Diduga Sakitnya Kambuh, Warga Bandungan Ditemukan Meninggal di Selokan

- Kontributor

Senin, 16 September 2024 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Seorang pria ditemukan meninggal di selokan oleh Sarni (63), warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Senin pagi, 16 September 2024, saat hendak membuka warung kelontong miliknya.

Saat berjalan ke warung, Sarni terkejut melihat sesosok pria berpakaian batik dengan celana panjang cokelat tergeletak di selokan. Ia segera meminta pertolongan kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

READ  ELBEHA Barometer Soroti Dugaan Praktik Tak Transparan BPR RAA di Klaten, Berpotensi Langgar UU Perbankan

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Semarang AKBP Ike Yulianto W, SH., SIK., MH., melalui Kapolsek Bandungan Iptu Andy Taufan S.TrK., menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, korban diketahui merupakan warga Dusun Mejing, Desa Duren, Kecamatan Bandungan.

“Korban berinisial DS (38), masih satu desa namun beda dusun dengan Sarni, saksi yang pertama kali menemukan jenazah. Lokasi kejadian tepatnya berada di samping Karaoke Victory, Desa Duren, Kecamatan Bandungan. Saksi Afet (54), yang merupakan tetangga korban di Dusun Mejing, mengenali korban setelah mendengar teriakan Sarni saat menemukan jenazah di selokan,” jelas Iptu Andy Taufan.

READ  Diduga Disusupi Kelompok Anarko, Massa Lempari Petugas, Satu Polisi Alami Luka

Baca juga:https://www.portalindonesianews.net/2024/09/perayaan-150-tahun-pekabaran-advent-di.html

Atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Mejing, Desa Duren. Tim Inafis Polres Semarang bersama bidan desa dari Puskesmas Duren, Ibu Nurul, melakukan pemeriksaan awal pada jenazah.

Baca juga: https://www.portalindonesianews.net/2024/09/mantan-kepala-desa-dan-sekretaris-desa.html

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal karena sakit yang kambuh saat berjalan di dekat selokan (Red/ISKANDAR)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru