Ironi di Gondanglegi: Rakyat Miskin Jadi Objek Foto, Oknum Perangkat Diduga “Pesta” Bantuan

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 5 Januari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa

Foto istimewa

BOYOLALI | PortalindonesiaNews.Net – Tabir gelap dugaan praktik korupsi dan manipulasi bantuan sosial (Bansos) mulai tersingkap di Desa Gondanglegi, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Alih-alih menyejahterakan warga miskin, program bantuan pemerintah diduga kuat hanya menjadi alat pencitraan dan ladang “bancakan” oknum perangkat desa.

Modus Fotokopi: Datang Didokumentasi, Bantuan Tak Pernah Terealisasi

Jeritan hati datang dari warga kurang mampu dan penyandang disabilitas di desa tersebut. Warga berinisial S, P (seorang disabilitas), dan St mengaku kerap didatangi petugas untuk pengambilan foto dokumentasi rumah. Namun, harapan mereka untuk mendapatkan perbaikan tempat tinggal pupus seketika.

 

Hingga detik ini, rumah mereka tetap reyot tanpa ada renovasi, padahal nama mereka tercatat secara administratif sebagai penerima bantuan. Muncul dugaan kuat adanya manipulasi data di mana hak rakyat kecil “dimakan” oleh sistem yang korup.

READ  DPD HILLSI DIY Gelar Rakerda 2026: Sinergi dan Profesionalisme LPK Jadi Kunci Dorong Kualitas SDM

Bantuan Salah Sasaran: PNS Punya Mobil Dapat, Rakyat Kecil Gigit Jari

Ketimpangan sosial makin terasa menyakitkan ketika bantuan justru mengalir ke kantong mereka yang sudah berkecukupan. Berdasarkan temuan di lapangan:

READ  Sidang Gugatan Praperadilan Tanah Pasar Teloyo di Skors: Polres Klaten Dinilai Gagal Tunjukkan Kesiapan

Seorang PNS berinisial A M yang diketahui memiliki rumah layak dan mobil, justru terdaftar sebagai penerima bantuan.

Warga berinisial W diduga menerima bantuan bedah rumah hingga dua kali, sementara warga lain yang lebih membutuhkan tidak tersentuh sama sekali.

READ  TANPA SENGAJA PENGAKUAN PEGAWAI RUTAN DI DEPAN MEDIA – DUGAAN PENGANIAYAAN PEREMPUAN TERBUKA, BUKTI PUNGLI DAN KELOLAAN INSTITUSI TERUNGKAP

Bantuan Ternak: Kandang Eksklusif dan Dugaan Penjualan Ilegal

Tak berhenti di bedah rumah, program bantuan kambing pun tak luput dari aroma penyimpangan. Alih-alih dikelola oleh kelompok tani atau warga, bantuan ternak dan kandang dilaporkan dikuasai secara sepihak oleh oknum aparat desa.

READ  PENSIL PATAH, NYAWA MELAYANG, Tragedi Kemiskinan di NTT

Lebih miris lagi, muncul laporan bahwa ternak bantuan tersebut sempat hendak dijual. Akses menuju lokasi kandang pun dilaporkan tertutup rapat bagi publik, seolah-olah menyembunyikan sesuatu di balik dinding kandang milik pamong desa tersebut.

Kades Menghindar, Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak

Saat tim media bersama GNP Tipikor dan LSM APRI mendatangi Kantor Desa Gondanglegi pada Senin (5/1/2026), Kepala Desa berinisial S tidak berada di tempat. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, ia hanya menjawab singkat dan terkesan menghindar dengan alasan jadwal yang harus diatur ulang.

Sikap tertutup ini memperkuat kecurigaan warga. Kini, masyarakat mendesak Inspektorat dan aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan audit menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang bermain dengan hak rakyat miskin. Red/Time

Berita Terkait

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  
Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:44 WIB

Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:26 WIB

Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Berita Terbaru