Dibalik Layar Maut di Karaoke Tegal Panas: Dendam Lama Berujung Darah

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat kejadian yang telah disegel polisi seusai kejadian berdarah

Tempat kejadian yang telah disegel polisi seusai kejadian berdarah

SEMARANG | PortalIndonesiaNews.net — Malam yang seharusnya diisi dengan hiburan berubah menjadi tragedi berdarah. Supratiyo alias Pak Ndek (48), warga Kota Semarang, meregang nyawa usai ditusuk secara brutal di sebuah tempat karaoke kawasan Raffi Galpanas, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin malam (28/7/2025). Apa yang sebenarnya terjadi?

Menurut Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, S.Trk., SIK., MH.Li., insiden ini bukan sekadar emosi sesaat. Polisi menyebut peristiwa itu sebagai pembunuhan berencana yang melibatkan dua pria berinisial B (28) dan D (32), keduanya warga Kecamatan Bergas, yang juga dikenal sebagai residivis kasus kriminal.

“Betul, ini pembunuhan berencana. Korban sempat dilarikan ke RS Ken Saras namun meninggal dunia pukul 01.17 WIB,” ujar AKP Bodia, Selasa (29/7/2025).

Berawal dari Miras, Berakhir di RS

Sebelum tragedi terjadi, korban bersama kedua pelaku dan dua rekannya diketahui sempat berpesta minuman keras. Setelah mabuk, mereka berpencar. Korban bersama dua teman lainnya—Sanwar dan Ali—menuju tempat karaoke.

READ  Diduga Tambang Tanah Ilegal di Sumowono Bebas Beroperasi: Alat Berat dan Truk Hilir Mudik, Aparat Tutup Mata?

Namun diam-diam, pelaku B curhat kepada D tentang masalah pribadi lama dengan korban. Mereka kemudian membawa masing-masing sebilah pisau dapur dari rumah, dan mendatangi korban di lokasi karaoke sekitar pukul 22.00 WIB.

READ  Program Bergizi Kok Bikin Sakit? 204 Siswa SMPN 1 Blora Tumbang Usai Santap MBG

Tanpa banyak kata, kedua pelaku langsung menusuk korban secara membabi buta. Korban mengalami empat luka tusuk, dua di perut dan dua di dada. Jari dan telinga kiri korban juga terluka, diduga saat korban mencoba menangkis serangan.

READ  RESMI "NAIK KELAS"! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA "CIPU-CIPU"!

Rekan-rekan korban yang berada di lokasi hanya bisa terpaku ketakutan melihat aksi brutal bersenjata tajam di hadapan mereka.

READ  Pelanggaran Keimigrasian Pekerja Asing di Ngawi, DPPTK: TKA Tidak Lapor saat Pindah Tempat Kerja

Pelarian Gagal, Polisi Bergerak Cepat

Kedua pelaku sempat melarikan diri. Namun tak butuh waktu lama, kurang dari 6 jam, tim Polsek Bergas dibantu Unit Resmob Satreskrim berhasil membekuk para pelaku di rumahnya masing-masing sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

“Pelaku mencoba mengecoh petugas dengan membersihkan senjata tajam. Tapi bukti kuat dan keterangan saksi membuat mereka tak bisa mengelak,” tambah AKP Bodia.

READ  Gelombang Sindiran untuk DPRD Blora Kian Panas: Mahasiswa Semarang Asal Blora Bersuara — “Stop Kunker, Stop Drama Politik!”

Profil Kelam Dua Pelaku: Bukan Orang Baru di Dunia Kriminal

Catatan kriminal kedua pelaku mengungkap fakta mencengangkan.

B: Residivis kasus penyalahgunaan obat daftar G (2018) dan pencurian (2021).

D: Residivis tiga kali—penganiayaan (2015 & 2020) serta pengeroyokan (2017).

Kini keduanya ditahan dan tengah diperiksa intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Semarang. Polisi juga tengah mendalami apakah ada motif lain di balik pembunuhan ini.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa
CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan
Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru
TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka
15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka
KARMUBIT TERPILIH AKLAMASI! Hanura Batang Pasang Target Besar: Tambah Kursi DPRD hingga Tembus DPR RI
Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh
Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51 WIB

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:30 WIB

CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:15 WIB

TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:51 WIB

15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:23 WIB

Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Dinilai Gagal Memimpin dan Lemah Pengawasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana Dicopot

Berita Terbaru