Proyek Bermasalah RSUD Wongsonegoro Disorot: Publik Curiga Ada “Permainan” di Balik Tender

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 29 September 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMARANG |PortalindonesiaNews.Net – Aroma busuk korupsi kembali tercium dari proyek pembangunan di RSUD Wongsonegoro (RSWN) Semarang. Nama rumah sakit milik Pemerintah Kota Semarang itu kini terseret dalam pusaran kasus setelah kontraktor pelaksana proyek, PT Chimarder 777, terbukti terlibat korupsi. Direktur perusahaannya, Martono, bahkan sudah dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara.

Fakta bahwa proyek RSWN dikerjakan oleh perusahaan bermasalah, semakin mempertegas dugaan adanya pola sindikasi dalam pengaturan tender bernilai ratusan miliar rupiah di Kota Semarang. Publik menilai, rumah sakit daerah yang seharusnya menjadi garda pelayanan kesehatan justru dijadikan “lahan basah” bagi kepentingan kelompok tertentu.

READ  Warga Desa Tunggul Pandean Jepara Tolak Pembangunan Gardu Induk PLN: Diduga Langgar Aturan dan Ancam Keselamatan

Keterlibatan PT Chimarder 777 ini bukan kasus tunggal. Sebelumnya, mantan Wali Kota Semarang, Ita, bersama suaminya, Alwin, juga terbukti melakukan praktik serupa. Rangkaian vonis ini memperlihatkan adanya pola sistematis: proyek-proyek strategis di Semarang disinyalir tidak berjalan transparan, melainkan dikuasai lingkaran elite.

READ  Geger! Rumah Ahmad Sahroni Digeruduk Massa, Uang Berserakan hingga Dijarah

Kecurigaan makin menguat setelah Direktur RSWN Semarang, Eko Krisnarto, memilih bungkam saat dimintai tanggapan pada Jumat (26/9). Tidak adanya klarifikasi dari pihak manajemen rumah sakit justru menimbulkan tanda tanya besar: apakah pihak internal RSWN benar-benar tidak tahu, atau sengaja menutup-nutupi sesuatu?

READ  Penangkapan Truk Minyak Ilegal di Blora Buka Luka Lama: Desakan Legalisasi Sumur Rakyat Menguat

Sejumlah elemen masyarakat mendesak KPK turun tangan. Menurut mereka, pengusutan tidak boleh berhenti pada level kontraktor. “Kalau hanya Martono yang dihukum, ini sama saja hanya memotong ranting, bukan akarnya. Padahal publik ingin tahu siapa saja pejabat yang ikut menikmati uang dari proyek tersebut,” ujar aktivis antikorupsi di Semarang.

READ  Warga Salatiga Desak Penutupan Pabrik PT SIP yang Diduga Tak Kantongi Izin dan Cemari Lingkungan

Kasus proyek RSWN kini dianggap sebagai “test case” untuk menilai keseriusan penegak hukum. Jika KPK berani membuka lebih jauh, bukan tidak mungkin akan terbongkar jaringan besar praktik kolusi antara pengusaha, pejabat Pemkot, dan manajemen rumah sakit. Sebaliknya, jika dibiarkan mengambang, RSWN akan terus menjadi simbol bobroknya tata kelola proyek di sektor kesehatan.

Red/Time

Berita Terkait

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  
Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO
Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:26 WIB

Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:30 WIB

Polres Blora Diminta Tegas, John L Situmorang: Jangan Ada Kesan Kebal Hukum dalam Kasus Dugaan Pengancaman dan Rasisme  

Berita Terbaru