Kisah Pilu Taripan, Pengusaha Kecil Desa Seliling Diduga Dimiskinkan Oknum BRI Kebumen: Sertifikat Rumah Jadi Permainan

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 12 September 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kiri pegawai BRI yang merekayasa seakan memberikan sertifikat kepada pemilik namun sertifikat di bawa kembali oleh pihak pegawai Bank BRI cabang kebumen

Foto kiri pegawai BRI yang merekayasa seakan memberikan sertifikat kepada pemilik namun sertifikat di bawa kembali oleh pihak pegawai Bank BRI cabang kebumen

Kebumen | PortalindonesiaNews.Net – Apa jadinya bila rakyat kecil yang jujur justru dipermainkan oleh lembaga perbankan besar? Inilah kisah pilu Taripan, seorang pengusaha kecil asal Desa Seliling, Kecamatan Alian, Kebumen. Harapannya untuk berkembang lewat pinjaman bank justru berujung petaka. Alih-alih terbantu lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Taripan malah terjerat bunga mencekik, denda tak berkesudahan, hingga sertifikat rumahnya diduga dijadikan permainan oknum pegawai BRI Cabang Kebumen.

Pinjaman Bukan KUR, Taripan Tertipu Sistem

Dengan pengetahuan terbatas, Taripan meyakini dirinya mengakses program KUR. Namun faktanya, pinjaman yang dijalani bukan KUR, melainkan skema kredit berbunga tinggi dengan restrukturisasi yang justru memperparah kondisi. Bukannya berdaya, Taripan justru dimiskinkan oleh sistem yang dipandu oknum pegawai bank.

READ  Tingkatkan Produksi Pertanian, Bupati Samosir Teken MoU dengan PT. Beleaf Kebun Indonesia

Membayar Bunga Tanpa Kwitansi

Kisah makin menyayat hati saat pandemi Covid-19 melanda. Setiap bulan Taripan tetap ditagih bunga dan denda, bahkan uang yang ia serahkan langsung kepada oknum pegawai bank tidak pernah diberi tanda bukti kwitansi. Publik pun bertanya: apakah uang tersebut masuk ke sistem resmi bank atau hanya ke kantong pribadi oknum?

READ  Penangkapan Truk Minyak Ilegal di Blora Buka Luka Lama: Desakan Legalisasi Sumur Rakyat Menguat

Dugaan Rekayasa Penyerahan Sertifikat

Lebih mengejutkan lagi, pihak BRI sempat menunjukkan foto seolah-olah sertifikat jaminan rumah Taripan sudah dikembalikan. Nyatanya, sertifikat tersebut masih berada di tangan seorang oknum yang mengaku Kepala Cabang BRI Kebumen.

READ  Aksi Nyata Civitas Akademika Teknik K3 PPNS: Sosialisasi P3K Sederhana dan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran serta Mitigasi Bencana di Desa Pulorejo

Pengakuan istri Sadat – orang yang membantu melakukan transfer pelunasan – justru membongkar kejanggalan ini. Ia menegaskan bahwa sertifikat milik Taripan baru diserahkan empat hari setelah pelunasan, itupun langsung kepada pihak cukong atau penyandang dana, tanpa sepengetahuan Taripan. Artinya, foto penyerahan sertifikat yang ditunjukkan pihak BRI diduga hanya rekayasa.

READ  Cek Dana Desa Anda: Masyarakat, LSM, dan Media Diajak Mengawasi Penggunaan Dana Desa, Dilindungi Undang-Undang

Lembaga Konsumen Angkat Bicara

Ketua LPKSM Krisna Cakra Nusantara, Sugiyono, SH, menilai banyak kejanggalan dalam kasus ini.

“Ada kertas kosong yang dipaksa ditandatangani, ada foto rekayasa, hingga penyerahan sertifikat yang hanya simbolis. Seharusnya dokumen serah terima ditulis rapi dan resmi, bukan sekadar tulisan tangan. Ini cacat formil dan patut diduga permainan kotor oknum pegawai BRI Cabang Kebumen,” tegasnya.

READ  Terdakwa dalam Sidang Pemalsuan Surat Di PN Ungaran, Singgih Tidak Hadir

Warga Desa Prihatin

Warga Desa Seliling merasa iba melihat penderitaan Taripan. Sosok sederhana dan jujur itu kini hancur karena jeratan perbankan.

“Pak Taripan orangnya lurus, tidak neko-neko. Tapi kok malah dipermainkan seperti ini? Kasihan sekali,” tutur seorang tetangga.

READ  Niat Menolong Pedagang, Petugas Satpol PP Malah Dikeroyok di Alun-Alun Cilacap

Tuntutan Keadilan

Kisah Taripan bukan sekadar soal pinjaman, melainkan potret nyata bagaimana rakyat kecil bisa jadi korban permainan oknum perbankan. Pertanyaan besar kini muncul:

READ  Kepala Desa Sidoarjo Diduga Lakukan Penipuan Tanah Miliaran Rupiah, PT DYM Mengamuk!

Apakah aparat penegak hukum dan OJK berani turun tangan menindak tegas?

Sampai kapan BRI membiarkan rakyat kecil jadi korban pegawainya sendiri?

READ  Viral Penjinak Bom di Hong Kong, Nama “Mr. Suryanto” Bikin TKW Heboh: Diduga Keturunan Indonesia

Taripan hanyalah satu dari banyak rakyat kecil yang berusaha jujur, namun justru dimiskinkan oleh oknum. Jika kasus ini dibiarkan, siapa lagi yang akan menjadi korban berikutnya?

Laporan : iskandar

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS
Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?
Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang
Mulai Dipanaskan, Konsolidasi DPC dan Verifikasi KPU Jadi Fokus Utama Strategi Besar Hanura Jateng Menuju Pemilu 2029
Dengan Hasil Audit Asal-asalan MFL Dilaporkan PT. Universal Indo Perdana
Ditemukan 2,55 Gram Sabu, Warga Semarang ditangkap Polresta Cilacap

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:34 WIB

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:53 WIB

Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:58 WIB

Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:25 WIB

Dengan Hasil Audit Asal-asalan MFL Dilaporkan PT. Universal Indo Perdana

Senin, 4 Mei 2026 - 14:17 WIB

Ditemukan 2,55 Gram Sabu, Warga Semarang ditangkap Polresta Cilacap

Senin, 4 Mei 2026 - 03:11 WIB

Prof Sutan Nasomal: Masyarakat Miskin Aceh Singkil Tak Tersentuh Bantuan, Diduga Petugas Tak Mampu Bekerja

Berita Terbaru