Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Kasus Tanah Pondok Kopi, Polisi Diminta Usut Dugaan Permainan Aparat Penyidik

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto keri, John L Sitorang SH., MH. Selaku kuasa hukum Nenek sutapriyatun dan kanan Paulina Chrysanti Situmeang, S.H.,M.H

Foto keri, John L Sitorang SH., MH. Selaku kuasa hukum Nenek sutapriyatun dan kanan Paulina Chrysanti Situmeang, S.H.,M.H

JAKARTA | PortalindonesiaNews.Net – Sengketa tanah milik nenek Sutapriyatun yang berlokasi di RT 03 RW 011, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, John L. Situmorang, S.H., M.H selaku kuasa hukum pelapor, angkat bicara dan menegaskan bahwa perkara tersebut bukan sekadar sengketa perdata biasa, melainkan telah mengarah pada dugaan perbuatan melawan hukum yang serius.

Menurut John L. Situmorang, proses hukum yang saat ini ditangani Polres Metro Jakarta Timur menunjukkan adanya indikasi kuat kejanggalan administrasi yang patut diusut tuntas, terutama yang berkaitan dengan peran aparatur lingkungan dan proses pertanahan.

READ  SAT RESNARKOBA POLRESTA CILACAP GAGALKAN DUA KASUS PEREDARAN SABU, AMANKAN EMPAT TERSANGKA

“Kami menilai ada rangkaian peristiwa yang tidak berdiri sendiri. Fakta-fakta yang muncul dalam penyelidikan kepolisian justru menguatkan dugaan bahwa klien kami dirugikan secara hukum,” tegas John kepada wartawan. Rabu. 11/02/2026

Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang diterbitkan kepolisian, sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk aparat lingkungan setempat dan pihak dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur. Bahkan, penyidik telah melakukan klarifikasi terhadap Ketua RT setempat, meski yang bersangkutan diketahui telah meninggal dunia, sehingga penyelidikan diperluas ke pihak lain yang diduga mengetahui proses tersebut.

READ  Geger di Noborejo! Polres Salatiga Bekuk Dua Pengedar Psikotropika, 73 Butir Obat Keras Diamankan

John menilai kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya cacat prosedur dan potensi penyalahgunaan kewenangan dalam pengurusan administrasi tanah di wilayah Pondok Kopi.

READ  Sema'an Alqur an dan Pelantikan Pengurus Cabang Majelis Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek Kabupaten Semarang

“Kalau administrasi dilakukan dengan benar dan transparan, tidak mungkin muncul konflik berkepanjangan seperti ini. Artinya, ada sesuatu yang harus dibuka secara terang-benderang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal ketat proses hukum, serta tidak menutup kemungkinan menempuh langkah lanjutan, baik pidana maupun perdata, apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum yang merugikan kliennya.

READ  GANTI KARANGAN BUNGA, KODIM 0714 SALATIGA BAGIKAN BIBIT POHON BUAH UNTUK WARGA

Kasus ini pun mendapat perhatian masyarakat sekitar. Warga berharap aparat penegak hukum bertindak profesional dan tidak tebang pilih, mengingat persoalan tanah kerap menjadi sumber konflik sosial yang berkepanjangan.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

Danrem 073/Mkt Gelar Coffee Morning, Satukan Persepsi Tokoh Agama, Masyarakat, dan Akademisi Jaga Kamtibmas
ORONG-ORONG SERANG KEJARI: KASUS RP5,3 MILAR DIPULANGKAN, TAPI TINDAK PIDANA TAK BOLEH MATI!
Sidang Farhan Lie Disorot Keras: Praperadilan Dikesampingkan, Proses Hukum Dinilai Cacat Prinsip
Semarang Memanas! Investor BLN Serukan Keadilan Restoratif, Tolak Langkah Represif
MODUS INVESTASI WALET FIKTIF TERUNGKAP! Korban Rugi Rp78 Miliar, Pelaku Cuci Uang Lewat Skema Rekening Siluman
Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri Yogyakarta Menguatkan Dalil Pemohon, Tergugat Tertekan Jelang Putusan
Gebrakan Baru! AWPI Jateng Jadikan Halal Bihalal Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Profesionalisme Pers
DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:35 WIB

Danrem 073/Mkt Gelar Coffee Morning, Satukan Persepsi Tokoh Agama, Masyarakat, dan Akademisi Jaga Kamtibmas

Kamis, 2 April 2026 - 16:05 WIB

ORONG-ORONG SERANG KEJARI: KASUS RP5,3 MILAR DIPULANGKAN, TAPI TINDAK PIDANA TAK BOLEH MATI!

Kamis, 2 April 2026 - 14:34 WIB

Sidang Farhan Lie Disorot Keras: Praperadilan Dikesampingkan, Proses Hukum Dinilai Cacat Prinsip

Kamis, 2 April 2026 - 08:38 WIB

Semarang Memanas! Investor BLN Serukan Keadilan Restoratif, Tolak Langkah Represif

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:13 WIB

MODUS INVESTASI WALET FIKTIF TERUNGKAP! Korban Rugi Rp78 Miliar, Pelaku Cuci Uang Lewat Skema Rekening Siluman

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:58 WIB

Gebrakan Baru! AWPI Jateng Jadikan Halal Bihalal Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Profesionalisme Pers

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:54 WIB

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:17 WIB

Di Balik Dering 110 yang Tak Pernah Padam, Sosok Polwan Ini Jadi Harapan Warga

Berita Terbaru