May Day 2026: Proyek Dibiayai Pajak Rakyat Dituduh Abaikan Keselamatan Buruh, Rival: Ini Bukan Efisiensi, Tapi Kelalaian!

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto :Rival Alfian Esa Saputra Ketika Dimintai keterangan

Foto :Rival Alfian Esa Saputra Ketika Dimintai keterangan

BLORA | PortalindonesiaNews.Net – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 menjadi momen pengecekan tajam terhadap kondisi perlindungan pekerja di Indonesia. Di tengah semangat menghargai peran kaum buruh, muncul suara keras yang menyoroti masalah serius: penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang masih dianggap lemah, terutama di proyek-proyek yang menggunakan anggaran negara.

Rival Alfian Esa Saputra mengungkapkan keprihatinan mendalam dalam pernyataannya, Jumat (1/5/2026). Ia menekankan bahwa proyek yang dibiayai oleh uang rakyat seharusnya menjadi teladan dalam menjamin keselamatan dan kesehatan para pekerjanya. Namun, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebaliknya – masih banyak ditemukan kelalaian yang berpotensi mengancam nyawa orang-orang yang bekerja keras menyelesaikan pembangunan tersebut.

READ  Mahasiswa Salatiga Jadi Inspirasi, Pilih Jalan Damai dan Dapat Apresiasi dari DPRD, Polri, dan TNI

“Jangan sampai uang yang diambil dari keringat rakyat justru digunakan untuk proyek yang akhirnya mengorbankan nyawa rakyat itu sendiri. K3 tidak boleh hanya tertulis di atas kertas atau menjadi hiasan laporan saja. Ia harus benar-benar dijalankan, dipantau, dan dijaga di setiap langkah pekerjaan di lapangan,” tegas Rival dengan nada serius.

Menurutnya, praktik yang terjadi saat ini masih jauh dari harapan. Banyak Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan yang hanya dijadikan formalitas administratif semata. Meskipun perlengkapan keselamatan tersedia, namun pengawasan terhadap penggunaannya sangat lemah. Bahkan tidak jarang ditemukan perlengkapan yang rusak, usang, atau tidak memenuhi syarat keamanan, namun tetap dipaksa digunakan oleh para pekerja.

READ  Lomba Kelompok Tani Wanita rw 03 Kalipancur.

Masalah lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah budaya kerja yang masih mendahulukan target dan kecepatan penyelesaian proyek di atas segalanya. Dalam banyak kasus, buruh justru didorong untuk bekerja dengan cepat tanpa mendapatkan perlindungan yang maksimal, sehingga risiko terjadinya kecelakaan kerja semakin besar.

“Seringkali kita mendengar alasan bahwa harus bekerja cepat demi efisiensi biaya atau waktu. Tapi izinkan saya katakan: jika kecepatan itu dicapai dengan mengorbankan keselamatan pekerja, itu sama sekali bukan efisiensi. Itu adalah kelalaian yang tidak bisa dimaafkan,” ujarnya.

READ  DRAMATIS! PRIA NAIK GENTENG SEJAK DINI HARI, EVAKUASI MENEGANGKAN LIBATKAN POLISI DAN WARGA DI GABAHAN

Rival juga mempertanyakan kesungguhan pihak pelaksana proyek dan perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja sepanjang waktu. Ia menilai banyak pihak yang hanya rajin menerapkan aturan K3 saat ada inspeksi atau kunjungan pejabat, namun kembali melalaikannya saat kegiatan berjalan sehari-hari.

Pemerintah sebagai pengawas pun tak luput dari kritik. Lemahnya sistem pengawasan serta kurangnya tindakan tegas terhadap pelanggar dinilai menjadi penyebab utama mengapa kasus kecelakaan kerja terus berulang dari waktu ke waktu.

READ  Sulfiana Terkejut Ditagih Utang, KTP Diduga Disalahgunakan oleh Ketua Koperasi Mekar

“Aturan sudah ada, pedoman sudah jelas. Tapi mengapa angka kecelakaan kerja masih tinggi dan terus terjadi? Ini membuktikan bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik dalam pengawasan dan penegakan hukumnya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa dampak dari kelalaian K3 tidak bisa dinilai hanya dari angka statistik semata. Di balik setiap kasus kecelakaan, ada nyawa manusia yang terancam, ada keluarga yang menderita, dan ada masa depan yang hancur.

READ  RUTAN SALATIGA GELAR PERINGATAN HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-62 DENGAN PENUH KEKHIDMATAN DAN KEBERSAMAAN

“Keselamatan kerja bukan sekadar urusan peraturan atau administrasi. Ini urusan nyawa. Selama masih ada buruh yang terluka atau meninggal dunia akibat kelalaian dalam menjaga keselamatan, maka kita tidak boleh menyebutnya sebagai musibah. Itu adalah kegagalan kita bersama,” pungkasnya.

Red###

Berita Terkait

Salatiga May Day 2026, Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama
Rumah Disasar Tanpa Putusan! Warga Batang Diteror, Siapa Dalangnya?  
8 Pejabat Pemkab Cilacap diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Eks Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman
Empat Tersangka Curanmor Diamankan Polrestabes Semarang
Kasus Kalandra City: Dugaan Pelanggaran Aturan Hak Tanggungan Picu Kerugian Konsumen
Tiga eks Direksi PDAM Tirta Moedal kini bersiap melayangkan gugatan perdata Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Walikota Semarang, Agustina Wilujeng
Kawasan Pasar Kanjengan Johar Kebakaran
Kapolrestabes Semarang Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh Jelang May Day 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:15 WIB

Salatiga May Day 2026, Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:12 WIB

May Day 2026: Proyek Dibiayai Pajak Rakyat Dituduh Abaikan Keselamatan Buruh, Rival: Ini Bukan Efisiensi, Tapi Kelalaian!

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:04 WIB

Rumah Disasar Tanpa Putusan! Warga Batang Diteror, Siapa Dalangnya?  

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:52 WIB

8 Pejabat Pemkab Cilacap diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Eks Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:14 WIB

Empat Tersangka Curanmor Diamankan Polrestabes Semarang

Kamis, 30 April 2026 - 16:28 WIB

Tiga eks Direksi PDAM Tirta Moedal kini bersiap melayangkan gugatan perdata Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Walikota Semarang, Agustina Wilujeng

Kamis, 30 April 2026 - 16:14 WIB

Kawasan Pasar Kanjengan Johar Kebakaran

Rabu, 29 April 2026 - 16:50 WIB

Kapolrestabes Semarang Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh Jelang May Day 2026

Berita Terbaru

Foto: Press Release Polrestabes Semarang untuk Kasus Curanmor

Daerah

Empat Tersangka Curanmor Diamankan Polrestabes Semarang

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:14 WIB