Ada tiga nilai pokok yang menjadi penjabaran nyata dari semangat persatuan tersebut.
Pertama, Semangat Nasionalisme: seluruh kader ditanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Joko Purnomo menegaskan, setiap kader wajib menjadi contoh warga negara yang selalu mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Kedua, Semangat Persaudaraan dan Persatuan: setiap perbedaan yang ada dipandang sebagai kekayaan dan kekuatan, bukan alasan untuk berpecah belah.
Ketiga, Semangat yang Tertuang dalam Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, di mana keragaman yang ada di Jawa Tengah maupun di seluruh Indonesia dilihat sebagai modal pemersatu, bukan sumber pertikaian. Oleh karena itu, seluruh jajaran diimbau senantiasa mengedepankan kepentingan bersama dan menghindari sikap kelompok yang dapat melemahkan kekuatan organisasi.
Nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diterapkan dalam keseharian. Dalam kehidupan bermasyarakat, para kader diharapkan mampu menjaga kerukunan dan kedamaian antarwarga tanpa membedakan latar belakang asal usul maupun keyakinan. Dalam konteks berbangsa, salah satu wujud nyata dukungan terhadap kemajuan negara adalah dengan menggunakan dan mempromosikan produk buatan dalam negeri sebagai bentuk dukungan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Sedangkan dalam kehidupan bernegara, semangat rela berkorban dan mengabdi untuk kepentingan rakyat dan negara terus dipupuk dan dihidupkan di seluruh jajaran partai.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






