Puluhan Rumah Rusak Akibat PergerakanTanah di Padangjaya Cilacap

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto salah satu Rumah warga yang mengalami Kerusakan

Foto salah satu Rumah warga yang mengalami Kerusakan

CILACAP | PortalindonesiaNews.Net – Puluhan rumah warga Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.

Kepala Desa Padangjaya, Agus Suyanto mengatakan, sebanyak 39 rumah warga terdampak akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu.

Akibat kejadian tersebut, 39 keluarga yang semula mendiami rumah mereka, saat ini mengungsi ke tempat yang aman.

Menurut keterangan Kades, hingga saat ini warga yang mengungsi masih enggan untuk kembali ke rumah mereka, dan memilih untuk mengungsi sementara. Hal ini mengingat kondisi tanah yang masih labil. Terlebih saat hujan turun.

“Tanah kadang masih bergerak. Kalau hujan turun, pergerakan itu makin terasa. Jadi warga memilih tetap mengungsi,” ungkap Agus, Rabu (10/12/2025).

READ  Kapolres Grobogan Dinilai Lamban Menjawab Surat Kuasa Hukum: “Yang Diminta Itu Hak Tersangka, Mau Jadi Apa Negara Ini?”

“Ada yang di luar dusun, dan ada juga yang di luar Kecamatan. Kalau sebagian besar di tempat saudara yang berada di lokasi aman,” imbuhnya.

Sementara upaya yang dilakukan Pemdes Padangjaya pasca kejadian untuk warga terdampak, selain memberikan bantuan, juga mengusulkan relokasi berupa hunian sementara (huntara) untuk 39 keluarga terdampak kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait.

READ  Ditinggal Masak, Rumah Warga Susukan Terbakar Hebat! Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Yang utama itu huntara. Minimal 39 rumah itu segera dapat tempat aman,” kata Kades Agus.

Adapun untuk lokasi huntara sendiri, Agus menyampaikan bahwa pemerintah desa telah mengusulkan area lapangan desa sebagai opsi utama.

“Kalau memungkinkan ya di lapangan, tapi harus dicek dulu apakah aman. Lapangan pun sebenarnya cukup riskan ya karena lokasinya berada di area terdampak,” ujarnya.

READ  Itwasda Polda Jateng Turun ke Polsek Banyumanik, Dugaan Mark Up Kerugian Korban Disorot Publik

Sebagai alternatif lain, area pemakaman dipertimbangkan sebagai lokasi huntara. Kendati demikian, opsi tersebut dinilai tidak ideal untuk jangka panjang.

READ  Masyarakat berserta forum Didesa Gedangan demo tuntut penggolahaan BUMDes Di Usut

“Kalau hanya sementara masih aman, dan saat ini kami masih menunggu keputusan dari Pemkab Cilacap terkait usulan kami, mudah-mudahan segera direalisasi,” pungkas Agus.

 

Laporan Afison manik

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru