Antisipasi Perilaku Menyimpang Remaja, Polres Semarang Berikan Himbauan

- Kontributor

Rabu, 25 September 2024 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa Dok pin 

SEMARANG, portalindonesianews.net Menindaklanjuti kerawanan situasi malam hari dan dalam rangka mengantisipasi perilaku menyimpang di kalangan remaja di Kabupaten Semarang, Polres Semarang mengeluarkan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat.

Baca Juga Artikel Menarik Lainya Di : Pejabat Baru Dirreskrimsus dan Dirressiber Polda Jateng Resmi Dilantik

Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto W, SH. SIK. MH., melalui Wakapolres Kompol Fandy Setiawan, SH. SIK. MH., menyampaikan bahwa himbauan ini ditujukan kepada para orang tua agar lebih intensif dalam mengawasi anak-anak, terutama pada jam-jam setelah pulang sekolah dan malam hari.

“Polres Semarang menghimbau para orang tua untuk memberikan pengawasan ekstra terhadap anak-anak mereka, terutama yang berusia remaja atau masih berstatus pelajar, baik SD, SMP, maupun SMA. Diharapkan anak-anak melaksanakan kegiatan di rumah pada malam hari, baik bersama keluarga maupun belajar mandiri,” ungkap Kompol Fandy di Mapolres Semarang, Rabu, 25 September 2024.

READ  Simulasi Budaya Sadar Bencana di SDN Pakintelan 1: Edukasi Tanggap Bencana untuk Anak-anak

Baca Juga Artikel Menarik Lainya Di :Pembayaran PTSL di 12 Desa Kecamatan Modo Capai Lebih dari Rp 1,7 Miliar, Diduga Jadi Ajang Pungli – Kejari Lamongan Bertindak Berkat Laporan Masyarakat

Terkait Insiden di Bandungan

Menanggapi insiden di Kecamatan Bandungan, Kompol Fandy menambahkan bahwa fenomena ini merupakan bagian dari proses pencarian jati diri atau transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, di mana remaja cenderung berkelompok dalam pergaulan dan mencoba hal-hal negatif.

READ  Kapolres Sampang Bungkam, DPO Bebas Hadiri Kondangan — Wartawan Korban Penganiayaan Teriakkan Keadilan!

“Peristiwa di Bandungan bisa menjadi pelajaran bagi orang tua yang memiliki anak remaja. Meski mereka tidak terlibat langsung, penting untuk mengantisipasi agar tidak menjadi korban dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Baca Juga Artikel Menarik Lainya Di: Polresta Magelang Ungkap Skandal Korupsi PPG Agama Islam: OTT Amankan Rp 1,2 Miliar

Peningkatan Patroli Malam

Polres Semarang dan Polsek jajaran yang selama ini rutin melaksanakan patroli malam akan meningkatkan intensitas patroli, terutama di daerah rawan dan tempat-tempat keramaian, di mana remaja sering berkumpul.

READ  Perjusa SDN Ngijo 01 Semarang Berlangsung Meriah, Bentuk Karakter dan Kemandirian Siswa

“Kami akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan sesuai pemetaan wilayah. Jika ada remaja yang terlibat dalam aktivitas negatif, seperti mengonsumsi miras atau membawa senjata tajam, kami akan langsung mengambil tindakan. Namun, jika kegiatan mereka positif, kami hanya akan memberikan himbauan Kamtibmas,” jelasnya.

Edukasi di Sekolah

Selain patroli, Polres Semarang juga akan memberikan himbauan di sekolah-sekolah, melibatkan pihak sekolah untuk mengedukasi siswa tentang bahaya perilaku menyimpang. Polres akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, guru BK, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa di setiap wilayah.

“Koordinasi ini penting agar langkah pencegahan bisa dilakukan lebih menyeluruh,” tutup Kompol Fandy.

(Iskandar/portalindonesianews.net)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak
JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS
EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN
Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*
PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”
Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata
SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?
Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:27 WIB

HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:45 WIB

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:30 WIB

Jogja Trade Expo 2026 Hadirkan Peserta dari Jogja Hingga Papua*

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:40 WIB

Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

Telusuri Sejarah Mataram, Yogyakarta Local Guides Gelar Aksi Bersepeda Bareng “From Pleret to Maps”

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Siap Meledak di Media Sosial? Jangan Lewatkan Workshop “TikTok Creator Revolution” di Yogyakarta!

Berita Terbaru