkan lambatnya proses perizinan dan akan segera menghadap Bupati Semarang untuk konfirmasi lebih lanjut.
PT BLE diharapkan segera memenuhi semua persyaratan perizinan untuk menghindari masalah di kemudian hari.
Laporan : iskandar






