BANDUNGAN | PortalindonesiaNews.Net – Awas, jangan dikira acara kumpul-kumpul biasa! Di Citra Dewi, Bandungan, Senin (13/4/2026), suasana panas bukan karena cuaca, tapi karena semangatnya MENGGELEGAR!
Ya, momen bersejarah akhirnya terjadi! Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Kabupaten Semarang periode 2025-2030 resmi “mengibarkan bendera” dan dikukuhkan secara megah. Tongkat estafet kepemimpinan pun diserahkan ke tangan Bapak Siswanto (Kades Keji) yang siap menjadi “Nahkoda Kapal Induk” para pemimpin desa selama lima tahun ke depan!
Acara pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua DPD PKDI Jawa Tengah, Hj. Musarokah, S.IP. Dengan gaya bicara yang tegas tapi tetap “jos gandos”, beliau menegaskan satu hal penting: “PKDI itu bukan pesaing atau ‘musuh dalam selimut’, melainkan tempat kita ‘ngopi bareng’, curhat, dan cari solusi bareng!”
“Ingat ya, kita harus SATU KOMANDO! Mulai dari pusat, provinsi, sampai ke pelosok desa. Jabatan Kades itu cuma ‘panggung sandiwara’ sementara, tapi persaudaraan kita ini yang harus dijaga sampai ‘kakek-nenek’ nanti. Jangan sampai ada yang ‘minggir-minggir’ atau ‘sok jagoan’ sendiri!” canda Musarokah disambut tawa renyah dan tepuk tangan gemuruh para hadirin.
SASARAN UTAMA: KAWAL PP NO.16/2026, BIAR NASIB KADES & PERANGKAT MAKIN “CEMERLANG”!
Setelah resmi duduk di kursi “kapten”, Siswanto langsung “buka kartu”. Ia menegaskan, timnya siap “turun gunung” dan fokus mengawal Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026. Aturan ini dianggap “sangar penting” karena menyangkut nasib rekan-rekan di lapangan.
“Kami siap jadi ‘posko pengaduan’ sekaligus ‘kantor perjuangan’ teman-teman Kades! Kalau ada aturan baru yang ‘bikin garuk-garuk kepala’, mari kita bicarakan bareng, kita diskusi bareng, kita perjuangkan bareng. Jangan sungkan, kita ini keluarga besar!” ujar Siswanto dengan wajah penuh keyakinan.
Ia pun membuka tangan lebar-lebar, meminta doa restu semua pihak: “Doakan kami biar nggak ‘gampang patah arang’, biar Kabupaten Semarang makin kece, makin oke, dan makin ‘jadi rujukan’!” 🚀
PEMKAB: “ORGANISASI BEDA ITU WARNA, TUJUAN SAMA: BAHAGIAKAN WARGA!”
Wakil Bupati Semarang yang diwakili Kepala Dinas Permades, Budi Raharjo, pun ikut menyemarakkan suasana. Ia menyebut kehadiran PKDI sebagai “bumbu penyedap” yang bikin masakan pembangunan makin enak.
“Organisasi beda-beda itu wajar, namanya juga ‘kebun bunga’, kan warnanya harus bermacam-macam biar indah! Tapi ingat, akarnya tetap satu: MENYEJAHTERAKAN WARGA DESA. Jangan sampai kita sibuk ‘adu domba’, tapi lupa sama ‘tumpuan harapan’. Kami dukung penuh inovasi kalian, asal bikin desa makin maju dan hebat!” ucap Budi dengan nada santai tapi menohok.
Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda, pengurus tingkat provinsi, serta ratusan Kades ini ditutup dengan janji bulat: “PKDI Semarang siap beraksi, siap bersinergi, dan siap bikin desa-desa di sini makin bersinar terang benderang!”
Laporan : Iskandar






